
Dua hari kemudian, setelah insiden serangan Bunton ke desa Taki, Oyuru mengirimkan pasukan medis ke desa Taki.
Kazuki: "Tuan, sepertinya kita harus tetap berada di desa Taki".
Oyuru: "Ya itu benar. Kita harus tetap disini dan menangkap si pencuri itu".
Pak Doku datang dan berterima kasih kepada Oyuru karena telah mengirimkan pasukan medis ke desa Taki.
Doku: "Oyuru. Saya sangat berterima kasih kepadamu karena telah mengirimkan pasukan medis. Maaf sudah merepotkanmu".
Oyuru: "Oh tidak apa-apa kok. Ini juga sengaja untuk membantu desa Taki. Karna kan desa Taki ini dulunya tempat bermain saya waktu kecil".
Reigiri datang menghampiri Oyuru dan memberikan gulungan yang berisikan surat.
Reigiri: "Tuan, ini ada gulungan berisikan surat dari seseorang".
Oyuru: "Seseorang? Siapa dia?".
Reigiri: "Entahlah. Dia seperti seorang kakek-kakek tetapi dia bilang bahwa gulungan ini untukmu tuan".
Oyuru pun membukan gulungan itu dan membaca suratnya. Pada saat Oyuru membacanya, ia tampak terkejut dengan tulisan dari surat tersebut.
Oyuru: "Malapetaka yang besar. Batu permata biru yang sangat kuat. Siapapun yang membaca surat ini, maka kehancuran akan semakin dekat".
Oyuru: "Surat macam apa ini? benar-benar aneh. Ah buang saja lah itu tidak penting".
Oyuru membuang surat tersebut dan membakarnya.
...----------------------------------------------------------------...
1 Minggu kemudian, Oyuru dan para komandan sedang berada dirumah Pak Doku dan membicarakan mengenai Batu Permata Biru.
Oyuru: "Emm maaf pak saya masih tidak tahu mengenai Batu Permata Biru itu".
Doku: "Hohoho. Batu Permata Biru adalah batu sakti yang hanya ada di negeri lembah. Banyak sekali orang-orang rakus yang ingin mendapatkan Batu Permata Biru. Konon katanya, Batu Permata Biru itu berasal dari surga dan diturunkan diwilayah negeri lembah. Tapi, sesosok raja Iblis datang menemui Batu tersebut. Raja iblis itu mengambil Batu Permata Biru dan merubah kekuatannya menjadi kegelapan. Setelah itu, tiba-tiba sosok malaikat datang dan menyerang raja iblis tersebut. Malaikat menyegel raja iblis itu dan dikurung disebuah tempat yang hanya dirinya yang bisa ke tempat tersebut. Lalu, malaikat tersebut merubah kembali kekuatan Batu Permata Biru menjadi seperti semula dan batu itu diberikan kepada salah satu warga dari desa Hagi. Malaikat memberikan pesan kepadanya untuk menjaga Batu Permata Biru. Karena kalau sampai jatuh ke tangan orang yang salah, maka malapetaka besar akan terjadi".
Oyuru: "Tapi, kenapa sekarang batu itu ada ditangan bapak?".
Doku: "Batu itu ada ditangan saya, karena saat itu sebelum kau ada disini, saat dimana insiden serangan Naga ke desa Hagi, saya melihat salah satu orang yang kesusahan. Orang tersebut mengatakan bahwa dia harus melindungi Batu Permata Biru. Dan disitulah saya siap untuk membawa Batu itu dan melindunginya. Saya bersama orang tersebut dibawa ketempat aman. Tepatnya di ujung negeri lembah. Disaat malam hari, saya tidur sambil menggenggam Batu permata biru itu. Saya bermimpi bertemu dengan sosok malaikat. Malaikat memberi pesan kepada saya untuk tetap menjaga Batu permata Biru. Dan sejak saat itu saya menjaga Batu tersebut sampai sekarang".
Oyuru: "hmm begitu yaaa. Baiklah saya pergi dulu sebentar".
Oyuru pun pergi meninggalkan rumah pak Doku.
Oyuru: "Kazuki, sepertinya kita harus tetap berada di desa Taki. Selama masalah perampokkan itu selesai".
Kazuki: " Baik tuan".
Dimalam harinya Oyuru bersama para prajurit sedang membersihkan ruangan.
Doku: "Tempat ini akan menjadi penginapan sementara. Maaf kalau ruangannya penuh dengan debu".
__ADS_1
Oyuru: " Oh tidak apa apa Pak Doku".
Tidak lama kemudian, tiba tiba muncul ledakan begitu saja dibelakang Oyuru. Ledakan itu sampai membuat pak Doku terpental jauh.
"Tolong Akuuu". Ucap Pak Doku dengan tubuhnya terpental.
Oyuru: " Pak Doku!! Hah sial ada apa lagi ini?".
Tiba tiba muncul sosok misterius di hadapan Oyuru dan langsung menghajar tubuhnya hingga terpental. Tapi Oyuru berhasil selamat dan mendarat dari pukulan tersebut. Sosok misterius itu muncul lagi dihadapan Oyuru. Dan ternyata ia adalah Bunto Furui si pencuri kelas kakap/Dewa.
Bunto: "Ha ha ha. Ternyata cuman segitu yaaa kemampuan seorang raja tanah Hah. Hahahaha benar benar tidak menakutkan".
Oyuru menggunakan Earth Handnya untuk memukul wajah Bunto, tapi Bunto berhasil menghindarinya dan membuat tubuhnya menjadi asap.
Oyuru: " (Sial ternyata dia bisa menghindar juga. Dimana dia!!)".
