Tersesat Dalam Jalan Pulang

Tersesat Dalam Jalan Pulang
Jatuh, Cinta, Dan Bangkit


__ADS_3

Alexandre Christie yang sering aku sebut Alex ternyata punya masa lalu yang belum selesai dan itu membuat ku terganggu.


Aku bertemu dengan wanita itu namanya Indah Putri Kartika seorang anak pemilik perusahaan tempat kami bekerja.


Aku sedikit kecewa Lex, menatap Alex dengan mata berkaca-kaca.


Aku bisa menjelaskan nya mir, tegas Alex sambil menarik tangan Amira sembari meyakinkannya.


Sebuah kisah yang belum selesai tidak mungkin tidak menggangguku dan lagi aku juga merasa minder.


Siapa lah aku seorang karyawan biasa yang merantau dari desa terpencil.


Mungkin salah ku telah mencintai mu Lex.


Dan mungkin kebodohan ku juga yang terlalu naif telah percaya bahwa aku satu-satunya.


Amira.... !! Terdengar suara wanita memanggil ku dari jauh


Akupun menoleh kebelakang


Ehh Ibu Indah, Ada apa memanggilku.


Indah pun mendekat dan menyuruh aku ikut dengannya.


Kami pun banyak berbincang.


Aku tidak tau apakah dia tau mengenai hubungan ku dengan Alex atau bukan.


Tapi perasaan ku tidak enak.


Dia seperti memberi peringatan buat ku.


Tapi aku tetap bersikap santai seakan tidak tahu menahu mengenai dia dengan Alex.


Aku lihat Alex mengawasi kami dari kejauhan. Mungkin dia khawatir ataupun penasaran tentang apa yang sedang kami perbincangkan.


Mulai hari itu aku mulai menghindar dan menjauhi Alex.


Bukan karena aku sudah tidak mencintai nya. Akan tetapi aku tidak ingin menjadi perusak buat hubungan orang lain.


Semua yang aku lakukan perlahan menjadi kacau, terutama pekerjaan ku di kantor.


Aku makin acuh tak acuh pada kehidupan ku sendiri.


Aku merasa hancur.


Aku merasa tak punya harapan lagi.


Dan akhirnya akupun kehilangan pekerjaan ku.


Berhari-hari aku mengurung diri dikamar, gak makan , gak minum.


Aku sudah seperti mayat hidup.


Kurus kering tiada arti.


Dan tak disangka Alex masih mendatangi ku kerumah.


Dia minta maaf dan memohon-mohon supaya aku bisa mengerti.


Jangan kasihani aku karna melihat aku seperti ini Lex, Ini semua bukan salah mu dan juga bukan karna mu.


Ini pilihan ku. Dan aku tak ingin mendengar apapun yang ingin kamu jelaskan padaku. Sekarang dan selamanya jangan pernah temui atau menghubungi aku lagi.


Aku menyerah buat kita. Dan kuharap kamu kembali dan perjuangkan Indah lagi. ,Amira berbicara panjang lebar tanpa memberi kesempatan buat Alex berbicara.


Amira Keysa Cehlyn, Maaf dan terima kasih jika itu memang kemauan mu.


Kemudian pergi.

__ADS_1


Aku mulai menyemangati diri ku sendiri aku kembali berdiri setelah jatuh. Aku kembali bangkit setelah rapuh.


Sungguh sekejam inikah cinta.


Sungguh pengajaran dahsyat yang pernah aku alami.


Tiga bulan kemudian, aku mendapatkan kabar bahwa Alex dan Indah pun sudah kembali bersama.


Aku ikut bahagia, meskipun aku terluka.


Aku mulai mencari pekerjaan baru. Tapi tak kunjung ada yang cocok.


Yaa begitulah kalau memang belum jodohnya.


Hingga akhirnya aku memutuskan untuk membuka usaha sendiri.


Aku mencoba membuka sebuah coffee Shof.


Dan Alhamdulillah perlahan usaha ku berkembang dan aku mulai berpikir untuk membuka beberapa cabang lainnya.


Mungkin memang sudah rezeki nya disini. Banyak orang yang ingin bergabung dengan usaha ku.


Tapi sepertinya biarlah aku mengelola nya sesuai kemampuan ku dulu.


Agar aku juga punya kesibukan dan bisa meluangkan kekosongan ku.


Pada akhirnya aku berhasil membuka 12 cabang coffe shof atas kerja keras ku sendiri.


