the blue osean

the blue osean
apa ini cinta


__ADS_3

halllo readerrr ... maaf yah menghilang mulu authornya 😇🙏


yokk lanjutt jangan lupa vote yang banyak hihi... !!


*


"ehh maaf tuan saya tidak bermadsud bercerita ... apa anda ada keperluan?" tanya marry dengan gugup .


"tidak papa ... aku hanya ingin melihat langit disini sepertimu aku juga sedang merindukan seseorang ..." sean pun mendongkakan kepala keatas melihat langit malam yang dihiasi bintang .


"hmm... saya percaya yang ada rindukan disana sedang melihat anda tuan dan suatu saat akan bertemu" ucap jessy .


"apakah benar?" tanya sean .


"benar , karna kakakku pernah berkata begitu" jelas jessy .


"ini sudah malam , kau tidak tidur?" .


"hmm sebentar lagi tuan ..."


"cantik ..." gumam sean melihat jessy yang melihat luasnya langit malam .


jessy pun memandang sean dan mereka tak sengaja saling menatap tumbuh jessy yang pendek untuk sean mungkin sebahu tapi kecantikanya sangatlah menyempurnakanya .


"aduh kenapa hatiku berdebar ketika berpadangan denganya ..." di dalam hati jessy sambil mengalihkan pandangannya kembali .


"tu...tuan saya mau kekamar saya dulu selamat malam..." dengan salah tingkahnya jessy meninggalkan sean .


"malam juga..." ucap sean , "wah kenapa aku kecewa saat dia pergi yah apa-apaan ini?" desah sean dengan menggaruk kepala yang tak gatal "huh ... apa ini cinta? setiap hari saat ku bertemu dengannya berdebar teruss" sean pun pergi menuju kamarnya .


pagi hari **


semua berjalan dengan seperti biasanya , sean sekarang berja dirumahnya kerna hari libur .


"jessy tolong buatkan saya secangkir kopi?" ujar sean pada jessy .


"baik tuan"


10 menit kemudian jessy pun membawa kopinya untuk sean .


"ini tuan..." jessy pun berlalu "ada lagi tuan?" sambungnya .


"tidak ..." ucap sean dingin .


"ya sudah saya undur diri dulu tuan , jika ada apa-apa lagi panggil saya ... permisi..." ucap jessy lalu pergi "huh kadang dingin , kadang lembut ... ihh dasar menyebalkan ..." gumam jessy .


di satu sisi sean sedang duduk diruang kerjanya .


"hmm kenapa aku malah bicara tidak jadi dia kan pergi ... huh ..." ucapnya menyesal .


derrtttt...


suara telepon .


"yah ada apa?" sean pun menjawab .


"apa kabar sean ? boleh tidak aku datang kerumahmu ..." ucap seseorang di sebrang sana .


"hmm aku sedang bekerja ..." ucapnya datar .


"ihhsss... kau ini yah , hari libur pun kau sibuk ... sesekali liburan kali ,, pokonya aku mau kesana ... kerumah mewahmu yah disini jenuh tau ,, tau aja ada pelayan cantik"


"heh terserahlah suka-suka kau saja ..." dengusnya sambil menutup telepon .


1 jam kemudian mobil mewah edgart tiba dikediaman sean .

__ADS_1


"selamat datang tuan edgart..." ucap para pelayan .


"tuan mu masih kerja kah?"


"masih tuan tuan burak ada diruangan kerjanya .


"baik ..."


**


ehemmm


"heh kau ini yah tidak bisakah sekali saja melupakan pekerjaanmu..."


"apaan sih , kau datang"


"ya lah ..."


"duduklah..."


"hmm haus nie ... gak disuguhkan minuman?"


"pesan sendiri kepelayan sana ..."


"hisst kau ini"


edgart pun menuju dapur .


"heh kalian tolong buatkan aku camilan dan minuman yang menyegarkan.." imbuh edgart .


"baik tuan ..."


"saya tunggu di ruang tengah saya mau sambil main game oke" ucap edgart lalu pergi .


"ada apa ini ko kayanya sibuk bi?" jessy terheran karna para pelayan di dapur sedang sibuk membuat camilan .


"itu tadi ada teman tuan buraq kesini dan pengen camilan ..." ucap salah satu pelayan menjelaskan .


"oh biar saya bantu ..."


