
pop eliza .
aku mengunjungi kedua orang tuaku untuk pertama kalinya setelah 13 tahun aku tak pernah pulang ke indonesia.
pada saat pertama kalinya lagi aku menginjakkan kakiku di bandara soekarno-hatta aku teringat dengan kejadian 13 tahun silam dimana aku dibawa nenekku ke amerika karena perintah orang tuaku. mengingat itu semua tak terasa air mataku berlinang di pipiku.
tiba-tiba ada orang yang menghampiri yang aku sangka orang itu adalah orang yang ditugaskan oleh oma untuk menjemputku.
aku dibawa orang itu kalau sebuah rumah sakit awalnya aku bingung kenapa aku dibawa ke sini? tapi setelah aku melihat di dalam sebuah ruangan itu terdapat adikku nadia yang sedang terbaring lemah aku merasa bersalah sama nadia karena aku merasa gagal menjadi kakak aku tidak bisa menjaga dia.
aku melihat tubuh kurus nadia yang terbaring lemah di kerangka rumah sakit entah kenapa hatiku rasanya ngilu melihat nadia terbaring seperti itu ingin rasanya aku memelukmu dia tapi pada saat aku masuk semuanya berbanding terbalik aku malah jutek sama dia tapi jujur dalam hatiku aku merasa kasihan dengan kondisi nadia sekarang apa ini alasan eomma menyuruhku untuk pulang ke indonesia.
aku menyesal karena telah berkata kasar kepada dia tapi tapi itulah aku yang selalu jutek dan mungkin orang berpikir aku itu orangnya keras namun nggak ada yang tahu kok sebenarnya aku rapuh.
saat aku berbicara dengan nadia kulihat seorang bayi mungil di sampingnya dia menangis kusangka mungkin itu adalah ponakanku dan saat aku melihatnya menangis aku refleks buru-buru menggendongnya nadia bilang yang dia adalah anaknya dan yang berarti dugaanku benar kau ini adalah ponakanku bayi mungil yang cantik dan menggemaskan.
aku terpesona akan baik itu matanya menatapku lekat dan dia menatapku sambil tersenyum saat sudah berada di gendonganku dia begitu menggemaskan.
hingga pada saat aku memandangi wajah si bayi mungil tiba-tiba pintu ruangan dibuka ada seorang pria sia berbadan tegap yang menatapku dan mendukung seorang penculik aku kesel sama orang itu tapi aku juga tidak tahu dia siapa aku bertanya dia siapa dia malah semakin mendukung hingga terjadi kecocokan antara kita yang membangunkan nadia dari tidurnya.
aku merasa bersalah kepada nia nadia karena sudah membuat keributan namun aku juga kesal dengan orang di hadapanku ini pria menyebalkan.
saat nadia memperkenalkan aku sebagai kakaknya dia seperti orang yang tidak percaya karena mungkin sifat aku dan dia terbalik terbalik nadia yang lemah lembut sedangkan aku yang kasar aku jutek dan dan ada bicaraku yang ngegas bukan lemah seperti nadia tapi itulah diriku.
hingga pintu dibuka lagi oleh keluargaku dan masuklah nenek papa apa dan mama mama begitu berbinar melihatku berada di sana mama langsung berhambur memeluk ku tak terasa aku juga terharu dan meneteskan airmata tapi aku segera menyembunyikan air mana gitu aku tak mau ada orang yang melihat aku meneteskan air mata.
__ADS_1
jujur selama ini aku kangen dengan bahaya mama selama ini aku ingin berada di pelukan mama aku tak pernah jauh dari mama tapi keadaan memaksa aku untuk menjauh dari mereka semua tak ada pilihan lain selain mengiklaskan.
mama dan papa sering mengunjungiku ke amerika untuk sekedar menjengukku dan mengajakku jalan-jalan namun aku tak pernah mau karena apa karena bila aku berada di dekapan mama aku tak akan pernah mau jauh lagi dari mama kak aku yang pertama bilang aku adalah anak remaja ya aku akui aku manja sampai sekarang aku masih manja namun mungkin sifat arogan ku menutupi sifat manja aku tak ada yang menyadari kalau aku itu adalah seorang gadis manja namun aku menutupinya dengan karo kananku.
