The Life Of Bitter

The Life Of Bitter
#6. Permintaan


__ADS_3

Siang itu terik sekali. Rasanya seperti ada orang yang menyalakan kompor di atas kepala ku.


Kringgg.... Kring.... Kringg.....


O-ow, Pertanda istirahat nih.


"kantin... kantin... yoook.. yokk... ramekannn" terika anak-anak.


Ya.. memang beginilah mereka. Selalu heboh. Selalu saja mengundang perhatian orang-orang.


Memang sudah jadi kebiasaan kita, jalan berbondong-bondong menuju kantin. Aku Tere, Naka, Aqil dan lainnya semua jadi satu. "Yolanda, ayokk ikut. Diam aja kayak ayam mati" ledek ku.


Dia tertawa dan menerima ajakanku. Aku nyaman dengan suasana ini.


"pesan apa kalian woi??" teriak Aqil


"aku mie goreng lah, pedas ya. Minum ku gula batu aja" saut ku


(Note:Gula batu adalah minuman es Teh S*sri rasa gula batu ya gaes)


"aku mie kuah lah, qil. Jangan pedas ya. Gak enak perutku ini" minta Tere.


"eh, nanti hamil kau gak? " Goda Naka


"BAJ*ING*N kau!" galak Tere.


Hahahahahaha..... haahaha.... susul gelak anak-anak yang lain.


"Yolanda! Gak makan kau? nanti tekapar" ledek Toby.


"eh iya ya, tekapar pula nanti aku. makan gorengan ajalah aku ya" jawab Yolanda Si Super Lemot


Siang itu kantin ramai sekali. Ditambah anak kelasku yang hebohnya melampaui rata-rata. Tingkah mereka yang frontal dan ucapannya yang tidak bisa di kontrol membuat ku merasa bahagia punya mereka.

__ADS_1


Kringgg.... kringg.... kringgg..


Bel tanda berakhirnya istirahat memanggil.


Kami bergerak menuju kelas. Seperti biasa, berbondong-bondong. Tak peduli masih kelas X. Bagi kami tidak ada senioritas disini. Semua sama rata.


🖤🖤🖤


Pelajaran selanjutnya pun dimulai.


"Yuki, what makes you want to live?" tanya Mam Netty padaku.


"hmm, Love" jawabku tersenyum.


"uw, so sweety. What makes you happy, Aqil?" tanya Mam Netty pada Aqil.


"aduh, Mam. Mam ngomong apa? Pendengaran saya suka tuli tiba-tiba kalau ada yang ngomong pakai bahasa inggris, Mam" keluhnya bercanda.


"oalah, Aqil.. Aqil... Gak pernah beres kamu, ya. Buka kamus mu! Dibaca! " teriak Mam Netty padanya sambil tertawa.


"iya, Mam iya. Nanti saya buka" jawabnya


"oke, anak-anak. Sampai disini dulu pelajaran kita. Ingat, 2 minggu lagi kita ujian kenaikan kelas. Persiapkan dirimu! Mam gakmau anak-anak Mam dapat nilai jelek nantinya. Tetap semangat ya! See you... " tegas Mam Netty kepada kami.


"See you, Mam.... "


Aku berdiri di depan kelas, memandangi kakak kelas yang sedang bermain basket. Ternyata sudah setahun ya aku disekolah ini. Gak terasa. Rasanya baru aja kenal mereka kemarin. Huh, baiklah.


"yuki... yuki.. kii!" teriak seseorang


"apasih Naka! heboh sendiri lah" saut ku.


"Ki, udah siap persentase biologi belum? yang tugas sebulan lalu dari Bu Tetra?! " jelasnya gelagapan.

__ADS_1


"oh udah. Kenapa?" tanya ku santai.


"ha, kelompok mu siapa aja, ki?" tanya nya


"aku dapat sendiri kemarin. Tere dapat sama Aqil" jelas ku.


"Yuki, pas kali ah! aku jadi satu kelompok sama mu, ya! Tapi jangan bilang Bu Tetra" mintanya


"Dih.. dih.. Tugas kau sendiri emang kemana? Main nebeng aja sama orang. Ku gampar ya!" emosi ku


"tolong lah, ki. Aku lupa kali ngerjainnya, loh. kali ini aja aku minta tolong" ngemis Naka.


Aku berfikir keras, ah kerjain aja ah, gumam ku.


"Tapi ada syaratnya!" lagak ku.


"apa syaratnya? Bayar? Iya udah ku bayar, yang penting tolongin aku" pungkasnya.


"bukan. Hm, ntar lagi kan.. aku ulang tahun ni. ha, kau kan minta tolong bantu kau, aku juga minta belikkan lah untuk jadi kado ku!" goda ku.


"apa yang kau mau?" tanya Naka sambil menatap mataku tajam.


"aku mau boneka minion dan bunga dari mu" minta ku paksa.


"Oke, kita beli. Kapan ulang tahun mu?" tanya nya.


"23 Februari nanti" jawabku


Dia mengangguk sambil mengelus puncak kepala ku lalu pergi.


Memang sih, 2016 ini aku akan ulang tahun yang ke-16. Tapi, aku hanya bercanda meminta hadiah itu. Ya, kalau benar di belikan juga mana mungkin nolak. wkwkwk..


🖤🖤🖤

__ADS_1


__ADS_2