
2 bulan pun berlalu, tidak terasa waktu berjalan dengan begitu cepat, alexei pun sudah sadar dan mulai terbiasa dengan kehidupan di dunia kecil.
Chloe dan Nathan pun menunjukkan perkembangan yang sangat pesat dalam beberapa bulan ini. tidak hanya kekuatan saja yang berkembang, hubungan mereka pun semakin erat seiring bergulirnya waktu.
"... sudah 5 hari berlalu di dunia kultivator, hari ini aku akan kembali ke kekaisaran." Ucap Chloe.
"Baiklah, sering-seringlah datang kesini Chloe." Ucap Nathan yang tidak mau berpisah dengan temannya itu.
"I, iya.. alexei, kau mau ikut denganku atau tetap disini?" Tanya Chloe saat melihat alexei.
"A, aku.. tetap disini saja." Jawab alexei dengan senyum keraguan.
"Tuan putri, di dalam cincin ini terdapat banak sumber daya serta buah-buahan tingkat tinggi yang sudah saya kumpulkan." Ucap Lou sambil memberikan sebuah cincin yang terbuat dari emas kepada Chloe.
Bagaimana pun ini adalah sumber daya tingkat tinggi yang sangat jarang ada di dunia kultivator. Ditambah.. Lou sangat bekerja keras mengumpulkan ini semua di dalam hutan dunia kecil hingga Chloe tak sanggup untuk menolaknya.
"Baiklah, terima kasih Lou. jaga diri kalian baik-baik ya.." ucap Chloe pamit lalu menerima cincin pemberian Lou, dewi spirit pun menggunakan kekuatannya dan menteleportasikan Chloe ke kamarnya.
Chloe segera membersihkan badannya lalu berganti pakaian, ia pun tak lupa memakai jubah dan menutupi wajahnya, ia keluar secara diam-diam keluar dari istana menuju pasar di ibukota.
"Fyuh, akhirnya bisa keluar!" Ucap Chloe lega, ia menyusuri jalanan utama lalu msuk ke sebuah gang, lama kelamaan gang yang ia lewati semakin sempit dan juga gelap, hingga ia tiba di sebuah toko yang sangat kumuh.
Chloe berjalan masuk ke dalam toko itu, di dalam terlihat seperti salon yang bangkrut.
"Maaf, salon kami sudah tutup. Jika anda ingin menata rambut.. silahkan pergi ke salon sebelah." Ucap pemilik toko itu yang bernama emely.
"A, aku tidak punya uang untuk pergi ke salon itu.. bisakah anda memotong rambutku saja." Ucap Chloe yang berpura-pura menjadi rakyat miskin.
"Em.. baiklah. Silahkan lepas tudungmu. Kamu mau potong rambut seperti apa?" Tanya emely yang sibuk mempersiapkan alatnya.
"Em.. rapihkan saja potongannya." Ucap Chloe sambil melepas tudungnya.
"Klontang.."
Emely menjatuhkan guntingnya saat melihat rambut Chloe, ia langsung bersimpuh hormat dan berkata, "hamba memberi salam kepada bintang kekaisaran, Maafkan hamba karena tidak mengenali Yang Mulia Putri sebelumnya."
Chloe hanya menatap emely dari pantulan cermin di depannya.
"Sudahlah, jangan berlebihan emely. Aku datang untuk menata rambut, jadi cepat selesaikan." Ucap chloe cuek.
"Ma, mana saya berani.." ucap amely yang langsung dipotong oleh Chloe.
"Amely..!" Ucap Chloe yang terlihat kesal.
"Ba, baik Yang Mulia.. akan segera saya laksanakan!" Ucap amely, Ia pun mulai menata rambut Chloe.
Beberapa menit berlalu, amely sudah menyelesaikan pekerjaannya.
Chloe yang merasa puas, memberikan sekantong koin emas.
"I, ini berlebihan Yang Mulia!" Ucap Amely menolak.
"Ini bayaranmu, sekaligus uang tutup mulut.
Dan.. belilah sebuah toko di jalan delima, harga jualnya sangat murah dan juga letaknya sangat strategis." Ucap Chloe, ia memakai jubahnya kembali, lalu memberikan sekantong koin emas lagi.
"Mulai sekarang, aku akan menjadi investormu. Aku akan segera mengirim kontrak kerja kita, jadi.. bekerjalah dengan keras!" Ucap Chloe lalu berjalan pergi.
"Ah.. te, terima kasih Yang Mulia! Saya tidak akan melupakan kebaikan anda!" Ucap emely dengan perasaan bahagia.
Chloe berjalan menyusuri gang untuk menuju jalan utama, namun.. ditengah perjalanan ia merasa seseorang mengikutinya, ia menghentikan langkahnya dan melirik ke belakang.
"Kalian keluarlah! Berhenti mengikutiku!" Ucap Chloe dengan dingin.
"Tidak seru! Seharusnya kau pura-pura tidak tau!" Ucap salah seorang yang keluar dari kegelapan.
"Lama tak bertemu... Yohan, Lohan!" Ucap chloe sambil berbalik badan.