Dan juga luka itu sudah mulai sembuh.


Aku sudah mulai terbiasa dan kini aku bahagia atas apa yang aku raih sampai hari ini.


Aku bersyukur dengan kekecewaan yang telah Alex berikan. Sehingga membuat aku semakin berjaya dan semakin bahagia.


Setiap yang hilang pasti tergantikan, Senyum ku sambil menatap para pengunjung yang terus ramai di coffe shof ku.


Aku jadi punya waktu buat diriku sendiri.


Aku menganggapnya sebuah candaan belaka.


Karna itu bisa nanti.


Pasti ada saatnya. Pasti akan datang sosok seseorang yang aku idamkan dan yang tak akan menyakiti ku lagi.


Tulalit... Tulalit....


Suara dering telepon di Coofee shof


Salah satu anak buah ku mengakat. Katanya ada orderan 500 botol. Tapi aku yang harus mengantarkannya.


Sedikit aneh, Pikirku


Tapi tak apalah rezeki gak datang dua kali dan ini kesempatan ku untuk memperluas bisnis ku.


Perusahan Buana Lestari, sepertinya bukan alamat yang asing buat ku.


Aku pun ikut driver ku mengantar pesanan tadi.


Sesampai disana aku tidak bertemu dengan siapapun.


Hanya seorang sekretaris biasa.


Yaudalah aku berpikiran positif aja. Mungkin mereka tidak merasa yakin jika bukan aku yang langsung mengantarkannya.


Tapi ternyata bukan itu yang terakhir.


Perusahaan itu semakin sering mengorder ke tempat ku.


Sudah seperti langganan.

__ADS_1


Aku sangat bersyukur akan hal itu.


Walaupun sedikit aneh.


tetap positif thinking aja.


Apalagi penawarannya juga bagus.


Aku tidak terlalu memikirkannya ataupun merisaukannya.


Tapi makin kesini makin menjadi-jadi, perusahaan itu bertingkah seperti aku dekat dengan mereka.


Selain orderan yang terus menerus datang dari sana, mereka juga mengirimi berbagai paket.


Dan kali ini dengan bukket bunga dengan secarik kertas dengan kata-kata semangat didalamnya.


Bukannya ini berlebihan, pikirku.


Salah satu karyawan ku mulai merayu dan bercanda dengan ku..


Ciee Ibu punya penggemar.


Aku tersenyum dan mengelak, Sudah sana masih banyak orderan yang belum kita siapkan.


Aku senyum-senyum sendiri.


Sepertinya orang ku kenal tapi siapa dia ?


Mengapa dia tak pernah menunjukkan dirinya ?


Hatiku selalu bertanya-tanya.


Hingga aku memutuskan untuk mencari tahu dan menyelidikinya.


Tapi mungkin orang ini memang sengaja untuk menyembunyikan dirinya.


Dan sudah mengira aku akan mencarinya, sehingga dia sudah menyusun rencana untuk menutup semua tentang dia.


Aku tidak berhasil mengetahui siapa sosok yang tersembunyi itu.


Aku memutuskan untuk tidak mencarinya lagi.


Mungkin aku yang kegeeran.


Bisa saja memang perusahaan itu butuh orderan setiap hari dan coffee shof kami cocok dengan selera mereka.


Memang misterius dan membuat aku penasaran tentunya.


Tapi buat apa aku mencari tahu.


Bisnis ku lancar, penghasilan ku meraih keuntungan sudah Alhamdulillah.


Dan aku kembali menyibukkan diriku dengan mengembangkan usaha ku.


Dan semakin hari semakin banyak pelanggan dari perusahaan-perusahaan besar.


Sosok misterius itu kembali membuat aku penasaran lagi, karna salah satu karyawan ku mengatakan. Dia pernah mengunjungi coffee Shof ku dan ingin bertemu dengan ku.


Tapi waktu itu aku sedang tidak berada disana.


Aku bertanya, Apa dia seorang wanita atau pria ?


Dia bilang seorang Pria.


Siapa dia ?


Mengapa dia mengusik ku ?


Dia mencari ku tapi dia tidak meninggalkan apapun yang bisa menjelaskan siapa dirinya.

__ADS_1


Dan kuanggap pria misterius itu hanya seseorang yang mungkin berusaha untuk mengganggu ku saja.


Dan lagi aku pun memutuskan untuk mengabaikan nya, lagi dan lagi .


__ADS_2