
Skip
Ceyan sudah sampai di depan mansion jam 7 malam.
Itu artinya keluarganya sedang makan malam.
Dia tidak tahu apa yang terjadi kepadanya Karena tidak Memasak.
Ceyan memasuki mansion Dan menghampiri Keluarga Jung.
"Daddy, mommy semua nya ceyan minta maaf karena gk masak soal-" omongan ceyan terpotong..
"Tidak usah memasak, karena yang kamu masak Juga Najis.", ucap sang granpa, ceyan tertegun mendengar nya.
apakah sebenci itu Mereka?.
apakah mereka tidak bisa berusaha mencari bukti tentang pembunuhan itu?!.
"ah, Tapi kamu tetap membersihkan Mansion ini jangan MERASA senang dulu" ucap Sang mommy dingin.
ceyan hanya mengangguk dan pergi dari sana.
dia di gudang itu, dia berencana akan membersihkan gudang kosong itu agar terlihat Layak untuk dipakai.
*tokz tokz
ada yang mengetuk pintu ceyan.
ceyan berjalan mendekati pintu dan saat di buka, ternyata itu bibi Jang dann 3 maid lainnya.
ah, dia mengerti.
*Skip
Ceyan dibantu bibi Jang dan 3 maid Lainnya membersihkan gudang tanpa sepengetahuan Keluarga Jung lainnya.
mereka membersihkan gudang itu tanpa berisik.
Kamar itu sudah di cat warna Putih dan di beri tirai bagian tembok kacanya,, Kasur dengan sprai kotak kotak warna hitam,, Meja dan kipas angin.
dan kamar mandi nya sudah di bersihkan Oleh suami bibi Jang hingga seperti kamar mandi lainnya.
Semua baju baju nya sudah ada di dalam Gudang tertata di laci meja itu.
"Makasih banyak ya bi udh mau bantuin ceyan", ucap ceyan.
"ah Gakpapa non, bibi keluar ya takutnya Ada yang datang". Pamit bibi Jang dan mereka pergi.
ceyan mengunci pintu dan tersenyum.
dia sangat senang, karena sudah ada kamar di gudang itu, yang membuat nya senang adalah tembok kaca yang ada di hadapannya.
dia bisa melihat kota Seoul dengan sangat luas, sekarang itu kamarnya bukan gudang.
dia menutup tirai dan tidur
*skip
Burung berkicau menandakan pagi Datang, namun ceyan belum terbangun karena nyenyak tidur di kamar itu.
"Ya, dimana si brengsek sialan itu?,", tanya Jennie saat menuruni Tangga.
"Belum bangun mungkin, atau mati biarkan saja apa perduli ku". Ucap Lalisa dna diangguki yang lain.
sekedar info, Yun Taek dan Keluarga nya sudah Pulang ke rrumah mereka.
**lanjut*.
"Tapi seharusnya dia membersihkan Mansion ini, aku akan memberikan nya Pelajaran", Ucap Jennie ber-smirk.
keluarga nya hanya acuh tak acuh.
Jennie pergi menuju gudang.
dan saat dia membuka gudang itu, ternyata di kunci.
dia meminta kepada bibi Jang.
bibi Jang sebénarnya tak mau memberikan nya, namun itu sama saja membuat nya kehilangan pekerjaan nya.
Jennie berhasil masuk ke dalam gudang oh ralat, kamar ceyan.
dia terkejut karena kamar ini sudah sangat Bersih, namun dia Mengabaikan nya setelahnya.
"Yakk!, bangun sialan!". ujar jennie sambil menendang perut Ceyan.
ceyan terbangun dari tidur nya dengan menahan sakit karena luka di perutnya saja belum hilang.
"BANGUN!!!, TIDAK TAHU DIRI LEBIH BAIKKK MATI SAJA,dasar Pembunuh", Ucap Jennie setelah Memukul kepala ceyan dengan kuat, ceyan diam dan tersenyum lalu masuk ke kamar mandi.
*disisi lain Jennie.
Setelah Jennie keluar dia merasa ada yang aneh.
__ADS_1
"dia tampak lebih kurus..", Gumam Jennie.
namun dia hiraukan dan kebawah Untuk sarapan.
normal POV*.
Keluarga Jung sudah menjalan kan ritual masing masing dari yang bersekolah hingga yang Bekerja.
Yoona hanya diam di rumah.
sedangkan ceyan memakai sepatu Karena dia harus mencuci piring Dan menyapu terlebih dahulu.
Karena keluarga Jung hanya mengizinkan Menyapu dan mencuci piring, Yang lainnya Jangan apalagi Mencuci baju. mereka bilang takut ternodai.
atau mungkin merasa bersalah?.....Ntahlah.
ceyan sudah sampai disekolah dengan Menaiki Buss, dia sudah menunggu Intan namun dia tak kunjung terlihat.
"dimana Yeri, intan dkk ya??".
"Kamu ngapain coyy", Kejut Chiquita dari belakang.
"Eh!, kaget saya, saya nyari Yeri, Intan dkk kmn mereka?", tanya ceyan.
"Kamu belum Tahu yaa??, Yeri Udah pindah sekolah ke Australia, dia udh kirim pesan kok ke kamu katanya".ucap Chiquita.
"Hah?!,astaga hp saya mati, yahhhh Yeri nya kok pergiii siih", ucap ceyan sedih.
"udah kan suatu saat ketemu lagi, gw duluan ya bye", ucap Chiquita sambil pergi dan melambaikan tangan.
ceyan Menuju kelasnya.
Disana sudah ada intan yanh Bermain Handphone miliknya
"Haii, Kok kamu gk ada di halte??", tanya ceyan.
"Kemarin tuh gw naik bis karena bapak gw gk bisa nganterin", ujar intan sewot.
