
sudah tiga hari Nadia sadar kondisi nya masih sama belum ada perkembangan.
" oma boleh aku minta sesuatu? " pinta Nadia pada Sabah Oma .
" apa sayang ? oma akan kabulkan kalo itu bisa Oma kabul kan "
" kalo aku gak ada aku minta tolong nikahkan Rifki sama Eliza "
" hah ?" oma begitu kaget dengan pernyataan Nadia .
" aku mohon " punya Nadia memelas .
" baik lah ,tapi Oma yakin kamu sembuh kok "
" mah aku mohon nikahkan mereka " punya Nadia pada sang mamah
" baik lah "
" Eliza Taka kan mau " jawab Oma
" aku mau bertemu dulu dengan dia ,aku mohon Oma bujuk kak Eliza pulang "
" baik lah"
setelah perdebatan panjang antara Oma nya yang memaksa Eliza untuk datang ke Indonesia,alhasil dia sekarang berada di bandara Soekarno Hatta untuk berkunjung ke keluarga nya .
Eliza langsung menuju ke rumah sakit di mana tempat adik nya di rawat .
anggota keluarga yang lain mereka pulang terlebih dahulu ,
Eliza masuk ke ruang rawat adiknya .
cek lek...Eliza membuka pintu.
" kak El ?" Nadia begitu terkejut.
" gak usah pura pura terkejut,aku tau kamu kan yang maksa Oma buat nyuruh aku datang ke sini ?" terdengar kejam tapi itulah Eliza ,gadis yang terkesan judes dan jutek namun dalam lubuk hati nya dia sangat merindukan sang adik.
Nadia tersenyum.lalu membalas pelukan sang kakak .
" ini ponakan ku ?" tanya Nadia saat melihat seorang bayi yang berada di bok bayi sebelah Nadia .
Nadia mengangguk.tiba Toba si bagi menangis .
Eliza dengan sigap langsung menggendong si bayi .
__ADS_1
Bayi nya langsung anteng dan berhenti menangis saat Eliza menggedongnya .
" bayi nya mau di gendong kamu El ," ucap Nadia .
" seperti nya begitu "
" kamu istirah aja biar aku yang aja anak kamu " Nadia pun hanya tersenyum.
" makasih ya kak ,aku istirahat dulu " mata nya
Eliza hanya mengangguk.
" ponakan Tante cantik banget sih,di gendong tantenya nak " monolog Eliza mengajak singa si bayi mungil ngobrol .
si bayi hanya tersenyum mendengar celotehan sang Tante .
" ih kamu senyum nak ,Tante lucu ya "
tiba tiba ruangan di buka seseorang dari luar dan nampak seorang pria di balik pintu .
" kamu siapa? kamu mau bawa anak saya kemana ? " tanya Rifki panik .
Eliza hanya hanya mengerutkan kening nya .
"should I ask who are you?"
Nadia yang mendengar ada ribut ribut langsung bangun .
" ada apa ini " saat melihat kakak nya dengan suami nya tengah BERTENGKAR.
" sayang dia mau culik anak kita " panggil Rifki saat bayi nya sudah di pelukan dia
" You don't just accuse yourself of being someone" pungkas Eliza
" saya gak asal nuduh gitu aja ,kamu tadi megang bayi saya"
" sayang dia gak mungkin nyulik anak kita ,dia hanya membantu aku untuk menjaga anak kita " jelas Nadia .
" dia kakak ku yang baru datang dari Amerika" melihat tatapan aneh dari suami nya Nadia mencoba menjelaskan.
" sepupu mu ?"
" bukan ,dia kakak kandung ku ,namun dia terlalu sibuk dengan pendidikan dan pekerjaan nya makanan dia tak pernah datang ke Indonesia"
tiba tiba rombongan keluarga datang .
__ADS_1
" Eliza ? " panggil sang mamah pada saat melihat putri kedua nya datang .
" mah ?" Eliza langsung memeluk sang mamah .
" mamah seneng akhirnya kamu datang sayang "
Eliza melirik sang nenek .
nenek hanya tersenyum.
tiba tiba hp Eliza berdering.
" aku angkat telepon dulu " pamit Eliza .
Eliza berjalan keluar untuk mengangkat telpon .
setelah selesai menelpon Eliza duduk di kursi luar .
Eliza menarik nafas panjang .
lalu dia masuk lagi ke dalam .
" kak El pasti cape ya ?mending kak El istirahat dulu aja di rumah ,yang kamu anterin kak El ya " pinta Nadia
" gak usah ,aku bisa pulang naik taksi " jawab Eliza cepat .
" enggak biar suami ku yang antar iya kan mas "
Rifki hanya mengangguk.
" baiklah " Eliza malas berdebat .
didalam mobil mereka hanya diam .
" maaf soal tadi "Rifki memulai membuka percakapan.
" Hem lupain aja ,aku tau tadi mungkin kamu gak tau aku aja " jawab Eliza .
" iya tadi aku gak tau, btw kamu lama di Amerika sampe adek kamu nikah kamu gak datang ?" tanya Rifki .
" Hem " jawab Eliza malas menjawab pertanyaan Rifki .
Rifki yang menyadari bahwa kakak ipar nya tak nyaman akhir nya berhenti mengajak bicara .
hingga sampe di rumah Eliza langsung masuk aja ke rumah setelah mengucapkan terimakasih pada sang adik ipar .
__ADS_1
" jutek banget sih " monolog Rifki lalu melajukan mobil nya kembali .