the blue osean

the blue osean
kisah sean kecil


__ADS_3

california ....


tubuh kecil mungil nampak berjalan dengan langkah kecilnya mata birunya yang indah seindah lautan ditemani sang ibu yang begitu cantik dan menawan dengan gaun putih tersenyum pada sean kecil yang baru 5 tahun itu mereka sedang berjalan-jalan di bibir pantai .


kediaman hans berada di dekat dengan pantai namun tidak menghilangkan kesan mewahnya rumah denga begitu luas dan menghadap laut yang luas begitu sempurna bak lukisan .


"ibu kenapa namaku sean blueson ?" tanya sean kecil kepada ibunya .


"karna matamu indah sayang seperti laut yang menghafar luas makanya namamu sean blueson" jawab maya laurens ibu sean sambil tersenyum .


"kenapa ayah selalu menyuruhku untuk berlatih? aku tidak suka aku ingin seperti teman-teman sebayaku yang bermain?" yah sean kecil selalu dilatih untuk paham soal dunia bisnis bahakn belajar ilmu bela diri oleh ayahnya hans blueson di usia yang terbilang harusnya merasakan masa kanak-kanak .


"mungkin ayah ingin kau menjadi orang terhebat sayang ..." jawab maya lembut pada sean kecil .


juuh dari itu terdapat pria yang sedang bersembunyi di blik semak-semak yang tak jauh dari sean kecil dan maya ibunya , pria itu merupakan penembak jitu yang disuruh seseorang untuk membunuh sean kecil dari jarak jauh . namun sial ... bidikanya malah mengenai dada maya .


dorrrrrr....


"awasssss ...." maya memeluk sean kecil agar dia tidak terluka "aghrrrrr..." mengenai dada maya .


hans pun berlari ke arah maya dan sean saat itu karna melihat yang tidak beres .


"mayaa..." teriak hans melihat maya yang sudah tidak berdaya .


"ibu.... bangunn..." tangis khawatir sean kecil memegang tangan sean .


"tolong panggil dokter ... dan tolong cari siapa dalang semua ini?" teriak hans pada orang kepercayanya .


"sean kau laki-laki tidak boleh menangis ... tersenyumlah" bujuk maya dengan merasa kesakitan .

__ADS_1


"hans tolong jaga sean dengan baik , aku sudah tidak tahan , ahhhggrr... sayangi putra kita ..." pesan maya dengan menekan dada yang terkena peluru kini gaun putihnya menjadi merah darah karna darah yang terus keluar .


"tidak maya ... kau harus bertahan ku mohon maya jangan tinggalkan aku..." ucap hans lirih .


"kita akan bertemu suatu saat jadi ku mohon jaga sean kita untukku" pesan maya yang langsung menutup matanya.


"tidak maya..." teriak hans .


setelah kejadian itu maya laurens tidak tertolong lagi karna peluruhnya tempat di jantungnya dan banyak mengeluarkan darah .


"rey ... bagaimana kau sudah mencari tahu?" tanya hans dengan dingin masih terasa duka kehilangan maya .


"tuan sepertinya ini ulah sepupu anda marxo ghafier , awalnya menyasar tuan kecil sean namun malah mengenai nyoya maya ... sepertinya tuan marxo masih menyimpan dendam pada anda tuan!" jelas rey martin pria kepercayaan hans .


"ohh... jadi sibrengsekkk itu ... kita akan perang sekarang juga dengannya siapkan semua dan tolong kau bawa sean keluar negri ini akan membahayakannya tolong bawa dia sejauh mungkin dan tutup indentitasnya jika aku menang maka aku akan menyusul dan mengambil sean kembali jika tidak ku mohon anggaplah sean sebagai anakmu dan latih dia menjadi orang hebat ... dan berikan kalung ini ketika sean dewasa" pesan hans .


saat itu pertarungan antara saudara pun terjadi petumpahan darah dan bahkan banyak yang gugur dalam pertarungan itu .


"paman kenpa kita harus pergi apa ayah akan ikut?" tanya sean kepada rey .


"tuan kecil ... sepertinya tuan besar tidak ikut karna sedang sibuk dia akan mentusul nanti" kata rey "maaf tuan kecil saya harus berbohong" gumam rey .


"okey jadi kita akan pergi kemana paman?" tanya sean .


"kita akan ke turky tuan disana kita akan menunggu tuan besar disana juga" balas rey .


kemenangan pun ditangan marxo karna kelicikanya . hans menjadi tahanan .


"marxo kau berengsekkk.. " teriak hans .

__ADS_1


"kau tau harusnya yang mati itu anakmu dan kamu bukan maya , kau ingat dulu aku yang lebih menyukai maya tapi kau malah merebutnya dariku hans dan bahkan kakek memberi semua warisanya padamu begitu tidak adilnya dunia ... tapi lihat sekarang aku yang menang hans ,, dimana kalung dan sean kau sembunyikan bedebah..." tanya marxo yang meradang .


"haha ... kau tidak akan menang jika kau begini marxo , dan soal sean dia sudah tidak ada urusan dengan mu dan kelak dia akan membalas perbuatanmu marxo ... sean ku akan menghancurkanmu ..." hans tersenyum getir .


"apa kau bilang ? haha ... kau lah yang kalah ! jawab aku atau ku bunuh kau dimana sean dan kalung itu berada?" teriak marxo semakin memuncak .


"tidak akan ku katakan sampai aku matipun aku tidak akan mengatakannya padamu kau dengar itu ... jika kau ingin bunuh ... bunuhlah aku dengan senang hati" titah hans yang melindungi anaknya .


"baik ... siksa dia dan biarkan dia mati sencara berlahan sampai dia menderita" perintah marxo pada anak buahnya .


"baik tuan" jawab mereka .


hans disiksa dengan diikat oleh tali seperti salib lalu di cambuk dan di beri timah panas .


"argghhhhh...." rintihan hans menahan sakit yang bertubi-tubi dengan lemahnya .


"haha rasakan itu hans blueson... kakak sepupu sialan..." marxo tersenyim puas melihat penderitaan hans .


"sekarang kita cari keberadaan anak itu dan kalungnya" perintah marxo menyuruh untuk mencari keberadaan sean dan kalung kebesaran keluarga blue ocean .


tapi pencarian mereka nihil ... karna sean dilindungi oleh rey yang sekarang menjadi wali sean .


bersambung ...


*


*


serukan? yuk vote dulu yah dan jangan lupa komen biar authornya makin semangat .

__ADS_1


dan saya sebagai author mendukung gerakan melawan virus corona ! buat kalian jaga kesehatan ya dan percayakan semuanya pada allah tetap dirumah sebelum kondusif dan tetap jaga kebersihan .


terimakasih dan sekian mohon maaf jika banyak kesalahan .... wasalam !? 😁😇🙏


__ADS_2