
Keesokan harinya, Kirishima bersama pasukannya berada ditepi sungai Ganil dan membuat 2 tenda. Berhari hari mereka berada disebuah tenda, Akhirnya Kirishima kembali sadar. Kirishima merasa bingung karena ia berada di tenda.
"Aduhh tempat apa ini? Apa aku ada dikerajaan?". Ucap Kirishima dengan ekspresi bingung.
"Tuan sekarang berada disebuah tenda. Dan tuan berada ditepi sungai Ganil". Ucap seorang pasukan Fire Ghost.
Kirishima: "Sekarang sudah hari berapa?".
"Sudah hari ke 5 dalam misi ini. T-tapi, Jendral Goru diculik oleh sosok misterius itu".
Kirishima: "K-kalian!!! K-kenapa pasukanku berjumlah 5? D-dimana yang lainnya?".
"M-maaf tuan, sisanya sudah tewas saat pertempuran disebuah perahu besar".
Kirishima: "P-perahu besar!! Emangnya perahu itu ada disungai ini?".
"Iya tuan".
Kirishima: "Kau bodoh ya, perahu besar itu tempat tinggalnya para goblin tau".
"M-maafkan aku tuan. A-aku tidak tahu kalau itu perahu milik para goblin".
Kirishima: "Sudahlah yang penting kita harus mencari Jendral Goru terlebih dahulu".
"T-tapi tuan, Kita tidak tahu dimana Jendral Goru berada".
Kirishima: "Hmmm begini saja. Kita buat 2 kelompok. 1 kelompok dibagi 3 orang. aku akan berada di kelompok 1 dan bergabung dengan Raferd dan Olvas. Sedangkan kalian Girui, Shimitsu, dan Dirgris berada dikelompok 2".
Girui: "B-baik tuan".
Kirishima: "Ok. sekarang kita langsung ke intinya. Jadi, kalian bertiga pergi ke arah barat dan selatan. Sedangkan aku dan lainnya akan pergi ke arah utara dan timur. Kalian paham?".
Shimitsu: "S-sekarang dimulainya?".
Kirishima: "Ya. Aku beri waktu sampai esok hari dan bertemu lagi disini".
Pencarian pun dimulai. Girui, Shimitsu, Dirgris pergi ke arah barat terlebih dahulu sedangkan Kirishima, Raferd dan Olvas pergi ke arah utara.
hingga tiba dimalam hari. Kirishima melihat para goblin berkumpul disebuah gubuk kecil dan disitu terdapat sesosok misterius. Kirishima kaget adanya sosok misterius itu. Kirishima langsung memanggil Raferd dan Olvas.
Kirishima: "Hei kalian berdua cepat kesini".
__ADS_1
"A-ada apa tuan". Ucap kedua orang itu.
Kirishima: "Lihatlah itu. Disana para goblin sedang berkumpul di gubuk kecil. Dan disana juga ada sosok misterius".
Olvas: "A-apa!! sosok misterius itu muncul lagi".
Raferd: "A-apa dia bekerja sama dengan para goblin?".
Kirishima: "Entahlah yang pasti kita diam dulu disini sampai ada pergerakkan dari sosok misterius itu".
Pada saat mereka sedang mengobrol, tiba tiba sosok misterius itu mengeluarkan Jendral Goru dari kekuatannya.
"Wahai para goblin apakah ini santapan mu? hah?". Ucap sosok misterius itu.
Para goblin sangat senang karena adanya Jendral Goru yang menjadi santapannya.
Raferd: "L-lihat tuan itu kan...".
Kirishima: "Itu Jendral Goru!!".
Kirishima terkejut ternyata Jendral Goru berada ditangan sosok misterius itu. Tak lama kemudian, Tiba tiba ledakkan muncul disekitar gubuk kecil yang ternyata ledakkan itu milik Girui. Gubuk kecil itu hancur karena efek ledakkannya yang membuat para goblin berlarian kemana mana.
"Haaa rasakan itu goblin sampah hahaha". Ucap Girui dengan ekspresi senang.
Kirishima: "(sial kenapa kau bertindak begitu gegabah sih. padahal belum waktunya)".
Shimitsu dan Dirgris langsung menyelamatkan Jendral Goru. Tapi, sosok misterius itu menyadarinya dan mengeluarkan rantai api untuk menahan Jendral Goru. Perebutan pun terjadi. Shimitsu dan Dirgris menarik keras Jendral Goru. Tapi usahanya sia sia. Sosok misterius itu menggunakan tebasan api untuk menyerang Shimitsu dan Dirgris dari belakang.
Mereka berdua pun menghindari serangan tebasan api itu. Sosok misterius itu berhasil merebut Jendral Goru. Tapi tiba tiba Kirishima muncul dan langsung merebut Jendral Goru menggunakan tangan api besar. Tangan api itu menghantam sosok misterius dan terpental. Sosok misterius marah besar terhadap Kirishima.
Sosok misterius: "Gaahh beraninya kau rasakan ini guncangan tanah".
