The Kingdoms Of Magic

The Kingdoms Of Magic
Episode 11: Rencana Zuiken


__ADS_3

Di pagi hari, Togaki sedang jalan jalan diarea perumahan. Pada saat melewati pemakaman, Togaki melihat Kirishima berada dipemakaman. Kirishima seperti menangis saat memegang salah satu makam.


Togaki pun menghampiri Kirishima.


Togaki: "Hei Kirishima, siapa makam ini?".


Kirishima: "Dia Dirgris salah satu dari pasukanku".


Togaki: "Tidak. Tidak mungkin".


Kirishima: "Itu benar Tuan".


Togaki: "Oh tidak. Apa yang terjadi kepadanya?".


Kirishima: "D-dia dibunuh oleh sosok misterius".


Togaki: "Apa!! Geaaahh. Sialan kau Zuiken".


Kirishima: "Tuan tau dia siapa?".


Togaki: "Ya dia Zuiken sahabatku dulu".


Kirishima: "Kenapa jadi seperti ini sih? kenapa seiring berjalannya waktu selalu saja kehilangan seseorang. Apa ini pertanda kalau pasukan elite bakalan gugur".


Togaki: "Tidak Kirishima. Pasukan elite tidak mungkin gugur dalam waktu dekat. Begini saja kita sama sama cari cara agar pasukan elite terus bertambah".


Kirishima: "Baiklah".


...--------------------------------------------------------------...


Di ruangannya, Togaki sedang memikirkan cara supaya menambah pasukan elite.


Togaki: "Hahhh. Aku harus cari cara untuk bisa menambahkan pasukan eliteku".


Hashira: "Emm bagaimana kalau kita mengadakan ujian untuk menambahkan pasukan elite?".


Togaki: "Hmm ujian yaaa. Ide bagus sih".


Hashira: "Kalau misalnya anda setuju, saya akan mempersiapkan tempatnya dan anda yang persiapkan kapan dimulainya".


Togaki: "Hmm sepertinya aku setuju. Dan aku punya rencana untuk ujian ini".


Hashira: "Baiklah kalau begitu saya akan persiapkan dulu tempatnya".


Hashira pergi dan mencari tempat yang cocok untuk dijadikan tempat ujian. Setelah beberapa kali mencari, akhirnya Hashira menemukan tempat cocok dan itu adalah lapangan luas.


Hashira langsung menemui Togaki dan melaporkannya.


Hashira: "Togaki, saya sudah menemukan tempat yang cocok untuk dijadikan tempat ujian".


Togaki: "Tempat apa itu?".


Hashira: "Lapangan luas. Tempat itu berada dekat dengan taman bunga".


Togaki: "Baiklah. Aku juga sudah tentukan kapan dimulainya ujian tersebut".


Hashira: "Kapan?".


Togaki: "2 hari lagi".


...--------------------------------------------------------------...


2 hari kemudian ujian pun dimulai. para penonton berkumpul di dekat lapangan. Semua para peserta sudah berkumpul disuatu tempat. Para peserta ini adalah pasukan biasa milik Togaki.


Togaki dan Hashira beserta para pemimpin lainnya berada di atas lapangan.


Togaki: "Ngomong ngomong jumlahnya ada berapa?".


Hashira: "Menurut data disini jumlahnya sekitar 50 orang".


Togaki: "50 orang!! sangat sedikit sekali".


Togaki pun maju dan memimpin ujian tersebut.


Togaki: "Ekhemm selamat pagi semuanya. Semoga sehat selalu yaaa. Kali ini kita akan mengadakan ujian gelaran untuk menjadi pasukan elite Fire Ghost. Ujian ini adalah ujian 1 lawan 1 dimana jika 1 orang menyerah, maka orang satunya lagi dianggap sebagai pemenang. paham?".


"Paham Tuan!!". Ucap seluruh para peserta.


Togaki: "Baiklah sekarang kita langsung mulai saja ke pertandingan pertama".


Togaki memulai ujian tersebut. Para perserta harus berjuang habis habisan. Togaki melihatnya sangat kagum karena ini pertama kalinya dalam sejarah kerajaan api. Karena waktu dulu tidak ada yang namanya ujian.


