
yuk lanjut ceritanya lagi maaf telat update jangan marah yah hehe ceritanya gak bakal gantung kaya perasaan kalian yang selalu digantungin seseorang ea ... haha ! maaf ...🙏😇♥️
yuk thor lanjuttt ... jangan lupa readers vote yah !
____________________________________________
jessy seperti biasa saat pagi-pagi dengan rutinitasnya melayani suaminya walau hanya pernikahan sementara lalu dia bersiap-siap berangkat kampus dan siangnya jessy ada janji di caffe dengan seseorang yang akan menerima kerjaannya . dengan memakai celana jeans warna abu kebiruan , baju berwarna biru tua dipadupadankan dengan mantel abu-abu serta seal karna udara sangat dingin tak lupa tas hitam dan sepatu kets nya berwarna putih ala anak kampus .
jessy menaiki bus menuju kampus kebetulan sedikit jauh dari apartemennya !
"uhukk... uhukkk..." saat jessy duduk dia melihat ada seorang nenek renta yang berdiri karna tempat duduk yang penuh .
"nenek mari duduk disini saja" ucap jessy lembut dan berdiri sambil menuntun nenek itu .
"terimakasih kau baik sekali nak ..." ucap nenek itu .
"tidak apa nek hehe ..." jessy tersenyum sungguh cantik saat tersenyum .
"kau selain baik cantik nak ... kau mau keman?" ucap nenek itu bertanya .
"terimakasih nek ... aku mau ke kampus aku kuliah" jelasnya .
"ohh... beruntung jika pria bersanding denganmu nak" pujinya lagi .
"haha nenek bisa saja" .
sampai di kampus jessy mulai menuju kampus .
"syukur gak telat.." ujarnya .
"dor..."
"ikhh kamu ngagetin ajjj ..." ucap jessy .
"maaf deh ... hey jes barung yuk...?" ucap neren kepada jessy .
"huh ya ... yuk ..."
"jes nanti siang kamu mau kemana abis dari kampus?" ucap neren bertanya .
"aku mau ngelamar kerja di cafe turkye collondeo" ucap jessy .
*kamu ngelamar disana kebetulan sekali aku juga berkerja paruh waktu disana ... wah kita bisa bareng dong" antusias neren .
__ADS_1
"masa ? wah kebetulan dong" senyum jessy .
jam kuliah mulai habis .
saat pulang jessy bersama neren yang saat itu akan. menuju caffe yang dituju . tapi ada 2 wanita dan 2 pria yang menghampiri mereka ! ternyata itu sebuah geng gitu deh alias senior di univ itu .
"hey kalo jalan itu hati ..." ucap naran kepada para senior itu karna menabrak mereka bahkan jessy hampir jatuh ke pinggir dingding .
"hey siapa kamu berani nya kamu berteriak" ucap salah satu senior itu .
"aku ... kenapa? kalian lihat temanku sampai terpental ke dingding tau" naran marah .
"hey anak ingusan berani sekali kau , kalian tidak tau berhadapan dengan siapa hah?" salah satu senior itu marah .
"cih...kalian itu hanya anak orang kaya yang manja dan mengandalkan kekuasaan atas menindas yang lemah sesuka hati iya kan ?" nerena mula marah
"sudah ... sudah neren ayo pergi ...?" ucap jessy menenangkan neten .
"yah gak bisa lihat dahimu biru karna tadi kan?" ucap neren .
"aku gak papa nanti ku obati saja ..." kata jessy .
"heh miskin kau berani sama kami hah... lihat penampilan kalian kampungan cihh... dan kau siapa beraninya meneriaki kami pula? bosan hidup yah rupanya?" kata salah satu senior laki-laki .
"maaf yah kak atas kesalahan temanku" ucap jessy lembut .
"udah dari pada panjang , kita harus cepat ke caffe aku gak mau telat neren kalau meladenin mereka gak akan ada gunanya" bisik jessy .
"huh ... baiklah ..." dengus neren .
"sudahlah sudah ... kita pergi saja kawan" ajak teman salah satu senior itu .