Bunto muncul dibelakang Oyuru dan menghajarnya, tapi oyuru berhasil menghindar dengan cara lompat dan langsung memanggil Earth Dragon. Naga itu muncul tepat dibawah kaki Bunto. Bunto dibawa oleh naga tersebut dan menjauh dari desa Taki. Oyuru pun melompat menggunakan kekuatannya untuk mengikuti Naga tersebut.
Bunto: "Gaahhh lepaskan aku".
Bunto terus memukul tubuh naga tersebut hingga disuatu tempat naga tersebut menghilang begitu saja. Rupanya naga tersebut berubah menjadi Oyuru dan memukul wajah Bunto dengan keras menggunakan Earth Hand membuat Bunto terpental ke dasar tanah hingga tanah tersebut terbelah menjadi dua.
Oyuru turun ke dasar tanah dan melihat Bunto tergeletak dengan memar di wajahnya.
Oyuru: " Heh ternyata kau lebih lemah dari yang ku kira".
Tiba tiba Bunto menghilang layaknya seperti asap. Oyuru terkejut melihatnya.
Bunto muncul dibelakang Oyuru.
Bunto: " Hahahaha sudah ku duga kau tidak bisa mengalahkanku".
Bunto: "Semuanya!! Ambil harta apapun di desa Taki. Hahaha".
Ternyata Bunto memiliki anak buah dan langsung pergi ke desa Taki untuk merampok.
Oyuru: "Gaahhh beraninya kau rasakan ini Earthquack Attack".
Oyuru menggunakan serangan gempa bumi untuk menyerang Bunto. Tapi Bunto berhasil menghindar dan melompat menuju Oyuru. Bunto menggunakan kekuatannya untuk membuat sel tahanan untuk menahan Oyuru. Oyuru pun ditahan menggunakan sel tahanan dimana sel tahanan tersebut memiliki jebakan listrik di sisi sisinya.
Oyuru: " Gahhh sial aku tidak bisa bergerak sedikitpun".
Bunto pun pergi begitu saja meninggalkan Oyuru. Tidak lama setelah itu Kazuki datang menemui Oyuru.
Kazuki: "Tuan, apa kau baik baik saja? Apa yang terjadi kepadamu Tuan?".
Oyuru: " Bunto si pencuri itu mengurungku disini. Kurungan atau sel tahanan ini memiliki jebakan disetiap sisinya. Jadi aku tidak bergerak sedikitpun".
Kazuki: "Sial berani sekali dia mengurungnya begitu saja Gaahhh".
...--------------------------------------------------------------...
__ADS_1
Disisi lain, di desa Taki, Para anak buah Bunto merampok dan merampas seluruh harta di desa Taki hingga pak Doku dijadikan sandra. Bunto datang menemui anak buahnya.
Bunto: " Kalian benar benar hebat. Ambil semua harta yang ada didalamnya Hahaha".
Bunto pun menghampiri pak Doku yang sedang disekap tanganya disebuah kursi.
"Desa Taki akan menjadi milikku. Kau akan kuhabisi secepatnya Bwahahaha". Ucap Bunto sambil tangannya memegang dagu pak Doku.
...--------------------------------------------------------------...
...Disisi lain, Oyuru masih terus berusaha keras untuk menghancurkan sel tahanan tersebut....
Oyuru: " Ayolah cepaaatt. Aww sialan".
Tiba tiba Oyuru terbebas begitu saja dan sel tahanan tersebut menghilang. Oyuru heran mengapa ia bisa bebas begitu saja.
Oyuru: "Bagaimana bisa seperti ini?".
Ternyata asap tebal muncul dihadapan Oyuru.
???: " Ternyata kau masih lemah yaaa".
Asap itu pun menghilang begitu saja.
lalu setelah itu Bunto muncul dari atas bukit beserta anak buahnya dan juga pak Doku bahkan Reigiri dan Fusashi menggunakan burung Elang besar. Ternyata mereka bertiga disandra oleh anak buah Bunto.
Oyuru: "Berani sekali kau menyandra mereka bertiga " Earth Dragon".
Oyuru sekali lagi mengeluarkan naga tanah yang muncul secara tiba tiba dibelakang anak Bunto. Naga tersebut menyerang dan menerkam para anak buah Bunto. Salah satu anak buahnya yang membawa pak Doku, Reigiri dan Fusashi, terkena serang naga tersebut sehingga pak Doku, Reigiri dan Fusashi jatuh dari ketinggian.
Tapi Oyuru berhasil menangkapnya menggunakan Protective Land.
Bunto pun merasa kesal dan langsung pergi bersama anak buahnya yang tersisa. Oyuru tak sempat mengejarnya karena energi sihirnya habis terkuras akibat terlalu mengeluarkan sihir yang banyak.
...TO BE CONTINUE...
...BONUS ENDING...
...--------------------------------------------------------------...
Dikejauhan tepatnya di atas gunung, muncul Asap tebal berwarna ungu, asap tersebut berubah menjadi sosok misterius.
"Kau beruntung telah terbebas dari sel tahanan itu tapi, kau akan menderita bila mencari Batu Permata Biru. Hmmm seharusnya Aku tidak bertindak begitu saja. Aku harus pergi ke suatu tempat". Ucap sosok misterius itu sambil melipat kedua tangannya.
Sosok misterius itu menghilang layaknya seperti asap yang berputar.
...BONUS ENDING 2...
...--------------------------------------------------------------...
Disebuah tempat seperti kerajaan, terdapat orang yang sedang duduk disebuah kursi singgasana.
__ADS_1
???: " Adikku yang tersayang, kau terlalu cepat bertindak sesuatu sampai sampai kau hampir menampakkan diri begitu saja. Tapi....Batu Permata Biru Hehehe. Dia akan menjadi milikku".