...--------------------------------------------------------------...


Disisi lain, tepatnya di hutan Young Ling, Zuiken sedang membujuk para goblin untuk bekerja sama menyerang kembali kerajaan api.


Zuiken: "Aku punya 1 permintaan untuk kalian. Maukah kalian bekerja sama untuk menyerang kerajaan api?".


"Ya kami mau tapi, harus ada imbalannya yaitu emas yang banyak". Ucap salah seorang Goblin.


Zuiken: "Baiklah kalau begitu".


Tidak lama setelah itu, Zuiken langsung memanipulasi para goblin tersebut menggunakan kekuatan ilusi. Para goblin itu berubah jadi raksasa. Zuiken melihatnya sangat senang karena kekuatan ilusinya bekerja dengan baik.


Zuiken: "Baiklah saatnya rencana dimulai".


Zuiken membawa goblin raksasa ke kerajaan api menggunakan portal miliknya.


...--------------------------------------------------------------...

__ADS_1


Pertandingan demi pertandingan terus terjadi.


Disaat tengah melaksanakan ujian, tiba tiba ledakan besar muncul di pinggir lapangan. Togaki terkejut mendengar suara ledakan itu.


Togaki: "Ada apa ini? tiba tiba ada ledakan seperti ini".


Tiba tiba muncul goblin raksasa dibelakang Togaki. Togaki berhasil menghindar dari serangan goblin raksasa itu.


Togaki: "Apa? Goblin raksasa!! k-kenapa dia ada disini?".


Satu persatu goblin raksasa muncul tempat sekitar lapangan.


Togaki: "Geahh kalau seperti ini... Kariz kerahkan para pasukan lain untuk menyerang goblin raksasa ini".


Kariz: "Baik tuan".


Kariz bergegas memberitahu pasukan lainnya.


Togaki: "Sepertinya aku harus serang terlebih dahulu".


Togaki pun menyerang goblin raksasa itu. Ia langsung mengeluarkan Black Fire Attack untuk menyerang goblin raksasa tersebut. Goblin raksasa itu langsung terkena api hitam dan tubuhnya terbakar. Tapi, goblin raksasa lainnya muncul dibelakang Togaki. Togaki pun menghindar dari goblin raksasa itu dan langsung menggunakan senjata api untuk menyerang goblin raksasa.


Togaki melompat dan naik ke salah satu tubuh goblin raksasa. Ia mengeluarkan api besar dari senjatanya. Togaki menusuk tubuh si goblin raksasa itu menggunakan senjatanya yang dicampur oleh api. Togaki terus menusuk goblin raksasa itu sampai tubuhnya keluar api yang besar. Goblin raksasa itu kesakitan dan ia langsung melompat sangat jauh.


Togaki kewalahan karena goblin raksasa itu terus melompat kemana mana. Togaki pun turun dari tubuh goblin raksasa dan langsung mengeluarkan Big Fireball. Bola api besar menghajar tubuh goblin raksasa hingga tubuhnya terbakar hangus.


Togaki: "Hah hah hah. Gehhh!! ini sangat merepotkan".


...--------------------------------------------------------------...


Disisi lain, Zuiken berada di atas benteng utama kerajaan api. Ia sedang melihat hancurnya beberapa bangunan dikerajaan api.


Zuiken: "Hahaha. Sepertinya rencanaku berhasil. Heh saatnya giliranku untuk menyerang".


Zuiken pun turun dari benteng utama. Ia langsung terbang begitu saja. Rupanya Zuiken menggunakan kekuatan hebat dimana tubuhnya berubah sepenuhnya menjadi api. Zuiken terbang diatas bangunan kerajaan api.


Zuiken: "Haha aku datang Togaki".


...--------------------------------------------------------------...


Disisi lain, Togaki masih bertarung dengan goblin raksasa.


Para pasukan Togaki akhirnya sudah sampai dan langsung menyerang goblin raksasa.


Togaki: "Semuanya tolong serang goblin raksasa itu. terus lah menyerang hingga goblin raksasa itu terpukul mundur".


"Baik tuan". Ucap seluruh pasukan.


Para pasukan Togaki menyerang dari segala arah. Goblin raksasa itu kewalahan karena banyaknya pasukan Togaki yang terus menyerang.


