Terpaksa Menikahi Seorang Bajingan

Terpaksa Menikahi Seorang Bajingan
Pertama Kali Tidur Bersama


__ADS_3

waktu menunjukakkan pukul 5:00


dinda yang tidak bisa tidur dengan nyenyak memilih bangun dan mandi, sedangkan bagas yang baru bisa tidur tidak menyadari kepergian dinda dari sampingnya....


yah,..... karena ini pertama kalinya mereka tidur bersama setelah menikah, bagas yang berusaha sekuat tenaga untuk menahan hasratnya karena tidak mungkin dia langsung meminta haknya.


pasti dia akan berubah pikiran dan akan membenciku, " pikir bagas,


pukul 3 dini hari bagas belum bisa tidur dia tertidur pukul 4 itulah yang membuat bagas tidak menyadari kalau dinda sudah tidak ada di sampingnya


****************


setelah selesai mandi dinda berjalan menuju ranjang untuk membangunkan bagas yang masih meringkuk di bawah selimut


dinda sudah berusaha berteriak dan menggoyangkan tubuh bagas tapi tidak membawakan hasil..... dinda yang sudah mulai kesal karena bagas yang tidak kunjung bangun akhirnya mendapatkan ide yang sangat keren menurutnya, dia masuk ke kamar mandi dan keluar membawa gayung


bbyyyuuuuuurrrrrr


bocor - bocor bagas bangun...." teriak dinda yang langsung membuat bagas lombat dari tempat tidur

__ADS_1


hahahhahahahah......" dinda yang melihat ekspresi kaget bagas tertawa sejadi jadinya sedangkan orang yang di tertawakan langsung cemberut dan berjalan meninggalkan dinda menuju kamar mandi


BBBRRRRAAAKKK


Bagas membanting pintu dengan sangan kuat yang membuat dinda kaget dan melongo, karena takut di marahi bagas dinda segera menyiapkan bakaian ganti bagas dan pergi ke dapar


barangkali ada yang bisa dia lakukan di dapur " pikir dinda


sesampainya di dapur dinda melihat mama rani sedang membantu para bibi membuatkan sarapan, dinda berjalan menuju arah mama rani yang sedang sibuk itu


pagi mama..." sapa dinda sambil tersenyum manis kepada mama rani


mana bagas kok kamu turunnya sendirian....? " tanya mama rani yang baru menyadari bagas yang tidak ikut turun bersama menantunya


lagi mandi mah...." jawab dinda sambil membantu mamanya membuatkan teh untuk papa dan suaminya


bagas yang sudah rapih di tambah menggunakan pakaian yang di pilih dinda jadi semakin tampan, bagas menuruni anak tangga sambil memerhatikan dinda yang masih sibuk dengan urusan dapur. tanpa dia sadari papa rinaldi yang sudah duluan sampai di menja makan memmerhatikannya sedari tadi.


eehhhmmmm " deheman papa rinaldi membuyarkan lamunan bagas

__ADS_1


eh papa udah dari tadi ya pah..." tanya bagas sambil cengengesan


enggak kok papa baru duduk tapi kalau liat kamu ngelamun sih dari tadi...." ledek papa rinaldi yang membuat bagas cemberut


tuh kan papa bilang nikah kamu gak mau eh sekarang mandangin istri mulu..." tambah papa rinaldi


ya kalu bukan mandangin istri masa mandangin cewek lain sih pah..." jawab bagas tak mau kalah dari sang papa


emang kamu berani apa mandangin cewek lain..." ledek papa yang tau bagas tak mungkin berani


yah....enggak berani la pah..." jawab bagas sambil menggaruk kepalanya yang tidak gatal


kalian lagi ngobrol apa sih....?" tanya mama yang mengagetkan mereka berdua


ia tadi kalu gak salah dinda dengar soal cewek cewek gitu..." sambung dinda


enggak kamu salah dengar kali..." jawab bagas cepat karna takut dinda marah


udah udah ayo makan nanti kalian berdua telat lagi ke kampus..." timpal papa rinaldi

__ADS_1


setelah pembahasan itu tidak ada lagi yang membuka suara mereka makan dengan tenang hanya suara sendok yang sesekali membentur piring


__ADS_2