The Kingdoms Of Magic

The Kingdoms Of Magic
Episode 15: Zanan "The Assassin"


__ADS_3

Zanan tampak senang saat menatap Oyuru.


Zanan: "Hahaha. Akhirnya kita bertemu juga setelah insiden di kerajaan api".


Oyuru: "(Ayo cepatlah berbicara)".


Kazuki: " Ouh jadi kau Zanan yaaa. Aku akan mengalahkanmu sekarang juga".


Oyuru: "Tunggu Kazuki jangan!!".


Kazuki mengeluarkan senjata dari permukaan tanah dan langsung menyerang Zanan. Tapi Zanan berhasil menangkisnya menggunakan tangannya sendiri. Zanan menghempaskan Kazuki hingga Zanan langsung memotong tangan kiri Kazuki menggunakan tangannya sendiri.


Oyuru: " Kazuki!!! Geahh sialan rasakan ini "Earthquake Attack".


Oyuru mengeluarkan serangan gempa bumi dan menghempaskan Zanan. Tapi dengan mudahnya Zanan menghindar menggunakan asap tebal. Zanan langsung berada di depan Oyuru dan menghajarnya. Tapi Oyuru berhasil menahannya menggunakan pedang tanah. Oyuru menusuk bagian perut Zanan, tapi Zanan tidak merasa kesakitan. Ia pun langsung menendang Oyuru dan menghempaskannya.


Reigiri dan Fusashi melihat Oyuru Terhempas, langsung menyerang secara bersamaan, tapi dengan mudahnya berhasil dihempaskan oleh Zanan.


Zanan: "Gahahaha. Tidak kusangka ternyata kau selemah itu Oyuru".


Tidak lama setelah itu tiba tiba permukaan tanah yang dipijak oleh Zanan bergetar dan mengeluarkan suara seperti bergemuruh. Ternyata itu adalah naga tanah yang muncul di bawah pijakan Zanan. Zanan pun berhasil terhempas ke atas oleh serangan naga tersebut. Oyuru muncul dekat dengan naga tersebut. Oyuru langsung mengeluarkan Earth Hand super besar untuk menghancurkan Zanan. Tapi Zanan berhasil menahannya dan meledakkan tangan tanah tersebut. Tidak sampai disitu, Zanan langsung menangkap Oyuru dan menghajarnya habis habisan hingga Oyuru terpental ke permukaan tanah.


Zanan pun turun dan menghampiri Oyuru. Belum sampai ke permukaan tanah tiba tiba saja bola api besar muncul dihadapan Zanan dan berhasil meledakkan bola api tersebut. Tapi Zanan berhasil menghindar dari bola api itu.


Zanan: "Geah siapa itu tadi?".


Masih belum selesai, Api hitam muncul di sekitaran Zanan. Zanan terkejut melihatnya dan ia pun langsung terbang. Tapi ia dihadang oleh seseorang menggunakan cakar api lalu menyerang Zanan hingga terpental ke permukaan tanah. Api hitam itu langsung membakar Zanan. Zanan tidak menyerah, ia kembali meledakkan tempat sekitarnya.


Di kebulan asap, Zanan melihat dua orang dihadapannya yang ternyata itu adalah Togaki Nakamura dan Kirishima.


"Akhirnya aku menemukanmu Zanan "The Assassin". Ucap Togaki dengan ekspresi tersenyum.


Kirishima: "Jadi dia yang namanya Zanan?".


Zanan: "Hehehe ternyata kau muncul juga Togaki".


Togaki: "Kirishima, bawa Oyuru ke tempat aman".


Kirishima: "Baik tuan".


Kirishima membawa Oyuru ke tempat aman.


Togaki: "Aku sudah lama tidak melihatmu Zanan. Tak kusangka kau masih hidup sampai sekarang".


Zanan: "Gahahaha. Saatnya pembalasan".


Zanan mengeluarkan senjata seperti shuriken dan melemparnya ke Togaki. Togaki berhasil menghindar lalu ia menyemburkan api kepada Zanan. Ternyata Shuriken yang dilemparnya mengeluarkan sebuah bayangan hitam panjang dan melilitkan kedua tangan Togaki. Togaki pun menggunakan Streak Fire yang muncul dihadapan Zanan. Tapi Zanan berhasil menahannya dan ia menghentakkan kakinya ke permukaan tanah. Tanah tersebut bergetar hingga membuat Togaki terpental, tapi Togaki berhasil selamat.


Kirishima pun datang dan siap untuk membantu Togaki.


Togaki: "Apa kau sudah membawanya ke tempat aman?".


Kirishima: "Sudah tuan".


Zanan: "Ini benar benar menyenangkan".

__ADS_1


Zanan mengeluarkan ledakan dan membuat disekitarnya terhempas. Togaki berhasil menahannya menggunakan pelindung api. Kirishima pun menghilang dan muncul dibelakang Zanan. Kirishima langsung menyerang Zanan menggunakan pedangnya tapi, dengan Zanan yang menyadarinya langsung menahan serangan tersebut menggunakan tangannya. Lalu Zanan membuat segumpal tanah dan menyerang Kirishima yang membuat Kirishima Terhempas ke atas.


Togaki yang melihatnya langsung menghentakkan tanahnya dan membuat tanah tersebut hancur. Zanan pun terjebak dan terjepit di dalam tanah. Togaki melancarkan serangannya menggunakan Big Fireball dan Black Fire Attack. Tanah tersebut langsung dibakar habis oleh api hitam dan bola api besar muncul tepat saat Zanan sedang terjebak di dalam tanah. Bola api besar itu membawa Zanan ke atas langit. Tiba tiba saja Oyuru muncul dan langsung membuat gumpalan tanah yang super besar untuk menyerang Zanan. Gumpalan tersebut membentuk seperti bola besar dan membuat Zanan terjebak.