"baik , jika lain kali bertemu kalian lagi tidak ada ampun untuk kalian pergi"
"baik lah terimakasih.." jessy tersenyum getir termasuk nerena .
"lihat gak tadi mukanya huh pengen ku cakar orang sombong itu kesal aku ..." protes neren .
"sudah neren ... abaykan saja"
"lihat dahimu itu terluka nanti jika sudah di caffe kita obatin yah duh... gara-gara mereka cantikku yang menawan pudar .." ucap neren dan jessy hanya tertawa baru kali ini punya teman yang ceplas ceplos kaya motor yang gak ada remnya itu jessy teringat teman lamanya .
"loh kenpa kamu sedih dan bengong?" ucap neren .
"ah tidak aku hanya senang punya teman sekarang bahkan kau lucu sekali haha..." ucap jessy tersenyun lembut .
__ADS_1
"haha dasar kamu ini ya udah yuk nanti telat"
sesampai di caffe turkye collondeo , caffy yang tengah buming di turki dengan desain kekinian bagus untuk kalangan anak muda maupun kalangan tua sekalipun .
disana sangat rame tapi di gambar ko sepi ? ah anggap saja rame ya guys jangan banyak protes haha ...! di dwpan terdapat bar khusus barista dan pemesanan makanan , berjejer meja dan kursi menambah kesan elegan caffe itu lampu yang mencahayai caffy itu sangat indah termasuk ada mini panggung di depan untuk menghibur para tamu yang tengah menikmati makanan mereka agar tidak monoton .
dan di area luar terdapat beberapa kursi jikalau ingin menikmati makan mereka di area autdor dengan suguhab hijau serta kekinian banget , dengan artistik yang luar bisa kadang para mahasiswa atau pekerja suka sekali dengan caffe turkye collondeo . bahakan pemiknya tidak tau siapa selalu dirahasiakan pemiliknya siapa oleh pihak menejer karna menerjer yang mengelolqh semua restoran namun bukan pemiliknya namun saran desainya tentu pemilik aslinya yang buat hingga semakin buming .
"neren kau tau aku tidak pernah melihat pemilik asli caffe besar ini lagian caffe apan ini lebih tepatnya kaya restorant berbintang gini ? kau tau tidak?" tanya jessy penasaran .
"entahlah para kariyawan disini aja pada gak tau tih , kalo menejer erghut pasti tau tapi selalu dirahasuakan , sepertinya pemilik caffe ini misterius ... huh" ucap neren .
"oke ... ku kira kau tau"
"yah gitu deh , ih kamu nanya-nanya pemilik caffe kenapa ? ah jangan-jangan berharap pemiliknya tampankan?" gelak candaan neren .
"euh apaan sih kamu gak juga gak penting huh" dengus jessy .
"oke aku cuma bercanda jangan marah nanti ilang loh cantinya hihi..."
jessy pun pulang ke apartemen pada malam hari .
"dari mana kamu" tanya sean yang tiba-tiba ada didepan jessy .
"kan aku dah bilang aku mau kerja kebetulan tadi aku kerja maaf ? lagian disini udah ada bibi kan?" ucap jessy menunduk ..
"okey kau kerja dimana jadi apa hah" tanya sean kesal .
"ih apa urusan kakak , bukan kaka bilang gak akan mengekangku dan mencampuri urusanku!" ucap jessy dengan penekanan .
"kau berani ya sekarang ..." teriak sean .
plakkk...
"sttss ... oh jadi ini sifat asli kak buraq ...? pukul lagi saja ..." meringis kesakitan .
"m...maafkan aku jessy aku tidak sengaja..." ucap sean bersalah .
jessy lalu pergi menuju kamarnya dan menangis .
"hiks .. apa-apan dia , dia bilang mengijinkanku bekerja dan tidak mengekangku .. malah marah dan menamparku lagi , kakak ... aku rindu .... apa kaka rindu aku ? hikss..." isak jessy lalu tertidur .
__ADS_1
bersambung ...
happy reading guys ♥️🙏😇