aku tak pernah mau bertemu mama bilang mama mengunjungiku ke amerika aku tak mau sulit untuk aku untuk jauh dari mama aku selalu menghindari mama dan papa aku tak pernah mau menemui mereka saat mereka mengunjungi kesana saat mama meneleponku untuk sekadar VC aku tak pernah mau karena aku selalu merindukan mama ma namun hari ini ini mama memelukku erat seakan mama takut kehilangan ku aku tahu dari dulu mama sangat merindukan ku namun apa yang harus aku lakukan bila rindu ini menyerang tubuhku aku tak bisa lepas dari mama aku sangat sayang sama mama dan papa.
setiap mama dan papa datang ke amerika oma selalu membujuk untuk bertemu mereka tapi aku menolak keras permintaan oma aku menentang permintaan karena apa sekarang menurutku aku yang merasakan rindu terhadap mereka mungkin mereka juga sama namun aku tak bisa lepas dari mereka bila aku sudah berada didepan mereka hingga aku buru-buru melepaskan pelukan itu.
tersirat binar bahagia di mata mama dan papa eomma hanya tersenyum melihatku aku tersenyum ke aku ingin rasanya aku menangis i ingin sekali aku memeluk kembali papa dan mama aku berada di dekapan nya bermanja dengan reka namun aku gengsi mengalahkan rasa rinduku sama mereka.
hingga tiba-tiba ponselku berdering ternyata itu urusan pekerjaan aku langsung pamit untuk menerima telepon di luar.
setelah aku menerima sambungan telepon aku duduk di sebuah kursi di luar ruangan itu aku termenung tak terasa air mataku jatuh aku membatin diriku sendiri aku rindu mama aku rindu papa namun hanya aku ucapkan dalam hati.
aku masuk kembali ke ruangan itu dan tampak mereka tengah berbincang aku berdehem untuk memecahkan kecanggungan itu.
aku mengikuti suami nadia berjalan ke arah mobil untuk mengantarku ke rumah aku merasa suami nadia banyak bicara tidak seperti yang diceritakan nadia kepadaku kalau suaminya itu punya sifat dingin dan irit bicara namun apa yang aku dapat ia banyak bicara sekali dari tadi perjalanan aku sangat sangat sangat sangat malas untuk meladeni pembicaraannya yang menurutku tidak penting.
mungkin suaminya dia merasa kalau aku sedang malas bicara dan akhirnya dia bicara sampai mobilnya berhenti di sebuah rumah yang dia katakan adalah rumah dari orang tuaku aku aku pun masuk tanpa menghiraukan suami nadia karena jujur badanku sangat sangat lelah aku lupa mengucapkan terima kasih sama suaminya nadia tapi ya sudahlah sudah terjadi juga biar nanti lain waktu aku ucapkan terima kasih ke suami nadya.
sore harinya ini membangunkanku aku untuk makan dan untuk mandi tapi aku tidak bangun karena jujur aku sangat lelah dan sangat mengantuk hingga pada malam hari ada lagi yang membangunkan ku tapi bukan oma melainkan mama mama membangunkanku dengan cara yang lembut seperti 13 tahun yang lalu mama saling membangunkanku setiap bangun tidur dengan cara lembut aku terharu perlakuan mama sama seperti dulu setelah membangunkanku aku dan aku sudah bangun mama hendak pergi namun aku mencegah tangan mama aku mengucapkan kata i love you kata kepada mama aku karena jujur itu yang aku rasakan sekarang aku memeluknya dengan terharu aku memeluk mamaku dengan erat seperti aku tak ingin kehilangan mama mamaku membalas pelukan aku dengan menjawab kata i love you too.
mama mengungkapkan perasaan yang selama ini kepadaku kalau dia begitu kangen kepadaku kau dia begitu merindukan anaknya yang manja yang cerewet yang bawel sama dia yang 13 tahun lalu lu berubah menjadi wanita dingin dan arogan.
aku juga mengungkapkan perasaanku kepada mama yang aku rasakan selama 13 tahun dulu selama masa lalu berkunjung untuk menengok ku aku ke amerika aku juga mengungkapkan bahwa aku juga sangat menyayangi mama sangat rindu kepada mama enggak aku sering menangis di tengah malam karena aku merindukan pelukan mama aku rindu mama ceritakan dongeng untukku sebelum aku tidur.
