
Gas... Kamu beneran udah mau pindah dari sini.....? Tanya papa rinaldi kepada bagas
Ia pah...biar bagas bisa perbaiki kesalahan bagas sama dinda..." jawab bagas sambil menatap sang istri
Ya udah kapan kamu mau pindah sekarang apa besok...." tanya papa rinaldi lagi
Sekarang aja pah... " jawab bagas lagi
Ya udah mama bantuin kalian beres beres yah....."ucap mama rani dan di balas anggukan dari bagas
Tapi...ucap ragu dinda...
Kenapa sayang....?" tanya mama sambil menatap bingung dinda
Din...dinda kan gak punya apa apa di rumah ini mah..." jawab dinda terbata bata
Owh ia kan dinda baru datang kemarin..." ucap mama rani
Nak kenapa gak ada satupun yang datang dari keluarga kamu....tanya papa rinaldi kepada dinda
Dinda udah gak punya siapa siapa lagi yang dinda punya cuman paman sama bibi tapi karena mereka bilang dinda cuman bisa jadi beban di hidup mereka..." jawab dinda dengan mata yang sudah berkaca kaca
Udah sayang kita ini keluarga kamu, akamu gak usah sedih lagi yah...." kata mama rani sambil memeluk erat tubuh dinda...
Waktu berlalu begitu cepat tak terasa bagas dan dinda sudah harus pulang ke rumah baru mereka yang di beli bagas tapi tidak di tempati, perjalanan menuju rumah bagas hanya memakan waktu setengah jam saja dan mereka sudah memasuki kawasan rumah bagas. Sepanjang pejalanan tak ada yang berbicara sampai pada saat dinda melihat taman yang cantik di samping rumah mereka.
__ADS_1
Cantik...." kata dinda dengan senyuman yang manis, bagas yang melihatnyapun hanya bisa tersenyum tampa berkata kata.
Kamu suka tamannya...? " tanya bagas sambil memberhentikan mobil di depan rumah mewah yang akan mereka tempati...
Gak....." jawab dinda sambil membuang muka, ia masih marah sama bagas walau dia tau bagas sudah bertanggung jawab.
Iya....iya.... Ayo masuk " ucap bagas mengalah dan di angguki dinda, bagas masuk duluan berhubung bagas yang memegang kunci rumah dan di susuli dinda yang mengekor di belakang bagas.
Kam....kamu mau tidur sekaras sama aku atau pisah...? " tanya bagasyang sangat gugup
Pisah...." jawab dinda dengan singkat
Ya udah kamu tidur di kamar itu yag di dekat tangga..., nanti barang barang yang kamu perlukan tinggal beli aja pake ini, ucap bagas sambil memberikan kartu atmnya untuk dinda.
Owh ia aku harus kerja......" ucap dinda
Buat bayar uang kuliah...., kalau aku gak bayar mana bisa aku masuk..... Ucap dinda dengan ketusnya
Kamu kuliahnya di mana emangnya....? biar aku yang urusin
Universitas A...." jawab dinda sambil berjalan masuk ke kamarnya...
Seminggu sudah dinda dan bagas menikah tetapi di antara keduanya tidak ada yang mau menurunkan ego mereka, dinda hanya fokus sama kuliahnya begitu pula dengan bagas, mereka tau kalau mereka berada di satu universitas yang sama, bagas di kedokteran sedangkan dinda hukum, dan mereka sepakat menyembunyikan identitas mereka di kampun jika mereka berpapasan mereka harus menganggap bahwa mereka tidak saling mengenal.
Di kantin universitas A
__ADS_1
Din kamu kenapa sih udah beberapa hari ini aku liat kamu kayak gak semangat gitu...?" tanya shasa sahabat baik dinda, di kampus dinda hanya memiliki dua orang sahabat shasha dan keila, namun keila ada urusan keluarga jadi keila gak bisa nongkrong dulu sebelum pulang.
Gak papa kok..." jawab dinda, namun walau dinda menjawab kalau dia tidak kenapa kenapa shasa yakin kalau dinda ada masalah yang dia tutupi
Ya udah kalau kamu perlu teman curhat cari aku aja..." ucap shasa sambil menepuk nepukan pundak dinda dengan lembut, dan dinda hanya mengangguk sambil tersenyum manis krpada sahabatnya itu
Din liat tuh cogan yang langka masuk kantin..." ucap shasa sambil menarik narik legan dinda
Cogan dari mana ******** ia..." ucap dinda sambil membuang mukanya
Ha....? Kamu tau dia tuh ******** dari mana....? Asal kamu tau ya...dia itu anak pemilik kamupus ini dan juga banyak loh yang ngejar ngejar dia tapi sayangnya gak ada yang berhasil soalnya dia tuh terlalu dingin dan ada juga yang bilang dia gak tertarik sama wanita.
Oh....itu aja....uda ah aku pulang dulu bye..." ucap dinda yang langsung meninggalkan sahabatnya itu
Itu anak kenapa coba....? Salah minum obat kali ya...." kata shasa yang bingung melihat tingkah sahabatnya itu
Sedangkan di tempat bagas teman temannya juga membahas soal dinda yang canti seperti seorang bidadari
Bagas kamu kenal dia gak...." tanya farel sambil menunjuk ke arah dinda
Gak..." jawabnya dengan singkat
Ah kamu mah gak ada cewek yang kamu tau...." dengus kesal farel
Hhhhhh kamu tanya sama bagas anggap kamu tanya sama rumput atau sama benda mati..." ucap ejek amar yang tertawa terbahak bahak sambil memengang perutnya yang mulai sakit
__ADS_1
Ah udah aku mau balik dulu...." ucap bagas sambil beranjak dari duduknya