
kita lanjut lagi kawan ... rindu gak ? hehe maaf yah jarang bikin ceritanya author cantiknya sibuk 🙏😁 tapi gak gantung kok hehe kaya prasaan aku ke kalian gak akan gantung ea... jangan lupa vote dan like terus coment 🇮🇩♥️
dan semoga korona cepet usai yah biar bisa kumpul keluarga lagi amin 😇 semoga bumi kita sembuh yah semangat 💪 dan jaga kesehatan !
____________________________________________
"haha kau dikalahkan wanita carlo ... ah seorang carlo dilawan wanita dan tak sangka wanita itu diam-diam kuat juga melawanmu" ejek teman-temannya .
"diam kalian ... awas saja kau wanita sialan akan ku balas perbuatanmu ..." ucap carlo merasa marah .
disisi lain jessy berjalan dilorong kampus lalu ada yang menghampirinya .
"hey ... kau jessy kan?" ucap wanita itu .
"yh aku jessy kenapa?" bertanya .
"kau tadi seharusnya dengan temanmu itu tidak melawan carlo dia itu sangat d segani di kampus ini ... kau akan kena masalh sesudahnya aku hanaya mengingatkan saj okey berhati-hati saja yh" ucap prempuan itu dan pergi .
"huh ada-ada saja lagian dia duluan yg membuat salah ..." gumam jessy .
jessy dan neren lalu bekerja d caffe seperti biasa menjadi seorang pelayan .
"maaf nona anda pesan apa yah?" tanya jessy dengn sopan pada wanita yang tengah duduk menghadap ke arah luar .
"saya pesan ... orange jus dan juga spagety karbonara" pesan wanita cantik itu .
"ada lagi nona?" tanya jessy kembali .
"oh yah tolong pesankan macaron dan lement tea karna sebentr lagi pacarku datang" ucap wanita itu lagi .
"baik nona tolong ditunggu dan terimakasih" ucap jessy tersenyum .
carlo datang ke caffe itu untuk menemui pacarnya juane christin .
"ayo ini siapa?" ucap carlo tiba-tiba dengan menutup mata juane darai belakang .
"ehh pacarku?" ucap juane manja .
"benar ... tada... ini bunga untukmu yang tercantik disekian wanita yang duduk dicaffe ini..." carlo tersenyum sambil memberikan bunga mawar merah pada juane .
"hehe makasih sayang so sweet banget muaach..." mencium pipi carlo .
"aku lama yh?" tanya carlo .
"tidak ko ... oh yah aku sudah pesankan makanan jadi kamu harus memakanya okey ..." ucap juane .
__ADS_1
10 menit akhirnya pesanan sudah selesai siap dihidangkan jessy memabawa nampan berisi pesanan yang tadi .
"silahkan nona dan tuan makanannya ..." ucap jessy tersenyum sambil menghidangkan di meja .
"kau ..." ucap carlo yang langsung menengok ke arah jessy .
"ohh jadi kau kerja disini sungguh pantas wajahmu itu jadi pelayan hah ... dasar wanita sialan" ucap carlo .
"kamu kenal dia?" ucap juane .
"yah sayang dia itu sedikit menyebalkan dan dia berani melawanku di kampus" jelas carlo .
kessy pun pergi namun di halangi juane .
"heh kamu berani-beraninya mengangu pacarku yah ... dasar kau wanita sialan ..." ucap juane dengan menghadang jessy .
"heh kau tidak bicar? oh jangan-jangn kau tuli hah..." ucap carlo di satu sisi .
"cukup ..." ucap jessy .
"apa cukup kau ini yah ... sialan lihat penampilanmu kampungan mana wanita yg berani kepadaku tadi hah" ucap carlo dengan nada tinggi .
"hmm ... kau terlihat kampungan" dan byurr air minuman yang tadi dipesan mengenai tubuh jessy yang ditumpahkan sengaja oleh juane .
"kau tidak apa-apa jessy? heh kau kenapa menumpahkan air kepada temanku dan dasar yah orang kaya suka seenaknya saja ..." tegas neren membela jessy .
"sudah ..." ucap jessy .
manager pun datang karna mendengar keributan .
"ada apa ini?" ucap manager itu caffe .
