
Eliza turun ke lantai bawah untuk melaksanakan makan malam bersama dengan keluarganya.
" malam " sapa Eliza .
" to" balas semua .
Eliza mendudukkan bokong nya di salah satu kursi meja makan .
mereka memulai makan malam dengan khidmat tanpa ada pembicaraan.
sehabis makan mereka semua berkumpul di ruang keluarga,untuk menonton tv atau sekedar mengobrol.
" El kamu akan tetep stay di sini kan ? " tanya papah .
" ya,tapi nanti setelah El wisuda dan menyelesaikan kontrak kerja El " jawab Eliza .
papah mengangguk.
" Oya Nadia gimana kondisi nya?" tanya Eliza .
" Nadia udah mulai membaik semenjak kamu datang ,dia kaya semangat lagi untuk sembuh " jawab mamah.
" Oya ?" tanya Eliza .
mamah hanya mengangguk.
" Kapan kamu wisuda ?" tanya Oma ratu
" bulan depan " jawab Eliza .
" mamah sama papah akan usahakan datang ya " ucap sang papah .
" oke Eliza tunggu "
" El kaku mau berapa hari di sini?" tanya sang Oma .
" kayanya Lusa El udah harus kembali deh,kan El mau kerja "
" gak bisa nanti aja pas wisuda kita sama sama kesana?"
" enggak bisa kan El harus nyelesaikan kontrak El "
" berapa lama lagi kontrak kerja kamu "
" dua Minggu "
" tapi nanti kamu bisa kembali lagi ke sini kan ? " tanya mamah .
" pasti ,tapi gak tau kapan " jawab Eliza .
" oma mau kembali bareng Eliza atau nanti aja ?" tanya Eliza .
" oma nanti saja ,Oma untuk saat ini mau dekat dulu dan mengasuh cucu buyut Oma "
" Oya kak Bima gak datang ?" tanya Eliza menanyakan sang kakak.
"bisa baru pulang kemarin lusa sama anak dan istri nya"
" Kaka Bima emang tinggal di mana ?" tanya Eliza
" di Bandung "
" aku pengen ketemu sama kak Bima ,dan si kecil "
__ADS_1
" besok mamah suruh Bima datang ya ,dia juga pasti kangen sama adek manja nya "
" em ,gak usah karena pasti kak Bima sibuk kerja ,jadi aku ajah yang kesana, mamah kasih aku alamat rumah nya aja "
" El kamu yakin ,kamu kan gak terlalu mengenal Indonesia?mamah takut kamu nyasar lagi "
" kan nanti aku bisa sama supir pergi nya ,aku juga pengen jalan jalan "
" yaudah lah terserah kamu kalo gitu "
mereka berbincang bincang sampe jam menunjukan pukul 10 malam mereka langsung masuk ke kamar nya masing masing .
keesokan pagi nya Eliza sudah siap bersama sopir untuk berangkat ke Bandung menemui sang kakak dan kakak pair nya .
" El mang Ujang nya gak masuk kerja , karena istri nya sakit jadi kamu berangkat nya gimana ?" tanya sang mamah pasal nya tadi mang Ujang menghubungi mamah dan bilang kalo beliau tidak bisa datang bekerja karena istri nya sakit .
.
" Eliza naik taksi aja lah mah "
" no " tegas sang mamah .
" tapi mah ,Eliza kan juga pengen ketemu kakak sebelum besok Eliza harus kembali "
tiba tiba Rifki dan Nadia pulang membawa baby Sinta .
" loh kak El mau kemana kok udah rapi ?" tanya nadia .
" eh Nadia kamu udah boleh pulang na ? memang nya kamu udah baik baik aja ?" tanya sang mamah .
" Alhamdulillah mah kata dokter Nadia udah baik baik aja dan udah boleh pulang dan tadi Nadia maksa buat pulang nya kerumah mamah aja biar Sinta ada yang bantuin jagain"
" iya mamah seneng banget baby Sinta kamu bawa ke sini " ucapnya lalu membawa baby singa ke gendongan nya .
