
**tapi kenapa ini terasa sangat nyata?oh tidakkk kenapa tubuhku tidak bisa di kendalikan?bagaimana ini?"ucap aurel namun tidak ada seorang pun yang bisa mendengar perkataan nya.
Tiba tiba tubuh nya bergerak sendiri lalu berjongkok dan mencengkram kerah baju laki laki tersebut dengan sangat kuat membuat laki laki itu hampir kehabisan nafas karna tercekik.
"Tidakkk!!!jangan lakukan itu!!" Ucap aurel namun sia sia,tidak ada seorang pun yang mendengarnya
lalu melemparkan laki laki itu hingga terpelanting ke aspal yang sangat keras itu dan mengeluarkan darah segar yang sangat banyak**.
"Tidak,,, tidak,,, jangann!!!!" Teriak aurel
"Aurel,,,aurelll bangunn!!kamu kenapa?" Ucap ariq sambil mengguncang guncang tubuh aurel agar terbangun dari mimpinya
"Hosh hosh,,,apa itu tadi mengapa mimpi itu sangat nyata?"ucap aurel dengan nafas yang memburu dan keringat yang terus bercucuran
"Ada apa dengan kamu?apa kamu baik baik saja?" Tanya ariq khawatir
"Um,,tidak apa apa aku baru saja bermimpi buruk tetapi mimpi itu terasa sangat nyata"ucap aurel yang masih terlihat panik
" Sudahlah tenang saja,itu hanya mimpi "ucap ariq menenangkan aurel sambil menggenggam tangan nya erat
" Umm,,,kenapa aku bisa ada di mobil?bukan kah tadi kita sedang di bis?"tanya aurel heran
__ADS_1
"Sebenarnya belum lama tadi kita sudah sampai di sekolah,karna melihat kamu yang masih tertidur nyenyak aku tidak tega membangun kan kamu.jadi tadi aku menggendong kamu ke mobil ku" Jelas ariq yang membuat aurel terkejut
"Apa!!??kamu bilang apa tadi?kamu menggendongku ke mobil mu?" Tanya aurel lagi dengan nada terkejut
"Iya,memang apa nya yang salah?" Tanya ariq heran
"Kamu menggendongku di depan para guru dan teman teman lain nya,itu akan membuat mereka salah paham" Ucap aurel dan wajahnya yang sudah terlihat memerah
"Yah,,walaupun tadi banyak murid perempuan yang terkejut dan terlihat tidak suka melihat ku menggendong mu ala bridal style tapi aku tidak memperdulikan mereka. pak dwi dan bu mirna juga sempat menggoda ku dan aku hanya tersenyum canggung" Jelas ariq panjang lebar
Flashback on
"Anak anak semuanya,alhamdulillah akhirnya kita sudah sampai di sekolah dengan selamat" Ucap pak dwi dengan senyuman merekah di wajah nya
"Satu satu yah turun dari bis nya,jangan saling mendorong" Ucap bu mirna
Ariq pun yang sudah terbangun sedari tadi menoleh ke arah aurel yang sepertinya masih tidur dengan nyenyak,dan dia merasa tidak tega membangunkan aurel jadi dia menunggu agar semua murid turun terlebih dahulu.
Semua murid pun sudah turun dari bis yang di naiki ariq kecuali pak dwi dan bu mirna yang masih terheran heran,kenapa ariq masih saja duduk diam disana dan tidak turun dari bis.lalu menghampiri bangku ariq dan aurel
"Ada apa ariq?kenapa kamu tidak turun?" Tanya pak dwi
__ADS_1
"Ah itu pak,saya melihat aurel masih sangat nyenyak tertidur,jadi saya tidak tega membangun kan nya" Ucap ariq gugup
"Oh,,,jadi kamu berniat ingin menggendongnya turun dari bis ini?" Goda bu mirna dengan senyuman mengejek
"Ah it,,,tuuu,,," Ucap ariq gugup dengan wajah yang sangat memerah
"Hahahhahaha kamu yah lucu sekali saat kita goda"ucap pak dwi dengan tertawa terbahak bahak
"........" Yang di goda hanya diam dan menundukkan kepala nya malu
"Yasudah jika kamu ingin menggendongnya,gendong saja dia turun dari bis,kamu mau diam disini terus hingga bis nya berjalan kembali" Ucap bu mirna
"Ya tidak,,,ak,,,kuu,,,akan menggendong nya,,," Ucap ariq gugup
Dia pun menggendong aurel ala bridal style
"Ehemmm nikmati peluk pelukan nya yaa,,," Goda bu mirna yang diikuti tawa yang terbahak bahak oleh pak dwi
"......." Dan ariq hanya tersenyum malu dengan wajah yang sangat merah hingga sampai ke telinga nya
Saat turun dari bis para murid perempuan menatap aurel tidak suka,mereka merasa iri karna aurel yang miskin bisa bersama dengan ariq yang sangat kaya raya.apalagi dengan jeni yang muka nya sudah sangat memerah karna menahan amarah.
__ADS_1
Ariq pun membawa aurel masuk kedalam mobil nya yang sudah di jemput oleh supir pribadi nya yaitu pak taqin