
jangan lupa vote yah biar makin wah ... hehe jaga kesehatan yah and happy wekeend for all 🙏😇
authornya butuh semangat biar bisa bikin yang seru dalam ceritanya yuk dukung ! 😁 biar makin semangat dengan vote dan comen !
*
*
hacukkk..." sean bersin "seperti ada orang yang berbicara buruk?" ucap sean .
jam 10 pun tiba sean segera bergegas ke ruang rapat semua orng takjub kepada sean selain dia tampan namun sikapnya introvart dan sangat dingin tapi tidak menghilangkan karismatik nya dengan mata biru hazelnya .
"baik rapat di mulai ..."
"wah tuan buraq tampan sekali yah kan ..." kariyawan wanita yang mengagumi sean .
"yah lihat jalannya gagah sekali ... andai aku pacarnya"
"huss jangan ngarep itu bagian ku oke ..."
"hih hallu dasar"
itulah fantasi mereka .
setelah selesai rapat sean pulang dlu kerumah .
"tuan buraq sudah hampir tiba ..." para pelayan rumah pun berkumpul .
"kenpa sih si mesum itu harus datang" grutu jessy di satu sisi .
"selamat datang tuan..." para pelayan mengucapkan selamat hormat kepada tuannya .
"hmm ..." jawaban singkat .
sean pun sambil melirik jessy sesekali namun jessy menunduk tanpa melihat sean karna masih takut akan kejadian kemarin .
"jessy siapkan aku makanan sekarang" ucap sean .
"b.. baik tuan" jawab jessy .
jessy pun menyiapkan makanan tuannya dimeja .
"sudah siap tuan ..."
"eh kau mau kemana diam dulu disini" tegur sean yang melihat jessy ingin pergi menghindari sean .
"ya tuan ada yang lain?" tanya jessy .
"kau duduk lah disini sudah makan belum ?" tanya sean .
"belum"
"makan lah disini" ajak sean .
"tapi tuan"
__ADS_1
"jangan membantah ... duduk dan makan"
"baik tu...tuan"
"yang kemarin saya minta maaf?" ucap sean singkat .
"yah ..." singkat jessy .
acara pestapun tiba ... sean bersiap ke pesta dengan kameja dan setelan jas yang terpadu dengan tuxido nya dipadu dengan dasi kupu-kupu berwarna merah seakan tidak menghilangkan ketampanannya dan malah semakin bercahaya serta jam tangan gold yang mahal tentunya .
dengan mengunakan mobil mewah lamborgininya yang harganya triliunan itu bernada hitam pekat .
sesampainya di pesta sean pun berjalan menuju club mewah VIP kalangan keatas dan menengah hadir di acara itu dengan paduan musik menggema .
"selamat datang tuan buraq silahkan..." ucap penjaga pelayan dan mempersilahkan masuk hanya orang yang punya undangan yang boleh masuk tentunya .
"wah kehormatan bagi saya tuan bisa kedatangan di acara ini , anda sangat sulit ditemui kata orang-orang" ucap marco menghampiri sean dan sean menyeringaikan bibirnya dengan tatapan dingin .
"wah benar kata orang anda terkenal dingin , silahkan nikmati acara pesta dan itu anak saya thifany pasti anda kenal..." ucap marco yang merencanakan rencana yang terselubung pada sean .
"yah tuan marco ghafier terimakasih sambutanya ... aku sedang sibuk dengan para musuhku yang ingin 083817095365 tentunya suatu saat..." singgung sean "dan diantaranya kau paman marco" grutu sean dengan aura kebencian .
"anda bisa saja tuan buraq ... oh yah ini minuman sebagai tanda pertemuan kita" marco memberikan secarik anggur merah kepada sean untuk bersulang .
"baik tuan ... saya terima..." tringg itulah suara gelas yang beradu atau bersulsng .
"minumlah tuan buraq dan sebentar lagi aku akan menghancurkanmu" ucap marxo di dalam hati sambil senyum jahat .
thifany pun datang menghampiri sean dengan menampilannya yang menggoda iman semua lelaki yang memandang dengan menggelayuti lengan sean .
