Terpaksa Menikahi Seorang Bajingan

Terpaksa Menikahi Seorang Bajingan
KE KAMPUS BERSAMA


__ADS_3

setelah sarapan dinda dan bagas pamit untuk pergi ke kampus, setelah berpamitan bagas dan dinda berjalan meninggalkan mama rani dan papa rinaldi yang masih duduk di meja makan


ke kampus bareng ya...." ajak bagas


gak ah aku ke kampus naik angkutan umum aja..." tolah dinda


kenapa..? tanya bagas karna bingung dinda tak mau berangkat bareng sama dia


ya karna gak ada orang yang tau kalau kita ini udah nikah dan lagi kamu tuh idola kampus aku gak mau yag nanti di kroyok sama fens tens kamu yang tergila gila sama kamu...." jawab dinda sambil menjelaskan kepada bagas dan bagas hanya mengangguk ganggukan kepalanya


ya udah nanati aku turunin kamu di warung dekat kampus biar gak ada yang liat..." ucap bagas yang masih berusaha


ya udah deh..." jawab dinda


oke bentar aku ambil mobil dulu..." ucap bagas berjalan menuju garasi dan mengambil mobil kesayangannya


yuk naik...." ucap bagas dan di angguku dinda


dalam perjalanan dinda ataupun bagas tidak ada yang berbicara, bagas fokus menyetir sedangkan dinda fokus memikirkan apa yang mau dia tanyakan


*aduhh canggung amat ya....." batin dinda

__ADS_1


aaiissshhhh kenapa canggung gini sih..." batin bagas


mau ngomong apa ya.....aahhhh dinda otak lo gak berfungsi di saat saat menegangkan seperti ini..." gerutu dinda sambil kesal sendiri*


din..." ucap bagas


ehh ia..." jawab dinda


aku...mau nanya boleh gak...." tanya bagas


apa..? nanya aja...." ucap dinda


kamu tuh sebelum kita nikah punya pacar gak sih....?" tanya bagas ragu karena takut dinda marah


kenapa kok ketawa sih...?"tanya bagas


pertanyaan kamu itu aneh... gini ya aku ini orang gak punya kuliah aja banyak tunggakan kadang gak tau harus tinggal dimana ya gak mungkin ada yang mau lah, ya kalau pun ada yang mau aku yang gak mau..." jawab dinda


kenapa gak mau....?" tanya bagas lagi karena penasaran


ya karena akutuh mau fokus kuliah dan nyari cara biar bisa bayar tunggakan...." jawab dinda

__ADS_1


terasa begitu cepat karena percakapan mereka yang tidak terlalu panjang itu, bagas menghentikan mobilnya di depan sebuah warung dan dinda pun mengambil tangan bagas dan menciumnya setelah itu dinda langsung keluar dari mobil berjalan masuk ke kampus


bagas masih mematung di tempatnya sambil memerhatikan punggung dinda yang sudah mulai menghilang terladang tembok pagar


*deg...deg...deg...


aaarrrrgggghhhh kenapa nih jantung....." teriakan batin bagas


*********


di tempat lain dinda yang sudah kumpul bareng sama kedua sahabatnya itu pun memilih masuh kelas, ya begitulah mereka sitiap masuk ke kelas harus selalu bersama jalan kemana aja harus bertiga bahkan ke toilet sekalipun mereka pisah kecuali udah pulang dari kampus


ehh din kamu sekarang tinggal di mana kita denger kamu di usir ya sama bibi kamu...?" tanya keila


dinda tak menjawab hanya berjalan sambil menundukkan kepalanya


aahhh kamu sih kei...?" ucap shasa


la kok aku sih..." ucap keila membela diri


ya iya kamu " jawab shasa gak mau kalah

__ADS_1


udah jangan pada rbut tuh dosen dah masuk..." ucap dinda jarena sudah pusing dengan kedua sahabatnya karena tak ada yang mau mengalah...


__ADS_2