__ADS_1
kami berdua saling mengungkapkan isi hati kami selama 13 tahun kami terpisah.
hingga ucapan kami terhenti karena mama menyuruhku untuk makan malam bersama di bawah aku makan bersama dengan papa mama oma yang sudah menungguku di bawah aku mau ngobrol biasa sama mereka dan aku juga mengatakan kerinduanku terhadap mereka merindukan momen seperti ini ini mama papa memelukku aku sangat bahagia di hari ini tapi ada yang kurang yaitu nadia dan juga kaku bima aku merindukan mereka aku menanyakan mereka kepada mama dan papa dan mama mama papa bilang bima baru saja pulang ke kotanya karena ada urusan pekerjaan bersama istri dan anaknya aku pun berniat untuk berlibur sekaligus bertemu dengan bima ke kota bima yang berada di daerah bandung indonesia.
mama tidak mengizinkan aku untuk berangkat sendiri hingga awalnya aku akan diantar sopir namun pada akhirnya aku diantar oleh suami nadia yang sangat menyebalkan itu aku tahu dia seperti orang yang tidak ikhlas mengantarku tapi mau bagaimana lagi aku tak mau batal pergi ke bandung dan hanya bersantai diri dirumah aku pengen menikmati suasana indonesia sebelum aku kembali ke amerika.
aku hanya mengambil cuti kerja selama seminggu dan kalau masalah kuliah aku sudah jarang ke kampus karena hanya tinggal menunggu sidang saja dan menunggu kelulusan jadi aku jarang berada di kampus.
sesampainya di bandung ternyata kakakku bima tinggal di sebuah rumah sederhana yang sangat hijau dengan dedaunan aku nyaman berada di sana aku melihat bima dan keluarganya sangat bahagia aku juga ingin memiliki keluarga seperti itu itu aku juga pengen memiliki suami yang menyayangiku dan mempunyai anak yang lucu seperti enjeli.
kami mengobrol yang santai di ruang tamu jadi nggak tak terasa hari mulai sore aku pamit pulang namun sebelum pulang aku juga ingin jalan-jalan sebentar mengelilingi kota bandung.
pada saat sampai di rumah aku sangat kelelahan aku begitu capek dan tak terasa hari sudah mulai pagi lagi dan aku rusak packing untuk nanti siang aku sudah akan kembali lagi ke amerika aku menunggu pesawatku untuk Take off bersama keluargaku hingga terdengar pengumuman kalau pesawat sebentar lagi akan Take off aku bergegas untuk masuk ke pesawat aku melambaikan tanganku kepada keluargaku.
sesampainya aku di amerika aku sudah disuguhi dengan banyak sekali pekerjaan aku yang sudah segunung dan aku harus ekstra dalam satu minggu ini untuk menyelesaikan itu karena deadline-nya minggu depan aku tidak keberatan sama sekali karena itu sudah kebiasaanku untuk mengejar ditulis dengan berkas setumpuk.
aku bahagia menjalani semua itu karena itu memang kemauan ku beda lagi jika memang aku terpaksa maka aku juga akan malas mengerjakan itu.
kadangkala aku sedih ditegur nenek karena aku aku terlalu ambisius dan jarang sekali untuk bermain-main.
menurutku adalah time is money.
aku ingin menjadi seorang wanita karir di usiaku yang sekarang masih terbilang muda dan aku ingin menikmati hidup ku dengan sebisa mungkin selama aku masih bisa.
jangan lupa vote like and comment dan masukan cerita aku ke daftar favorit kalian
__ADS_1
oke thank you very much karena kalian udah mau membaca chadanau termohon yang belum membaca untuk segera membaca cerita hunter dan tinggalkan jejak . see you
maaf udah lama otot nggak maaf karena sedang sibuk jadi mohon maaf sekali ya tapi aku udah kasih extra part ini udah berapa udah udah bikin 2000 kata jadi mohon untuk pembaca setia outdoor oh terucapkan mohon mohon mohon mohon mohon maaf banget kalau udah nggak lama karena author sibuk juga dan kebutuhan jaringan di daerah oktori to rungsing ya jadi nggak bisa ap dan nggak bisa buka situs web noveltoon ini ini ini mohon mohon mohon mohon mohon mohon mohon mohon maaf yang sebesar-besarnya kepada pembaca setia autoraya thank you.