"Kemana saja kau? Kakek, nenek, kaisar, bibi dan semua orang sangat mengkhawatirkanmu! Ucap Lohan dengan kesal.
"Ya, gara-gara kau! Kami harus jauh-jauh kemari hanya untuk mencarimu!" Tambah Yohan.
__ADS_1
Rambut merah bersinar seperti permata ruby, mata jernih berwarna emerald, badan yang gagah dan tinggi, itulah Yohan dan Lohan, mereka adalah sepupuku.
Nenekku berasal dari kekaisaran tenebrarum, nenekku juga merupakan seorang marchiones. Dan.. mereka adalah anak dari adik ibunda yang menetap di kekaisaran tenebrarum untuk meneruskan gelar nenek.
Yang paling mengejutkan, Lohan mampu memonopoli kekaisaran dengan menggunakan organisasi dibawah kepemimpinannya dan Yohan yang memonopoli ekonomi kekaisaran di umur mereka yang tergolong sangat muda.
"Benar-benar buat iri saja.." guman Chloe.
"Hei kalian! Aku baru saja menemukan sesuatu yang berharga,"
Chloe mengeluarkan sebuah apel dari dalam cincin pemberian Lou dan menunjukkannya pada sepupunya.
"Aku akan memberikan 5 buah apel tingkat tinggi ini secara gratis. Tetapi.. kalian jangan menggangguku dan jangan memberi tau kaisar tentang keberadaanku!"
"Ckckck, pasti apel itu kamu pungut dari jalanan!" Ucap Yohan meledek.
"Terserah kalau tidak mau percaya, lagi pula yang rugi kalian! Kalau gitu aku pergi!" Ucap Chloe lalu pergi ke udara, karena ia sudah memasuki tingkat penyihir agung, ia bisa terbang di angkasa dengan bebas.
Setelah terbang beberapa menit, Chloe mendarat di depan gerbang pintu istana.
"Anda siapa?" Ucap prajurit penjaga gerbang.
Chloe menghela napas lalu membuka tudungnya.
"Hamba menghadap bintang harapan kekaisaran, maaf tidak mengenali anda yang mulia putri." Ucap prajurit penjaga tersebut lalu membiarkan Chloe masuk.
"Mengapa istana terlihat ramai?" Tanya Chloe saat melihat orang asing sedang berlalu lalang.
"Ah, Karena Yang Mulia Baginda Kaisar sedang menjalin hubungan politik dengan kekaisaran tenebrarum, dan.. beberapa hari lagi, para utusan dari kekaisaran akan segera tiba." Jawab prajurit penjaga tersebut.
"Baiklah, kamu sudah bekerja dengan giat." Ucap chloe, ia mengeluarkan beberapa koin emas lalu memberikannya kepada prajurit penjaga tersebut.
"Terima kasih banyak Yang Mulia Putri." Ucap prajurit itu dengan perasaan senang karena mendapat 100 koin emas.
Chloe melangkahkan kakinya menuju istana utama untuk bertemu dengan ayahandanya.
Sesampainya disana, Chloe berjalan mendekat ke ruang kerja ayahandanya.
"...aku ingin bertemu dengan baginda." Jawab Chloe, lalu melanjutkan langkahnya, namun dihentikan oleh pelayan itu.
"Apa anda sudah membuat janji? Yah.. karena jadwal baginda sangat padat.. sebaiknya anda kembali." Ucap pelayan itu dengan nada meremehkan.
"Sudah membuat janji atau tidak bukan urusanmu, jangan menghalangiku!" Ucap Chloe yang terlihat kesal.
" sudah dibaikin malah ngelunjak, dasar rakyat jelata! Dengan pakaian lusuh gini mau bertemu baginda?" Ucap pelayan itu tambah menjadi.
"Benar juga, aku kan gak pernah ke istana utama, wajar saja jika orang-orang tak mengenaliku, ditambah.. aku belum berganti baju." Batin Chloe, ia menatap pelayan itu lalu melanjutkan langkahnya.
"Sudah saya bilang, sebaiknya anda kembali!!" Bentak pelayan itu sambil menarik tangan chloe dengan kencang.
"Tunggu dulu, ini bukan seragam istana, sebenarnya siapa kau?" Tanya Chloe.
"Ahaha, tentu saja aku bukan pelayan istana, aku adalah wanita pelayan malam milik tuan muda yohan." Jawab pelayan itu dengan sombong.
"A,apa? Yohan lebih muda 1 tahun dariku, tetapi dia sudah memiliki wanita penghibur? Dasar Yohan sampah" Ucap chloe terkejut sambil memaki sepupunya itu.
Sebuah tamparan mendarat di pipi chloe, suaran tamparan itu terdengar sangat nyaring, dan pelayan itu berkata dengan nada marah.
"Beraninya rakyat rendahan sepertimu memanggil tuan muda dengan nama bahkan memakinya?! Aku akan melaporkannya pada tuan muda!"
"Ada apa ini ribut-ribut?" Ucap yohan yang baru tiba dan melihat pertengkaran chloe dan pelayannya.
"Tuan muda, rakyat rendahan ini menghina tuan muda serta mau memukulku." Ucap pelayan itu sambil berlari ke arah yohan.
