
waktu menunjukakkan pukul 5:00
dinda yang tidak bisa tidur dengan nyenyak memilih bangun dan mandi, sedangkan bagas yang baru bisa tidur tidak menyadari kepergian dinda dari sampingnya....
yah,..... karena ini pertama kalinya mereka tidur bersama setelah menikah, bagas yang berusaha sekuat tenaga untuk menahan hasratnya karena tidak mungkin dia langsung meminta haknya.
pasti dia akan berubah pikiran dan akan membenciku, " pikir bagas,
pukul 3 dini hari bagas belum bisa tidur dia tertidur pukul 4 itulah yang membuat bagas tidak menyadari kalau dinda sudah tidak ada di sampingnya
****************
setelah selesai mandi dinda berjalan menuju ranjang untuk membangunkan bagas yang masih meringkuk di bawah selimut
dinda sudah berusaha berteriak dan menggoyangkan tubuh bagas tapi tidak membawakan hasil..... dinda yang sudah mulai kesal karena bagas yang tidak kunjung bangun akhirnya mendapatkan ide yang sangat keren menurutnya, dia masuk ke kamar mandi dan keluar membawa gayung
bbyyyuuuuuurrrrrr
bocor - bocor bagas bangun...." teriak dinda yang langsung membuat bagas lombat dari tempat tidur
__ADS_1
hahahhahahahah......" dinda yang melihat ekspresi kaget bagas tertawa sejadi jadinya sedangkan orang yang di tertawakan langsung cemberut dan berjalan meninggalkan dinda menuju kamar mandi
BBBRRRRAAAKKK
Bagas membanting pintu dengan sangan kuat yang membuat dinda kaget dan melongo, karena takut di marahi bagas dinda segera menyiapkan bakaian ganti bagas dan pergi ke dapar
barangkali ada yang bisa dia lakukan di dapur " pikir dinda
sesampainya di dapur dinda melihat mama rani sedang membantu para bibi membuatkan sarapan, dinda berjalan menuju arah mama rani yang sedang sibuk itu
pagi mama..." sapa dinda sambil tersenyum manis kepada mama rani
mana bagas kok kamu turunnya sendirian....? " tanya mama rani yang baru menyadari bagas yang tidak ikut turun bersama menantunya
lagi mandi mah...." jawab dinda sambil membantu mamanya membuatkan teh untuk papa dan suaminya
bagas yang sudah rapih di tambah menggunakan pakaian yang di pilih dinda jadi semakin tampan, bagas menuruni anak tangga sambil memerhatikan dinda yang masih sibuk dengan urusan dapur. tanpa dia sadari papa rinaldi yang sudah duluan sampai di menja makan memmerhatikannya sedari tadi.
eehhhmmmm " deheman papa rinaldi membuyarkan lamunan bagas
__ADS_1
eh papa udah dari tadi ya pah..." tanya bagas sambil cengengesan
enggak kok papa baru duduk tapi kalau liat kamu ngelamun sih dari tadi...." ledek papa rinaldi yang membuat bagas cemberut
tuh kan papa bilang nikah kamu gak mau eh sekarang mandangin istri mulu..." tambah papa rinaldi
ya kalu bukan mandangin istri masa mandangin cewek lain sih pah..." jawab bagas tak mau kalah dari sang papa
emang kamu berani apa mandangin cewek lain..." ledek papa yang tau bagas tak mungkin berani
yah....enggak berani la pah..." jawab bagas sambil menggaruk kepalanya yang tidak gatal
kalian lagi ngobrol apa sih....?" tanya mama yang mengagetkan mereka berdua
ia tadi kalu gak salah dinda dengar soal cewek cewek gitu..." sambung dinda
enggak kamu salah dengar kali..." jawab bagas cepat karna takut dinda marah
udah udah ayo makan nanti kalian berdua telat lagi ke kampus..." timpal papa rinaldi
__ADS_1
setelah pembahasan itu tidak ada lagi yang membuka suara mereka makan dengan tenang hanya suara sendok yang sesekali membentur piring