The Boss Of A Mafia Girl(PINDAH)

The Boss Of A Mafia Girl(PINDAH)
perhatian ariq


__ADS_3

ariq pun sampai dirumahnya dan berganti pakaian nya,setelah itu makan malam yang sudah disiapkan bik lastri.ariq tinggal sendirian di bandung ya karna orangtuanya tinggal di jakarta dan harus mengerjakan bisnis mereka.


 


'esoknya disekolah'


saat masuk sekolah,ariq memutuskan untuk pindah kelas agar bisa bersama aurel dan menjaga aurel agar tidak ada lagi yang membully nya.


"pasti aurel sangat senang kalau aku pindah sekelas dengannya"gumam ariq sambil tersenyum.


datanglah teman teman yang biasa membully aurel


"heh!ternyata kamu masih berani menginjakkan kaki di sekolah ini,nyali mu besar juga ya" kata chika yang sedang mengatai aurel


aurel pun berusaha untuk tegar dan membela dirinya


"untuk apa aku takut,siapa kamu seenaknya saja!aku hanya ingin belajar di sekolah ini" jawab aurel dengan agak rasa takut


"dasar anak miskin,berani beraninya ya kamu berkata tidak sopan seperti itu pada kami" bicara jeni sambil ingin menampar pipi aurel,tetapi langsung ditahan dengan cepat oleh ariq.


"untung saja ariq segera datang kalau tidak habislah aku*"gumam aurel


" kamu lah yang tidak sopan kepada aurel,dan kau\(menunjuk chika\)jangan sombong kamu dengan kekayaanmu,kekayaanmu itu kuga bukan hasil kerjamu tetapi uang dari ayah dan ibumu"balas ariq kesal,yang masih menahan tangan jeni,dan lalu memelintir tangannya hingga jeni merintih kesakitan

__ADS_1


"aww,,,,maafkan aku ariq,tolong lepaskan tanganku" rintih jeni memohon


ariq pun melepaskan tangan jeni dan lalu mengancam mereka berdua


"awas kalian jika aku melihat kalian memperlakukan aurel seperti ini lagi,aku tidak akan segan segan menghabisi kalian" ancam ariq tegas yang tidak tahan akan perlakuan mereka kepada aurel dan menekan kan kata terakhirnya


ariq pun langsung memeluk aurel,aurel hanya diam mematung,kaget dengan apa yang dilakukan ariq padanya


"kamu tidak apa apa aurel?apa kamu terluka?jika ada yang terluka aku akan memberi mereka pelajaran sekarang juga" tanya ariq khawatir


"uhh,,,itu aku tidak apa apa,tapi bisakah kau melepaskan pelukanmu?" rintih aurel karna ariq memeluknya dengan sangat erat


"maafkan aku,aku sangat khawatir padamu,dan aku juga sudah diberi tanggung jawab oleh ibumu untuk menjagamu"jawab ariq pelan


mendengar hal itu ariq sudah tidak terlalu khawatir lagi.


dan melihat chika dan jeni yang masih berdiri memperhatikan ariq dan Aurel


"apa yang kalian lihat untuk apa kalian masih berdiri disini,pergi kalian!" bentak ariq yang membuat mereka berdua pergi dan murid murid yang sedang memperhatikannya.


 


"hei chika sebenarnya ada apa dengan mereka berdua?kenapa mereka terlihat sangat akrab.dan si ariq itu,untuk apa dia pake segala ngebelain si miskin itu,masih sakit banget nih tangan gue di pelintir sama si ariq" tanya jeni kepada chika

__ADS_1


"aku juga tidak tau,tapi kita harus berhati hati dengan ariq,ariq itu sebenarnya adalah anak dari keluarga wilden yang paling terkaya kedua di Jakarta, kita tidak boleh membully si miskin di depan ariq" jawab jeni waspada


 


ariq pun langsung membawa aurel ke kelas.ariq duduk sebangku dengan aurel.


aurel pun bingung kenapa ariq masih juga duduk di sampingnya padahal bel sudah berbunyi,waktunya memulai pelajaran


"kamu tidak pergi ke kelasmu?ini sudah bel masuk loh" tanya aurel


"tidak,mulai sekarang aku akan dikelas ini,untuk menemani mu" senyum ariq kepada aurel


"apa?tapi bukankah kelasmu kemarin di A?"tanya aurel lagi


"aku sudah mengurusnya tadi untuk pindah ke kelas ini,jadi tenang saja"jelas ariq


dengan jawaban ariq itu,aurel pun merasa tenang dan aman dengan adanya ariq yang selalu berada disampingnya.


🔥🔥🔥


**segini dulu ya cerita lanjutanya dari author,maaf ya kalo author jarang update,dan maaf kalo ada salah kata dalam penulisan😇**


 

__ADS_1


__ADS_2