"Hah.. sudah menamparku, masih berani memfitnah lagi. Yohan, pecat pelayanmu itu, aku akan mencarikan pelayan yang lebih baik!" Ucap Chloe lalu pergi meninggalkan Yohan.
Chloe masuk ke ruang kerja kaisar dan menemui ayahandanya.
"Saya memberi salam kepada Ayahanda," ucap chloe memberi salam.
"Sudahlah, darimana saja kau selama 5 hari ini? Ibundamu sangat mengkhawatirkanmu." Ucap kaisar, ia melangkahkan kakinya dan memeluk erat chloe.
__ADS_1
"Saya.. habis menenangkan diri ayahanda," jawab chloe.
"Begitu ya, syukurlah kamu baik-baik saja." Ucap kaisar, ia mencium kening Chloe dengan lembut lalu mengajaknya duduk.
"Kenapa ayahanda terlihat santai? Bukankah ayahanda sedang sibuk?" Tanya chloe saat melihat ayahandanya bermalas-malasan.
"Yang sibuk itu para bawahan, kalau ayahanda sih punya waktu senggang." Jawab kaisar dengan santai.
"Oh iya, rapat politik kali ini kau harus hadir sebagai ketua rapat itu. karena yang datang bukan utusan melainkan putra mahkota. Tenang saja, para sepupumu dan perdana menteri claude akan ikut rapat itu." Ucap kaisar lalu kembali ke meja kerjanya.
"Ini bukan bujukan melainkan perintah.." batin chloe.
"Ayahanda, saya menemukan beberapa barang langka, apa saya boleh menunjukkannya di rapat politik?" Tanya chloe sambil tersenyum.
Kaisar hanya menghela napas lalu menganggukkan kepalanya.
"Apa pun yang mau kamu lakukan, ayahanda akan selalu mendukungmu."
"Baik, terima kasih ayahanda. Kalau begitu saya pamit undur diri." Ucap chloe, kemudian melangkahkan kakinya keluar.
"Chloe! Bagaimana bila apel tingkat tinggimu itu dijual kepadaku saja? Aku akan membayarnya dengan harga tinggi!" Ucap yohan yang sudah menunggu chloe di depan pintu.
"Tidak, aku sudah mempunyai banyak uang." Ucap chloe dingin lalu berjalan meninggalkan yohan.
"H-hei, jangan jual mahal begitu dong! Memang seberapa banyak sih uangmu itu?" Ucap yohan yang berusaha membujuk chloe sembari mengejarnya.
Chloe berhenti lalu membalik badannya.
"Yang pasti, lebih banyak dari hartamu yang sekarang." Ucap chloe tersenyum kemudian berjalan meninggalkan yohan.
...----------------...
*kamar Lohan.
"Jadi, kamu mau informasi mengenai para pangeran kekaisaran tenebrarum?" Tanya Lohan sembari membaca dokumen.
"Iya. kecuali Nathan," jawab chloe sembari menikmati secangkir teh.
"Hm? Kenapa? Padahal pengeran Nathan memiliki mata permata yang sama denganmu." Tanya Lohan.
"Aku sudah bertemu dengannya dan melihat masa lalunya, kau tau kan bahwa... mata permata milikku ini bisa melihat menembus dimensi dan waktu saat menatap sesuatu!" Ucap chloe.
Lohan terkejut saat mendengar omongan chloe dan langsung menatapnya.
"Jaga bicaramu itu, selalu ada telinga dimana-mana! Berarti.. aku harus mencari informasi mengenai 6 pangeran, totalnya 120 koin emas." Ucap Lohan.
Chloe mengeluarkan koin emas dari cincinnya lalu menghitungnya dan memberikannya pada Lohan.
"150 koin, ini termasuk uang tutup mulut."
"Wih, habis menggali harta dimana? Uang jajanmu selama 1 bulan saja tidak sampai segini." Ucap lohan senang saat melihat tumpukan koin emas di depannya.
"Oh iya, aku akan mendistribusikan buah apel tingkat tinggi padamu. 5 buah dalam setahun sekali, kau pasti tau cara menjualnya dengan harga tinggi kepada keluarga kekaisaran kan?" Ucap chloe yang mendadak serius.
"Harusnya kau menawarkan pada yohan," ucap lohan yang kembali memeriksa dokumennya.
"Tidak, tidak, tidak. Yohan yang payah itu tidak akan mampu! Aku mau memonopoli keluarga kaisar tenebrarum lewat organisasimu."
Lohan terlihat tertegun dengan perkataan chloe.
"Ha, ahahahaha. Padahal kemarin kau masih terlihat seperti anak ayam, Ternyata kau lebih cerdik dari yang aku bayangkan. Baiklah, aku akan membantumu." Ucap Lohan yang merasa tertarik dengan perkataan Chloe.
...~bersambung~...
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Hayy semua, jangan lupa like, komen, dan favoritkan agar novelis semakin semangat buat ceritanya.
Oh, jangan lupa dukung karya ini dengan memvote ya...
Maaf bila banyak kesalahan & Terima kasih....🙏
__ADS_1
Salam penuh cinta dari novelis😘