"kamu antarkan saja sudah siap ko ... ini , teman tuan buraq ada di ruang tengah sedang main game kamu antarkan yah ..."


"baik bi ... sini"


jessy pun menuju ruang tengah yang cukup luas dan terdapat banyak hiasan di kediaman sean pasilitas sangat lengkap dengan kemewahannya menjadi hiasan kemoderenan rumahnya .


"permisi tuan ini cemilannya silahkan..." dengan menaruh di meja .


"hmmm ..." karna edgart sedang sibuk dengan gamenya lalu dia pun sedikit menoleh ke arah jessy "baru pertama kali aku melihatmu siapa kau?" tanya edgart .


"saya baru 1 minggu disini sebagai pelayan tuan ..." jawab jessy .


"ohh kau sepertinya bukan turky asli? lebih ke asia" ucapnya lagi .


"ya saya berasal dari korea dan percampuran indonesia" jawab jessy kembali .


"ohh ..." singkatnya.


"ya sudah saya mau undur diri dulu jika ada kekurangan bisa minta lagi ke para pelayan termasuk saya ..." ucap jessy lalu pamit untuk kedapur kembali .


"baik terima kasih" singat edgart.


"cukup manis , orangnya cantik cuma pendek wajar asia... ahhh apa sih aku ini" gumamnya . ketika melihat jessy pergi .


di dalam dapur .

__ADS_1


"heh teman tuan sangat tampan yah ? gak nyangka ternyata seorang model dan aktor terkenal di eropah..."


"ya ... beruntung banget kita bisa melihat nya wihh yah walau tetep masih gantengan tuan buraq dia itu memepesona .. "


"hey j****g kau ini sok sok an nganterin camilan ke tuan edgart..?" salah satuh pelayan yang mulai iri .


"apaan sih" ucqp singkat jessy .


"kau itu seperti j****g liat hah sok bermuka dua pula jangan berlaga polos deh" sinis pelayan itu .


"aku hanya mengantarkan cemilian dan pergi , kalian tidak hentinya merendahkanku ..." jawab jessy dengan rasa jengkel .


"kau itu yah sudah jadi pelayan peribadi tuan buraq apa kau naik kerajang tuan buraq agar menjadi pelayan pribadinya hah?" dengan nada tinggi.


"apa ... hey kau tidak serendahan itu , aku tidak tau aku juga tidak niat menjadi pelayan pribadinya ! dan tolong jaga ucapanmu" emosi memuncak jessy .


"terserahh" ucap sinis .


jessy pun pergi ke kamarnya.


"ya tuhan aku sudah tidak kuat , kakak aku takut aku lelah tidak ada yang sayang jessy lagi hiks ..." rintihan jessy dengan air mata yang membasahi pipinya yang mulus itu .


_________________________________________


disisi lain martin sedang di apartemennya di turky yang terbilang sedikit mewah itu .


"kak tolong aku ... tidak ada yang sayang aku lagi disini ....hikss ..."


"jessy kau di mana kakak yang akan menyayangimu selalu ..."


"kakak ... kakak dimana aku disini terjebak .. tolong aku..."


"jessyyyy..." martin terbangun dari tidurnya .


"jessy kau dimana sekarang maafkan kakak ... gagal melindungimu jessy ..." desahan prustasi martin yang ingin menemukan jessy adiknya dengan air mata terus mengalir .


"kakak janji akan menemukanmu dan kakak akan membawamu kita akan bahagia..." ucap martin .


martin keluar untuk membeli makanan dan persediaan dikulkasnya karna mulai habis .


brukkk ...


"heh gak punya mata apa?" wanita itu meringis kesakitan dikakinya .


"maafkan saya nona saya tidak aenja!" jawab martin .


"maaf ... maaf enak sekali yah , kakiku jadi terkilir ini" dengus wanita berambut pendek itu lalu mebdongkakan kepalanya mengarah martin .


"kamu... bukan yang mengambil taxi ku?" tanya martin .


"hmm ..."


"kita ketemu lagi ! yu saya bantu dan biar ku obati..." ucap martin .


"auuu sakittt ..." ringis wanita itu .


"ihh... bisa diem gak aku sedang ngobatin kaki kamu ..."


"sakittt tauuuu..." dengus wanita itu .


"tahan sedikit ..." dengan sedikit menijat kaki si wanita itu .


"isssttt sakittttt" teriak wanita itu .


bersambung ....

__ADS_1


__ADS_2