
mulai lagi yah readers ❤️
jangan lupa vote dan komen !
serta jangan lupa kasih saran bermanfaat buat novelku ...
i love you ... 😅😇
*
"semuanya berubah ... hanya kakak yang percaya aku , mereka menggap aku monster hiks ..." menangis dan merindukan sosok kakaknya .
sean tidak sengaja melihat jessy yang sedang menangis dan seakan menyayat hatinya .
"kau gadis kecil selalu saja ... membuatku repot ! kenapa dengan ku ? ketika melihatnya menangis hatiku ikut sakit?" gumam sean dibalik pintu .
jessy pun mulai beranjak dari tidurnya menuju bawah sedangkan sean sedang diruang kerjanya .
"wahh rumahnya gede juga ... dia benar orang kaya ...!" gumam jessy terkagum melihat kesekelili penjuru .
rumah bergaya eropah berdiri gagah ini merupakan kediaman sean kedua .
sean sangatlah kaya sehingga bisa membeli pesawat dan helikopter pribadi bahakn kapal ferry yang mewah , dia juga membeli sebuah pulau pribadi di amerika dan membuat rumah dengan begitu elegan menghadap kelaut lebih besar dari rumah yang ada di turky . bahakn mobil mewah sport berjejer rapi koleksi sean motor sport yang dirancang khusus dengan teknologi tinggi .
sean juga membangun beberapa markas mafia khusus untuk perusahaanya dan itu sudah resmi bukan ilegal . anggota-anggotanya pun sangat hebat dan dilatih dengan keras dan tersebar di seluruh dunia the blue osean !
"kau sedang apa?" sean yang baru keluar puna bertanya pada jessy .
"s... saya lapar tuan?" jawab jessy polos .
"baiklah ... pelayan ... siapkan makanan?" menyuruh para pelayan .
"tidak usah , biar saya saja yang memasak , saya tidak ingin merepotkan ..." kata jessy .
"tapi kau sedang sakit?"
"tapi saya sudah baikkan tuan" kata jessy .
"baiklah terserah kamu saja..." jawab sean .
jessy pun mulai memasak omelette kesukaannya dan roti bakar serta beberapa sayuran yang direbus .
"akhirnya siap..."
__ADS_1
jessy pun mulai menyantap makanannya lalu setelah itu jessy menghampiri sean yang sedang duduk di sofa , dan menawari sean makan .
"tuan saya tidak tau selera anda apa , tapi saya sudah memasak omelette sayur saya simpan di meja makan ... dan saya ingin pulang?" imbuh jessy .
"okey ... dan kamu kenapa ingin sekali kamu pergi dari sini? dan sebenarnya apa kau punya tujuan biar ku antar?" kata sean bertanya .
"hmm ... s... saya sebenarnya tidak punya tempat tinggal tapi saya akan mencari rumah sewa yang murah diluar ..." jawab jessy .
"kau tinggallah disini , tapi... tidak gratis ... kau harus menjadi asisten rumah tangga disini setiap pagi kamu harus menyiapkan pakaiyan kerja saya dan membuat saya sarapan , dan kamu akan dapat imbalan" kata sean menawarkan .
"tapi... tu...tuan ... saya merasa tidak enak" gugup jessy "tapi aku butuh uang" didalam hati .
"aku tau kau tak punya uang bukan haha terima saja tawaranku ... jangan sungkan kau juga butuh kan tempat tinggal" kata sean .
"ba... baik saya akan kerja disini" jawab jessy .
"bagus ..."
ke esokkan harinya di kediaman sean .
jessy bangun lebih awal dan memulai pekerjaannya sebagai asisten pribadi sean dengan sigap jessy membereskan rumah dan memasak setelah itu menuju kamar sean untuk menyiapkan pakaiyanku khusus kekantor .
"huh beres juga ... sekarang tinggal menyiapkan pakaiyan tuan buraq ... ayo semangattt .. " jessy pun masuk ke kamar sean yang ada dilantai atas .
terlihat sean yang baru selesai mandi keluar dari kamar mandi dengan handuk yang terlilit d pinggang mengekspose seluruh badan kekarnya .
"ahhh..." teriak jessy .
"apa sih berisik sekali ? ..." ujar sean .
"tu... tu.. tuan tolong pakai baju anda ..." kata jessy gelagapan sambil menutup matanya dengan tangan .
"haha... apa bajunya dimana? kau saja belum menyiapkannya" senyum sean melihat tingkah imut jessy .
"maaf tu... tuan saya bingung dimana tempat pakaiyan anda" tanya jessy yang masih gelagapan karna melihat sean tak memakai baju .
"kalo kamu ingin tau buka dlu matamu ... dan lihat ke arah kanan disana ada lemari pakaiyan saya" jelas sean dengan terus mendekati jessy yang terlihat gugup .
"dan kamu akan terbiasa melihatku telanjang ... maka kamu tidak usah malu" imbuh sean berbisik ke telinga jessy .
"hmm... yah tuan .." jantung jessi kian berdegup kencang .
lalu jessy pun lari dari kamar sean setelah memberi baju pilihannya .
"ya tuhan bisa-bisanya dia telanjang didepanku , hufsss... bisa-bisa aku mati kalo gini terus sabarrr jessy ..." tenang jessy mengusap dadanya .
__ADS_1
selesai dari itu , sean pun kebawah untuk sarapan pagi .
"ini tuan silahkan ... saya hanya bisa masak yang saya bisa jika dalam rasa kurang enak saya akan perbaiki.." jessy menyajikan makanan yang ia buat berupa omelette sayur dan roti dan jus jeruk .
"hmm okey ..." , "enak juga ... pas !" gumam sean menikmati omelette nya "kamu bisa gak masak yang lain lebih dari ini?" tanya sean .
"saya bisa membuat masakan eropah dan juga Japan's saya juga bisa masakan korea karna karna saya dari korea ... dan semenjak disini saya belajar beberapa masakan sejak saya SMA dari teman saya tuan" penjelasan jessy .
"ohh bagus lah lain kali masak yang lain..." kata sean datar .
"baik tuan ..."
"ya sudah saya mau berangkat dan saya pulang jam 5 sore maka dari itu siapkan saya ganti baju dan makana" ucap sean lalu berangkat dengan pakaiyan rapih terlihat gagah .
"baik tuan..."
"hufss... apa aku akan terus seperti ini ? oh tuhan ... aku rindu kakak" keluh jessy .
pelayan lain pun mendatangi jessy .
"sebaiknya kamu tidur dulu karna nanti kamu harus bekerja lagi ..." ucap erduz pelayan rumah sean .
"baiklah ..." ucap jessy .
sesampai di kantor sean pun duduk di kursi kebangganya .
"permisi tuan ... sya ini data yang ada mau kemaren tuan ..." ucap asisten kepercayaannya mike.
mike chen
umur : 26 tahun
tinggi : 177
lahir di china dan besar di turky
"oke tolong kau bacakan mike ..." jelas sean dengan masih berkutik didepan laptopnya .
bersambung ....
yuk jaga kesehatan dan semangat melawan corona virus ... 💪😇
❤️
__ADS_1