...--------------------------------------------------------------...


Hashira: "K-kau Zui...".


Zuiken langsung mencekik Hashira dengan sangat keras.


Zuiken: "Kau penasehat Togaki kan? Akan ku jadikan kau sebagai bawahanku".


Zuiken memberikan setengah kekuatannya kepada Hashira. Hashira berteriak kesakitan. Hashira pun langsung berubah seketika.


Zuiken: "Hashira, Serang Togaki sampai tak berdaya".


Hashira: "Baik tuan".


Hashira pun pergi menggunakan jubah milik Zuiken.


...--------------------------------------------------------------...


Disisi lain, Togaki bersama pasukannya terus menyerang Goblin raksasa. Satu persatu goblin raksasa itu tumbang akibat serangan dari pasukan Togaki. Saat mereka tengah menyerang Goblin raksasa, Tiba tiba muncul sosok orang berjubah menyerang Togaki dan pasukannya. Tapi Togaki berhasil menahannya menggunakan Pelindung api.


Togaki: "Hahaha ternyata kau rupanya yang merusak tempat ini Zuiken".


Togaki mengira bahwa orang berjubah itu adalah Zuiken.


Togaki: "Saatnya pembalasan".


Togaki menghilang dan muncul dibelakang orang berjubah itu. Togaki menyerang secara babi buta. Dia menggunakan Streak Fire untuk menyerang orang berjubah. Orang berjubah itu menghindari serangannya dan mengeluarkan Semburan api besar ke arah Togaki. Togaki dengan mudah menghindarinya. Dia pun tidak berpikir panjang langsung mengeluarkan Fire Dragon. Naga api itu muncul diatas langit. Togaki naik ke punggung naga api dan menyerang orang berjubah.


Orang berjubah langsung mengeluarkan ledakan api. Naga api beserta Togaki terkena ledakan api dan terpental jauh.


Togaki: "Geahh sial, dia sangat sulit dikalahkan".


Tiba tiba Kirishima datang dan langsung menyerang orang berjubah menggunakan Tendangan api. Tapi, orang berjubah berhasil menghindar.


Togaki: "Kirishima!! Akhirnya kau datang juga".


Kirishima: "Maaf tuan aku terlambat".


Togaki: "Tidak apa apa. Ngomong ngomong kau melihat Hashira?".


Kirishima: "Tidak tuan. Aku tidak melihatnya".


Togaki: "Haduh dimana sih Dia".


Orang berjubah itu langsung menyerang mereka berdua begitu saja. Orang berjubah itu menangkap Togaki dan Kirishima. Dia dihentakan dan diseret hingga mengeluarkan darah. Togaki dan Kirishima tidak bisa bergerak karena terus diseret oleh orang berjubah. Mereka berdua terus diseret hingga terpental sampai gerbang digedung utama.


Togaki: "Gahhh Hah hah hah. Tubuhku terasa sangat sakit".


Orang berjubah itu tiba tiba muncul didepan Togaki dan menyerang menggunakan cakar api. Tapi, berhasil ditahan oleh Kirishima menggunakan Pelindung api.

__ADS_1


Kirishima: "Tuan, bertahanlah".


Togaki pun menyerang orang berjubah tersebut. Dia mengeluarkan Big Fireball. Bola api besar itu muncul didalam tanah yang dipijak oleh orang berjubah. Orang berjubah itu terpental keatas. Kirishima langsung melancarkan serangannya menggunakan "Pukulan Api Jitu".


Kirishima memukul orang berjubah itu dengan sangat keras. Orang berjubah itu terpental sangat jauh.


Kirishima dan Togaki menghampiri orang berjubah tersebut. Orang berjubah itu mengeluarkan darah dari mulutnya.


Togaki: "Akhirnya kau kalah juga Zuiken. Sudah lama aku ingin melihat kau kalah melawanku".


...--------------------------------------------------------------...


Ditempat lain tepatnya diatas benteng kerajaan api, Zuiken mengambil semua kekuatan yang diberikannya.


Zuiken: "Heh sepertinya rencana harus berhenti sementara. Aku akan pergi ke sini suatu saat nanti".