Sosok misterius itu menggunakan guncangan tanah yang membuat tanah disekitarnya terbelah. Dirgris, Shimitsu, dan Raferd terjatuh kedalam tanah. Kirishima, dan Olvas berhasil menghindar. Tetapi Girui tiba tiba terpental begitu saja.
Kirishima kembali menyerang sosok misterius itu dari arah belakang menggunakan tangan api. Tapi serangan itu berhasil ditahan menggunakan pelindung api tebal.
Sosok misterius: "Hah segitu saja kemampuanmu pemimpin Fire Ghost. "Big Explosion".
Kirishima: "D-dia mempunyai Big Explosion? I-itu kan kekuatan milik tuan Togaki. T-tapi kenapa dia memiliki kekuatan itu".
Sosok misterius itu langsung mengeluarkan Big Explosion dan meledakkan area sekitar. Ledakkan demi ledakkan terus terjadi hingga setengah hutan Young ling rata seketika akibat ledakkan besar. Kirishima dan yang lainnya tergeletak.
__ADS_1
"Hahaha sepertinya kalian terlalu lemah. Aku sudah menduganya hahaha". Ucap sosok misterius dengan ekspresi bahagia.
Tiba tiba muncul bola api besar dibelakang sosok misterius. Bola api besar itu mengenai tubuh sosok misterius dan terpental jauh.
Ternyata itu adalah Girui yang melepaskan bola api besar. Girui langsung menyerang menggunakan peluru api. Tapi serangan itu mampu ditahan oleh sosok misterius menggunakan pelindung api.
Sosok misterius: "Sial dia muncul darimana sih".
Girui terus berulang kali mengeluarkan peluru api. Sosok misterius itu langsung mengeluarkan api dari tangannya dan membakar are sekitar Girui. Girui mampu menghindar dan langsung menyerang sosok misterius itu menggunakan pedangnya. Tapi, sosok misterius bisa menahannya menggunakan cakar api dan langsung menusuk tubuh Girui hingga menebas tubuhnya. Girui dihantam keras oleh sosok misterius.
"Hah hah hah pertarungan tiada akhir". Ucap sosok misterius.
Kirishima akhirnya terbangun dan langsung mengeluarkan semburan api besar. Tapi, sosok misterius mampu menahannya sekali lagi dan langsung mengguncangkan tanahnya kembali. Kirishima yang tadinya sudah terbangun malah jatuh kembali kedalam tanah. Sosok misterius itu mampu mengendalikan tanah dan menutup tanahnya rapat rapat. Kirishima dan yang lainnya terjebak dalam bawah tanah yang gelap.
Kirishima: "Gaaahhh sial aku terjebak dalam bawah tanah. Dimana para pasukanku!!".
Olvas: "T-tuan T-tolong aku".
Kirishima: "O-olvas apa kau baik baik saja? hei bangunlah".
Olvas mengalami luka cukup parah. Raferd dan Shimitsu juga terluka parah. Kirishima menangis karena ia tidak bisa membantu cukup banyak.
"Kenapa aku bisa selemah ini? apa yang terjadi denganku? Tuan Togaki, maafkan aku. Aku tidak bisa menjadi seorang pemimpin yang kuat". Ucap Kirishima.
Tidak lama kemudian, Tiba tiba muncul Jendral Goru diatas langit. Sosok misterius itu melihat Jendral Goru yang sedang melayang.
Sosok misterius: "Heh sepertinya kau telah mengeluarkan kekuatan aslimu yaaa?".
Jendral Goru menghilang begitu saja. Sosok misterius terkejut karena Jendral Goru tiba tiba menghilang. Ternyata Jendral Goru berada tepat di depan sosok misterius. Sosok misterius itu tidak bisa membaca gerakan Jendral Goru. Jendral Goru memukul keras sosok misterius itu. Ia terpental jauh. Lalu Jendral Goru mengeluarkan bola api besar yang dicampur dengan petir. Bola api besar itu mengenai area sekitar sosok misterius dan mengangkat tanah tanah disekitarnya. Kirishima terkejut melihat Jendral Goru melayang diatas langit.
Kirishima: "(I-itu kan Jendral Goru!! Apa yang terjadi dengannya? Dan matanya... Berwarna hitam)".
Tidak lama setelah itu, Jendral Goru tergeletak dan tidak sadarkan diri. Kirishima langsung pergi dan menyelamatkan Jendral Goru.
Kirishima: "Hei Jendral Bangunlah".
Sosok misterius itu terbangun dengan luka dibagian tangan kirinya. Ia langsung pergi menggunakan bayangan api.
Tak lama kemudian hujan pun turun. Kirishima menggunakan tangan api untuk membawa Jendral Goru dan para pasukannya.
Kirishima: "Hah hah hah aku harus pergi membawa semuanya ketempat tepi sungai. Aku harap sosok misterius itu tidak lagi menyerang kita".
__ADS_1
...TO BE CONTINUE...