Togaki melihatnya terkejut.


Togaki: "Oyuru!! Kau baik baik saja?".


Oyuru: "Jangan khawatir Togaki ini adalah masalah pribadiku. Tapi kenapa kau tiba tiba bisa ada di sini?".


Togaki: "Itu karena aku sedang melakukan patroli di sekitaran bukit dan pegunungan. Saat aku sedang berpatroli, tiba tiba muncul naga tanah dan ke atas langit. Aku pun langsung bergegas ke sana untuk melihat keadaannya tapi, ternyata yang kau lawan itu Zanan. Bagaimana dia bisa ada di sini?".


Oyuru: "Entahlah, aku masih belum mengerti".


Saat Oyuru dan Togaki sedang berbicara, tiba tiba Bola besar tersebut mengeluarkan cahaya dan ledakan pun terjadi. Zanan pun berhasil selamat dari jebakan bola besar tersebut.


Zanan: "Hah hah, ternyata kalian lumayan juga yaaa".


Zanan mengambil sesuatu dari belakang.


" Oyuru!! Lihatlah apa yang sedang digenggam olehku?". Ucap Zanan sambil tersenyum.


Oyuru: "Itu..itu Batu Permata Biru!! Kembalikan Batu itu!!".


Zanan: "Inilah tujuanku datang ke sini untuk mengambil Batu Permata Biru".


Oyuru: "Cepat kembalikan!! Geahh".


Saat Zanan memegang Batu Permata Biru itu, tiba tiba muncul sebuah rantai api dan membelenggu kedua tangan Zanan. Zanan pun ditarik ke atas langit. Ternyata itu adalah Kirishima.


Togaki langsung mengeluarkan Naga api dan menangkap Zanan hingga dibawa jauh dari permukaan tanah. Togaki pun terbang dan naik ke punggung naga api.


Togaki: "Aku harus menghabisimu sekali lagi".


"Sial". Ucap Zanan dengan ekspresi kesal.


Togaki mengeluarkan semburan api hitam dan membakar wajah Zanan. Zanan pun kesakitan. Ia langsung meledakkan diri. Ledakkan tersebut sangat besar sehingga mampu membuat Togaki tidak sadarkan diri dan jatuh ke permukaan tanah. Kirishima melihat Togaki terjatuh, langsung menyelamatkannya.


Kirishima: "Tuan! Bangunlah tuan".


Tidak lama kemudian, Togaki pun tersadar.


Togaki: "Hah hah hah. Dimana aku?".


Kirishima: "Akhirnya. Kau menang tuan, kau selamat".


Togaki pun tersenyum dan memberikan Batu Permata Biru itu kepada Oyuru.


Oyuru: "Kau berhasil mendapatkannya? Terima kasih Togaki".


Togaki: "Sama sama".


Reigiri dan Fusashi datang membawa Kazuki yang masih belum sadarkan diri.


Oyuru melihatnya terkejut dan langsung menghampirinya.

__ADS_1


Oyuru: "K-kazuki!! Bangun Kazuki!!".


Fusashi: "D-dia sudah tidak ada T-tuan".


"K-kazuki telah meninggal tuan". Ucap Reigiri dengan tangisannya.


Oyuru yang tidak percaya langsung memeluk Kazuki.


Oyuru: "Hei Kazuki, bangunlah kita sudah menang Kazuki. Kazuki, Kazuki, KAZUKIIIII!!!".


Oyuru menangis atas meninggal Kazuki. Kazuki meninggal dengan tangan kirinya yang terpotong.


Oyuru: "Kazuki! Bangunlah".


Togaki pun menenangkan Oyuru.


Togaki: "Sudahlah Oyuru. Jangan seperti itu kau harus kuat Oyuru".


Togaki melihatnya membuat ia akan teringat dengan penasihatnya Hashira.


Kirishima: "Sepertinya kita harus pergi ke suatu tempat".


Reigiri: "Kita pergi ke desa Taki".


...--------------------------------------------------------------...


Keesokkan harinya Oyuru bersama 2 prajuritnya bersiap siap untuk pulang.


Oyuru: "Pak, kami izin pamit dulu untuk membawa jenazah ke tempat kami".


Doku: "Baiklah, hati hati nak".


Oyuru pun berangkat menggunakan kendaraan berkuda.


...--------------------------------------------------------------...


Sesampainya di kerajaan tanah, Oyuru bersama 2 prajuritnya disambut hangat oleh warganya. Tapi tidak dengan ekspresi Oyuru, ia masih sedih atas kehilangan 1 prajurit terbaiknya. Oyuru melaksanakan upacara pemakaman. Setelah selesai upacara pemakaman, Oyuru pergi ke kastilnya untuk beristirahat.


"Geahh aku harus melakukan pembalasan kepada Zanan. Haahh aku sangat kesal". Ucap Oyuru dengan ekspresi sangat marah dan menendang nendang meja.


"Saat aku bertemu denganmu, jangan harap kau akan selamat". Ucap Oyuru sambil melipatkan tangan di atas meja dengan wajah yang kesal.


"Gahahaha Gahahaha!!!". Ucap Zanan dengan ekspresi tertawa terbahak bahak.


(Edit: Adegan ini seperti 2 adegan dalam satu gambar/layar.)


...TO BE CONTINUE...


...BONUS ENDING...


...--------------------------------------------------------------...


Di sebuah tempat, Zanan sedang mempersiapkan para pasukan untuk kembali menyerang dan merebut Batu Permata Biru.


Zanan: "Oyuru, Saatnya Pembalasan Gahahahaha!!!".

__ADS_1


Suara petir menyambar kemana mana saat Zanan sedang Tertawa.


__ADS_2