Zuiken melepaskan kekuatan dari Hashira, dan merubah ukuran goblin raksasa menjadi seperti semula.


Zuiken: "Togaki, maafkan aku karena sudah melukai penasehatmu. Hahaha".


Zuiken turun dari atas benteng dan meninggalkan kerajaan api.


...--------------------------------------------------------------...


Disisi lain, Orang berjubah itu tiba tiba berubah menjadi Hashira.


Togaki: "K-kau Hashira!!!".


Togaki dan Kirishima terkejut karena yang dia serang adalah Hashira.


Togaki langsung memeluk Hashira.


Togaki: "Hei Hashira, bangunlah. Maafkan aku. Aku tidak tahu kalau itu kau bukan Zuiken. Hei.... Bangunlah".


Togaki merasa bersalah dan menangis dihadapan Hashira.


Hashira: "T-togaki. Uhuk uhuk. J-jangan sedih begitu. Uhuk. S-sepertinya tidak lama lagi aku akan meninggalkanmu".


Togaki: "Hashira jangan bicara seperti itu. Kau tidak mungkin meninggalkanku. Aku tidak ingin kehilangan orang terdekatku lagi".


Hashira: "T-togaki, Aku punya 1 pesan untukmu. J-jagalah kerajaan ini. Jangan sampai kerajaan ini hancur akibat kejahatan. A-aku ingin melihat kerajaan ini damai dan aman dari ancaman besar".


Hashira pun menghembuskan nafas terakhirnya.


Togaki: "Hei Hashira, tolong bangunlah jangan tinggalkan aku. Hei bangunlah Hashira, Hashira, Hashiraaaaaaaaa!!!".


Togaki berteriak karena Hashira sudah tiada.


Togaki: "Hashira, kenapa kau meninggalkanku? kau teganya meninggalkan semua orang".


Togaki terus menangis sambil memeluk Hashira.


Kirishima: "T-tuan, sudahlah jangan menangis".


Togaki: "Kau tidak kasian dengan Hashira hah? dia sudah menolongku dan selalu memberi nasehat kepadaku".


...--------------------------------------------------------------...


Takeyushi: "Sudahlah Togaki, ikhlaskan saja".


Togaki melihat ke depan.


Togaki: "Takeyushi, kalian semua kenapa bisa ada disini?".


Oyuru: "Kami semua ada di sini berkat laporan dari pengawal Takeyushi, Hirez. Dia melihat kerajaan api penuh dengan ledakkan. Jadi dia melaporkan kepada Takeyushi dan Takeyushi pun langsung melaporkan kepada kami semua. Tapi, ternyata kami terlambat. Maafkan aku Togaki".


Togaki: "Tidak apa apa. Aku yang seharusnya minta maaf kepada kalian karena aku terlalu sombong kepada kalian. Ternyata menyelesaikan masalah sendiri itu tidak mudah yaaa".


Takeyushi: "Ya. Sudahlah sekarang kita bawa Hashira ke pemakaman".


Kirishima: "Pemakaman? ini langsung dikubur?".


Takeyushi: "Oh tidak. Kita mandikan dia terlebih dahulu. Setelah kita menguburnya, kita berdoa agar Hashira tetap tenang disisinya".


Hashira langsung dibawa ke pemakaman. Dia dimandikan terlebih dahulu. Setelah itu dia langsung dikubur. Semua orang mendoakan Hashira.


Setelah beres Mereka pun pamit kepada Togaki.


Takeyushi: "Togaki, kami semua harus pulang".


Togaki: "Oh ya terima kasih atas bantuannya".


Takeyushi dan lainnya pergi meninggalkan kerajaan api.


...--------------------------------------------------------------...


Beberapa minggu kemudian, kerajaan api kembali normal. Togaki kembali melakukan pekerjaannya.


Togaki: "Haahhh akhirnya semua kembali normal. Hashira, aku akan menjaga kerajaan ini sampai titik darah penghabisan".


...TO BE CONTINUE...


...BONUS...


...--------------------------------------------------------------...


Disebuah tempat terdapat orang memakai jubang ungu sedang duduk bersantai digua besar.


???: "Sepertinya tragedi terulang kembali. Fufufu Togaki yang malang".

__ADS_1


__ADS_2