" kak El mau ke mana ?" tanya Nadia lagi .
" sama siapa.?"
" sendiri "
" iya Eliza mau ke Bandung ,cuman kita khawatir soal nya Eliza kan belum tau Indonesia "
" diantar mang Ujang aja lah " saut Rifki .
" nah itu dia ,mang Ujang hari ini gak masuk karena istri nya sakit"
" gimana kalo kamu aja yang nagantrin kak Eliza ke Bandung " pinta Nadia pada Rifki .
" aku ?" tanya Rifki
" iya kamu ,kamu hari ini gak ngantor kan ?" tanya Nadia .
" enggak sih,yaudah lah ayo aku anterin"
" kok nganterin doang sih by ,temenin kak El lah " saut Nadia .
" iya nanti kau temenin "
Eliza yang melihat kalo Rifki kesal pun dia jadi ikut tersindir.
" gak usah kalo gak ikhlas,aku bisa pergi sendiri kok "saut Eliza ...
" ikhlas kok kak iyakan by ?" tanya Nadia .
__ADS_1
" iya , ayo Kakak ipar aku anterin " ucap nya lalu berjalan sambil menarik tangan Eliza .
Eliza yang merasa tangan nya di Tasik pun langsung menepis tangan Rifki saat sudah dekat dengan mobil .
" apaan sih pegang pegang ,gak sopan tau " kesal Eliza .
" maaf kak tadi aku replek"
" aku mau tanya umur kamu berapa ? "
" kenapa emang ?"
" aku rasa umur kamu lebih tua dari aku ,tapi kamu panggil aku kakak " kesal Eliza .
" kamu kan kakak nya istri aku , berarti kmu tuh kakak ipar aku " kekeh Rifki .
" ya tapi aku gak nyaman kali ,di panggil kakak sama yang umur nya jauh lebih tua dari aku "
" lagian aku heran ya ,kok adek aku mau ya nikah sama kamu yang jelas jelas umur kamu tu jauh lebih tua dari dia dan lagi kamu gak ganteng ganteng amat kok "
" umur kamu beda berapa taun sama adek aku ?" sambung Eliza .
" ternyata kamu selain judes kamu juga Bawel ya "
" umur aku sama adek kamu selisih 13 tahun " sambung Rifki .
" hah ?" kaget Eliza .
" udah aku duga sih ,kamu tuh om om pedofil"
" enak aja ,kita nikah karena kita saling cinta "
" Kaka sendiri umur kakak berapa kok belum nikah ?"
" aku masih muda kali,umur aku baru 22 tahun "
" pantesan kamu bilang aku pedofil orang kamu masih muda toh " gumam Rifki
" kamu ngomong apa ?" tanya Eliza sang samar samar mendengar gumaman Rifki .
dua jam mereka berada di perjalanan Bandung Jakarta dan Alhamdulillah sekarang mereka telah tiba di kediaman Bima .
" ini rumah nya ?" tanya Eliza pada Rifki .
" ya , kakak ipar dan istri nya memilih hidup sederhana" jelas Rifki .
Eliza langsung mengetuk pintu dan munculah seorang wanita yang sangat cantik keluar dari dalam rumah .
" eh Rifki ,kamu sama siapa ini ?" tanya putri istri Bima .
sebelum Rifki menjawab tiba tiba Bima keluar dengan seorang anak kecil yang di pangkuannya.
" eh ada Rifki kok gak di kasih masuk sih put ,ayo Rif masuk masuk "
mereka semua pun masuk ke dalam rumah .
putri langsung ke dapur membuat minum untuk Rifki dan Eliza .
" siapa dia Ki ?" tanya kak Bima .
" kakak lupa sama aku ? tanya Eliza mendekat ke arah Bima
" siapa ya ?" Bima kaget dan menghindari Eliza .
__ADS_1
" aku El kak ,si manja nya kakak " ucap Eliza cemberut karena kakak nya menghindari dia .
" El ? Eliza si manja ?" tanya Bima memastikan.