"kau lihat saja ini belum selesai wanita sialan ..." bisik carlo ditelinga jessy .
"ayo pergi aku tidak nafsu disini" ucap carlo .
"tunggu tuan ... ada apa ini?" tanya manager itu .
"kau tanyakan pada pelayan yang sialan itu saja" ucap carlo lalu tersenyum sinis dan pergi dengan mengenggam tangan kekakasihnya .
"ada apa ini jessy ... neren tolong jelaskan?" tanya manager penuh heran .
"jessy kau baru dua hari disini kenapa kau memberi masalah ? kau tau tadi siap tuan carlo itu pelanggan disini dan dia orang penting kenapa kau gegabah hah?" ucap kasar manager itu .
"maaf kan saya pak...?" hanya itu ucapan yang keluar dari jessy .
__ADS_1
"sekarang kau di pecat ..." ucap manager itu .
"tapi pak jessy tidak salah ..." ucap neren membela .
"tidak apa neren aku akan pergi dan makasih sudah menjadi teman dan aku aku juga akan mencari kerja yang lain saja ... kau baik-baik disini neren" ucap jessy lalu pamit .
"tapi jes ...?"
"sudah gapapa hehe ..." ucap jessy .
setelah kejadian itu jessy pulang dengan langkah yang dongkol dan pakayan yang kotor karna tumpahan minuman tadi badan jessy terasa lengket dengan menaiki taxi .
"pak tolong ke apartemen ..." ucap jessy .
"baik nona" ucap supir .
"ya tuhan kenapa banyak orang yang menyebutku wanita sial ... kakak aku rindu ... hiks ..." tangis jessy didalam hatinya dengan menahan sedihnya .
20 menit jessy sampai .
"nona sepertinya ada bukan orang hiasa ...? hanya orang yang luar biasa yang tinggal disini ..." ucap supir itu .
"haha bapak bisa aja ! pak disini tempat tinggal temen saya dan saya hanya berkunjung" ucap jessy dengan memberi uang .
"makasih yah pak"
"sma-sama"
jessy pun masuk dan berjalan ke lobbi apartemen dan lalu menuju lift . sesampainya jessy membuka pintu lalu menuju kamar dan membersihkan tubuhnya .
"huhff... melelahkan ... kak kau tau aku punya teman baik dan dia baik padaku , haha ... kak maaf aku belum berani memberi tahu kondisiku ... hiks ..." tangis jessy dengan memandangi liontin pemberian kakakny yang didalamnya ada foto jessy dan martin kecil dan persi dewasa .
jam masih menujukan pukul 2 siang jessy nampak segar , lalu memutuskan untuk pergi keluar .
"ah aku sebaiknya pergi keluar mencari udara segar sambil mencari pekerjaan hufss ... semangattt..." ucap jessy menyemangati diri sendiri .
jessy pun pergi kesebuah taman di perkotaan turki , dia berpikir amat dirinya menyedihkan tidak di akui anak oleh orang tua dan yah tunanganya direbut kakakny eh kakak angkatnya bahkan hidupnya terjebak dengan ikatan sean kesucianya direnggut sean dan yah mungkin pikirnya kelak dia akan menjada di usia muda nasihnya sungguh malang bahakn sahabatnya membencinya karna kesalah pahaman dan sekarang harus mendapat masalah dengan dipecatnya jessy baru dapat pekerjaan yg nyaman tapi malah dipecat begitu saja .
hingga jessy memiliki ide dia menjual kalung dari hadia tunanganya justin dlu dia ingin membuka usaha sendiri , jessy bertekat ingin menyewa ruko di kota turki yang ramai penuh dengan anak-anak dan para pemuda pemudi lalu lalang serta dekat dengat pusat kota dan beberapa kampus .
"ahah... aku punya ide ... jual saja kalung ini , dari pada ada dileherku sedikit menyebalkan jika mengingat kata-kata manisnya haha... aku pintar sekali ..." ucap jessy dengan penuh rencan .
kalung itu sangat mahal jessy mendapatnya saat ulang tahun yang ke 17 dari justin dlu dengan berlian biru dan berbentuk hati itu sangat indah tapi menoregkan luka untuk jessy atas penghianatan justin dan kakak angkatnya .
bersambung ...
__ADS_1