"wah kehormatan tuan sean datang" ucap thifany dengan nada **menggoda .
"yah ..." ucap sean dingin** .
"bagaimana pestanya...?" tanya thifany .
"cukup bagus..." ucap sean dengan menyeringai .
tiba-tiba tubuh sean merasa panas .
"breng**k dia memberiku obat prangsang ..."grutu sean .
"bagai mana jika kita berdansa tuan?" ajak thifany dengan suara yang dekat dengan telinga sean .
"hmm ... baik" sean pun menerima ajakan thifany walau sedikit panas di tubuhnya .
para wartawan memotret kedekatan sean dengan thifany sementara para hadirin yang datang kagum pada sean dan thifany karna merasa cocok menurut mereka .
"kau cantik nona thifany" disela berdansa .
"terimakasih tuan ! abda juga tampan sekali" dengan masih berdansa tangan thifany pun mulai nakal .
"sial..." umpat sean .
__ADS_1
"bagaimana jika kita selesaikan ini di kamar tuan sean sepertinya anda sudah berkeringat" goda thifany berbisik di telinga sean .
"hmm ... ternyata nona thifany yang terhormat sedikit agresif yah , tapi sayang kau sudah banyak ditiduri orang dan aku tidak suka itu" ucap sean sinis berbisik di telinga thifany .
thifanny hanya menahan kemarahannya .
"bagaimana anda tau tuan?" ucap thifany .
"sudah cukup aku akan pergi permisi?" ucap sean dan benar saja sean pergi dengan menahan hasratnya .
"sialll... kenapa obat prangsangnya tidak berjalan apa ayah tidak memberikanya" kesal thifany .
sedang sean melajukan mobil kerumahnya dengan cepat .
"shitttt... mereka bersekongkol ternyata" memukul setirnya .
sean pun tiba dikediamanya dan masuk ke rumah .
"siall ... aku sudah tidak kuat ..." ucap sean lalu menuju kamar dan sean pun memanggil jessy dan itu terbesit di hasratnya .
"ya jessy ..." ucap sean lalu memanggil jessy .
"kenpa tuan buraq malam-malam memanggilku bukankah dia sudah kepesta" ucap jessy malas .
jessy pun masuk ke kamar sean tanpa mengetuk tiba-tiba pintu terkunci otomatis .
klekkkk...
"hmm loh kok terkunci sendiri bagaimana ini?" gelisah jessy .
sean pun menghampiri jessy dengan penampilan yang acak-acakkan .
"...tu...tuann anda ... ada apa memanggil saya?" gugup jessy .
"jessy kau cantik sekali" ucap sean dengan terus mendekati jessy .
"tu... tuan anda kenapa?" jessy mulai takut dan memundurkan badannya dan sean makin mendekatinya gairahnya semakin meningkat karna obat prangsang .
"sialll" kenpa aku ini "jessy tolong bantu aku..." ucap sean dengan gemetar .
dan greppp... sean mulai memeluk jessy dan mencium jessy dengan pelan lalu mulai ********** , jessy hanya bisa brontak tapi sia-sia karna sean sangatlah bertenaga sean mulai turun ke bawa dan untungnya kamarnya kedap suara .
"hmmmumm ahh.." saat pangutanya terlepas dan mulai bernapas .
"tuan ... saya mohon jangan.." ucap jessy memelas .
"ahhh ... mhhss" ******* jessy ketika sean turun keleher dan mencium leher jenjangnya yang begitu harum .
"tuan hiks... cukup" jessy pun mulai meronta .
namun sean tidak menggubrisnya , di mulai membuka baju jessy dan tangan jessi diikat dengan dasi yang terikat ditangan jessy oleh sean agar jessy tidak terus melawan .
"jangan berontak sayang ... aku sudah tidak kuat" desah sean berbicara .
mereka pun saling tak memakai baju dan sean dengan penuh hasrat yang mengebu sedangkan jessy terus berusaha menolak tapi tenaganya habis karna ke kekaran sean .
__ADS_1
bersambuang ...