
Saat di perjalanan baru saja berangkat dari tempat dihadang para mafia,tiba tiba terlihat mobil hitam yang membawa kendaraan nya dengan oleng dan hampir saja menabrak bis yang para siswa tumpangi.seketika para guru langsung bergegas keluar bis untuk melihat orang yang ada di dalam mobil tersebut takut ada yang terluka.
Pak hans mengetuk jendela pengemudi agar segera membuka kan jendela nya.pengemudi itu pun keluar dari mobil nya dan terlihat seorang lelaki yang sudah berumur terlihat kekhawatiran di kerutan wajah nya.
"Maaf pak,apakah ada bagian yang terluka" Tanya bu mul yang adalah guru uks di sekolah ariq dan aurel.dia takut ada yang terluka oleh bapak tersebut
"Tidak ada saya baik baik saja,maaf merepotkan kalian tadi saya sedang banyak pikiran jadi tidak fokus mengemudi" Ucap orang tersebut merasa bersalah
"Anda sebaik nya lebih berhati hati saat membawa nya,atau sebaiknya menyuruh orang lain saja untuk mengemudi agar tidak terjadi hal yang tidak di inginkan" Ucap pak hans menasehati yang juga diikuti anggukan oleh para guru
"Ah iya pak lain kali saya akan berhati hati,hanya saja saya sedang terburu buru mencari anak saya,dia sekarang ada study tour kesini.dan saya khawatir terjadi sesuatu padanya,dia anak perempuan saya satu satu nya" Ucap orang itu dengan nada khawatir
"Hmm?study tour?kami juga habis melaksanakan study tour disini,sekarang kami ingin kembali" Ucap pak dwi
__ADS_1
"Oh benarkah?tapi bukan kah seharusnya baru datang hari ini?apakah mereka?hmm mungkin ada beberapa sekolah yang juga study tour kesini,mungkin berbeda sekolah" Gumam orang itu namun masih bisa terdengar samar samar oleh para guru
"Maaf?anda bicara apa ya?" Tanya bu mirna yang mendengar gumaman orang itu walau terdengar samar samar
"Ah tidak,maaf yah merepotkan kalian.oh ya perkenalkan nama saya steveny" Ucap orang itu yang memperkenal kan namanya sambil menjulurkan tangan nya ke arah pak dwi
"Baik pak steveny,nama saya dwi kepala sekolah sma02 bandung" Ucap pak dwi membalas memperkenalkan diri sambil membalas jabat tangan pak steveny.begitupun juga dengan para guru lain nya yang juga ikut memperkenalkan dirinya masing masing
"Ouh jadi kalian dari bandung" Ucap pak steveny meyakinkan pertanyaan nya
"Kenapa tidak ke perusahaan saya saja,saya juga memiliki perusahaan yang lumayan berkembang pesar" Ucap pak steveny
"Maaf menyela,ini bukan kah pak steveny kasela frayn pebisnis terkaya nomor 1 di jakarta" Ucap jeni menyela pembicaraan dengan tatapan yang berbinar.sedari tadi para guru tidak menyadari bahwa ada jeni dan si chika yang ada di samping mereka yang sedang Memperhatikan pembicaraan mereka
__ADS_1
"kamu yah sudah saya bilang jangan turun dari bis,masih ajah turun.dan bersikap tidak sopan seperti ini" Ucap bu mirna geram.yang di marahi hanya diam dan menunduk
"Sudahlah tidak apa apa.kamu mengenal saya?" Tanya steveny kepada jeni yang sedang tertunduk.yang tadi nya tertunduk kini langsung menengadahkan kepalanya dengan semangat
"Iya saya mengenal bapak,anda pebisnis terkaya nomor 1 di jakarta dan memiliki anak perempuan yang sudah di jodohkan dengan anak laki laki keluarga wilden yaitu pebisnis nomor 2 di jakarta" Ucap jeni dengan semangat
"Haha iya, ternyata kamu lumayan tahu banyak yah tentang keluarga saya" Ucap steveny dengan senyuman ramah
"Iya saya sangat kagum dengan keluarga anda,dan anak perempuan anda...." Ucap jeni yang tadinya sangat bersemangat sekarang menjadi sedih
"Iyah dia sudah pergi meninggalkan rumah dengan istri saya,tapi kami masih saling berkomunikasi walaupun sudah tidak pernah lagi bertemu,dan tidak pernah melihat wajah mereka" Ucapnya dengan tatapan sedikit sendu
"Jeni sudahlah jangan membahas nya lagi,itu membuat pak steveny sedih.maaf kan atas ketidak sopanan murid saya pak steveny" Ucap pak dwi mengeluarkan suara yang sedari tadi hanya menyimak pembicaraan mereka berdua.
__ADS_1
"Hah,,yasudahlah tidak apa apa" Ucapnya sambil tersenyum ramah