
"hiks... aku harus pergi dari sini ..." isak jessy di dalam selimut.
tiba-tiba sean datang.
cklek ..
"jessy aku tau kau tidak tidur ... bangunlah aku ingin bicara?" ucap sean .
"hmmm..."
"jessy kita sudah menikah dan aku sudah mendaftarkan itu dan ini surat nikah kita sebagai syarat ku bertanggung jawab dalam pernikahan sementara ini"
seketika...
jederrr ... seperti tersambar petir saat sean berucap hal itu .
"a... apa...jadi kamu udah daftar pernikahan ke sipil ...?" tanya jessy beringsat dari kasur .
"yah ..." singkat sean .
"baguslah dan terima kasih" ucap jessy pelan .
"tidak papa setidaknya aku memeberikan hal berharga pada suami ku meski terlambat , dan apa tadi dia bilang pe...pernikahan sementara hmm kenapa aku kecewa yh... isttt... sudahlah jessy jangan terlalu berangan" gerutu didalam hatinya .
"tu... tuan apa aku boleh mengajukan syarat..? ucap jessy .
"apa itu?"
"saya harap tuan bisa membebaskan saya , saya tidak ingin tinggal disini saya akan mulai menyewa rumah dan bekerja ... tapi tuan tenang saya tidak akan mempermalukan tuan kok bukan kah ini pernikahan sementara , aku ingin pas 5 bulan kita akan berpisah saja dan aku ingin bebas ..." ucap jessy dengan syaratnya .
"kenapa kau ingin pindah dari rumah ini?" ucap sean bertanya .
"saya hanya ingin hidup mandiri" sambung jessy padahal jessy hanya tidak suka dengan para pelayan yang selalu iri padanya dan malah menyelekan jessy tanpa henti .
sean pun menyetujui itu
"baik jika itu mau mu ! dan aku juga punya syarat untukmu?"
"apa itu?"
"kau harus mau melayaniku dengan baik sebagai seorang istri selama 5 bulan itu , dan satu lagi aku akan memberimu apartemen jadi kau tidak usah menyewa rumah jika kau ingin bekerja baik aku ijinkan tapi jangan lupa ucapan mu okey"
__ADS_1
"baik tuan"
"huh ... dasar gunung super es menyebalakan ya sudahlah lupakan" gumam jessy .
"aku tau kau menggerutu kan ? aku gunung es , si muka datar hmm" ucap sean pada jessy .
"ti...tidak tuan" singkat jessy "huh bagaimna dia tau apa dia paranormal" gerutunya lagi.
"aku bukan paranormal aku udah tau jika kau menjelekanku karna dari mukamu nyonya buraq" tegas sean .
seketika bluss pipi merah jessy ketika sean mengucapkan nyonya buraq .
"hmm"
dulu jessy selalu bermimpi ingin sekali saat dia menikah dia berdandan bak bidadari dengan gaun pengantin yang indah serta menuju altar dan ditaburi bunga dan menikah dengan orang yang ia cintai , yah seperti pangeran dan putri ! namun semuanya sirna dia sudah melupakannya karna rasa sakit hatinya pada orangtua jessy dan justin mantan tunangan yang berani berselingkuh di hadapa nya sendiri dengan saudara angkatnya di ranjang waktu kepergok saat itu maka kepercayaan jessy hilang semua . ia hanya punya seorang kakak tapi sekarang entah harus bagaimana jessy menemukan kakaknya sekarang . penderitaan batin terus saja diderita jessy saat semua orang di kediaman sean selalu mencemoohnya seakan wanita kotor setelah kejadian beberapa malam kemarin .
------------------------------------------------------------------
keesokan hari ...
jessy mulai berkemas , dan mulai menerima apartemen dari sean yang begitu mewahnya hanya orang-orang penting yang tinggal di barisan apartemen gold residen Turkey .
"bibi aku pergi ..." ucap jessy .
"hati-hati ya nak , ini bekal untukmu , dan jaga kesehatanmu"
"siap bibi..."
jessy pun sudah di apartemen yang begitu mewah dan elegan , berlantai dua , bergaya eropah modern serta banyak penutur yang tertata indah serta dominan putih gold mengarang ke pusat kota turki yang indah dan menawan , kamar dua dengan kamar mandi didalamnya serta terdapat dapur , ruang tamu , ruang makan , dan perpustakaan kecil serta kamar mandi di area dapur !
"wah indah sekali" ucap jessy dengan mengadahkan tangannya .
"bagus kan?" ucap sean .
"ia ... i.. ini kan apartemen yang terkenal indah di turki bahakan mahal sekali apa tuan tidak salah akan memberikanya pada saya?"
"tidak ... bagiku ini tak seberapa aku masih banyak lagi kediaman bukan d turki saja melainkan luar negara bahkan asia juga aku punya rumah atau kediaman yang mewah lebih dari ini bahakan mension ku terkenal dengan gaya yang indah dan mewah" jelas sean .
"sombong sekali" gumam jessy .
__ADS_1
"itu kenyataan aku tidak sombong" ucao sean percaya diri .
jessy pun masuk ke kamarnya .
"nah kamu gunakan kamar yang atas dan aku yang bawah" jelas sean .
"baik terima kasih tuan" jessy pun naik ke atas dengan menggeret koper .
setelah itu jessy turun kebawah untuk memasak dan makan .
"wah isi kulkasnya lengkap juga ... bahkan makannanya gak kadaluarsa hebat , aku masak apa yahhh...?" ucap jessy dengan masih mencari bahahan untuk di masak .
"ehemmm" tiba-tiba sean berdehem dan jessy kaget .
"ah... maaf tuan saya lapar ja... jadi saya mau masak apa tuan juga lapar?" terkaget .
"hmm yah boleh" singkat sean yang terduduk di bar dapur .
jessy pun memasak dengan lihaynya mengunakan bahan pilihanya.
"tuan ini silahkan" ucap jessy yang menyajikan hasil makannya .
"apa ini?"
"oh itu saya masak iga pedas asam manis sama sop rumput laut ini enak loh coba deh?" ucap jessy .
"baik ,, hemmm ...nyammy.. enak" ucap sean .
jessy memang sangat pandai dalam memasak dan bahak sangat cerdas .
"tuan ini penutupnya"
"baik"
jessy memberi kue buatanya cupcake yang begitu manis dan enak dilidah kepada sean sebagai kudapan sesudah makan .
"um... enak kau bisa bikin kue juga jessy?" tanya sean .
"ya tuan saya bisa" ucap jessy .
"ini enak ..." ucap sean .
__ADS_1
bersambung....