"oh gituuu, kamu ini sinis banget dehh, say-", terpotong lagi ucapanya.
"YA EMANG NYA KENAPA!!, GK SUKA LO?!", ucap intan Sambil berdiri dan berkacak pinggang sambil melototi ceyan.
"Astaga, Enggak anjir, saya nanya doank sumpah saya", ucap ceyan sambil menunjuk dua jarinya.
"Bacot!" ucap intan dan kembali duduk.
"Anak setan", batin ceyan.
Lo mau langsung ke Toko Mak gw apa gmn?", tanya Intan.
"hah?, kan kemarin cafe kok jadi toko?", tanya ceyan bingung.
"Yang kemarin itu memang cafe, tapi lo Jadi kurir toko mak gw, kan ada disamping cafe kemarin punya gw juga itu, gw tau Lo iri", ucap intan dengan bangga.
"ya Tuhan Sabar kan lah hati saya", ucap ceyan dalam hati.
"iya deehh ayokk kalau gitu langsung aja.", ucap ceyan dan diangguki intan.
*skip
mereka sudah sampai Di toko milik ibunya intan.
"eh udh sampai kalian, ceyan kamu ganti baju dulu Baru Mulai kerja yaa", ucap ibunya intan dengan Ramah.
"iya buk", patuh Ceyan dan pergi ke kamar mandi.
"Bukk, intan mau Makan roti Donk, yang rasa strawberry", ucap intan.
"iya syng", ucap sang ibu.
ceyan sudah siap dengan baju biasa miliknya.
ahhh pantas saja tas nya menggembung, ternyata dia membawa baju salin.
dia memakai Celana Pendek hitam, baju kaos pendek hitam, dan topi hitam.
dengan sepatu Adidas miliknya.
"ini kamu tugasnya anterin roti roti ini, terus ini GPS nya. tempelinn aja di kepala Sepedanya ya", Jelas ibunya intan.
"iya Tante", ucap ceyan, dan menaiki sepeda Gunung yang di berikan ibunya intan.
intan yang melihat itu hanya diam dan fokus makan.
Ceyan berjalan menggunakan sepeda Dann ada kotak lumayan Besar di belakang nya yang berisi Roti.
dia sampai di rumah pertama.
"Ini yaa rumah nya??, wah gedeee".
*teng nong.
Ceyan menekan belll.
__ADS_1
tak lama seseorang Datang dan mengambil pesanannya.
ahhh dia kan Rio?.
"ini rumah kamu ya Rio?".
"eh ceyan toh, iya mau mampir gkk?," tawar Rio.
"enggak deh, makasih ya aku masih banyak yang dianter dadahh", ucap ceyan dan berlari ke sepeda nya.
"Semangat yaa!!!", teriak Rio dan di Balas Jempol oleh ceyan.
skip*.
Ceyan sudah mengantarkan semua pesanan itu.
Ceyan berhenti di sebuah toko bunga.
"Haiii,", sapa ceyan.
"Haii juga Nak, kenapa nakk mau pesan apa?, bunga nya segar ini nakkk,". Ucap seorang Wanita Paruh baya, dan ada seorang wanita disamping nya yang seumuran dengan mommy yoona.
"kamu mau apa syng?."tanya wanita itu.
"ah perkenalkan Tante, nama saya ceyan, Saya mau pesan bunga tapi.....".
*skip
Jam sudah menunjukkan pukul 8 malam, ceyan sangat cepat mengantarkan semua pesanan.
ceyan mampir ke sungai Han dan duduk termenung di pinggir sungai itu.
"Hah, Kenapa Jadi gini sihh, kenapa mereka gk ada yang percaya sama saya?, Aku jadi kangen keluarga yang dulu. walau sudah tapi bahagia dan Indah".
Ceyan merenung cukup lama dan dia melihat Banyak batu batu kerang tergeletak dia jadi ada ide?.
"ahhh kerang nya bagus banget, ini bisa di buat kalung buat jisoo eonnie, tapi kalau jisooo Eonnie doank gk adil, mending aku buat untuk 1 Keluarga kekkekeke, pasti lama ngumpulin nya tapi Gakpapa deh. siapa tahu mereka sukaa", ucap ceyan cengar cengir sendiri.
skip*
Ceyan sudah sampai di toko Ibunya intan jam 09.45 malam.
"hebat juga Lo", ucap intan yang ada di pintu masuk toko.
"hehhehe iya Donk, Kamu kok disini?", tanya ceyan.
"Ya ini toko emak gw bangsat!, Jadi bebas!", ucap intan sewot.
"iya kan nanya aja kenapa gk dirumah gitu nunggu ibumu pulang", ucap ceyan tersenyum paksa.
"SUKA SUKA GW!", ucap intan dengan Sinis nya.
ceyan hanya tersenyum Paksa dengan tangan mengelus dada.
"eh nak ceyan, udah ya?," tanya ibuinya intan yang baru datang menghampiri.
"iya Tante, Ini uangnya sama sepedanya saya mau pulang".ucap ceyan.
"sepeda nya bawa aja, selama kerja sama saya sepeda itu punya kamu, dan ini Gaji pertama muu.", ucap Ibunya intan dan memberikan uang 10 ribu won.
"Gk kebanyakan Tante?," tanya Ceyan.
"enggak emang segitu gaji nya ceyan" ucap Ibunya intan.
"Yaudh makasih Tan saya pulang ya, sampai jumpa, dadah Tan", pamit ceyan dan pergi menjalankan sepeda nya.
sedangkan intan tersenyum melihatnya.
skip*.
ceyan sudah sampai rumah dan anggota keluarga nya sudah tidur semua dia rasa...
saat dia ingin menuju kamar nya.....
"darimana kamu?", tanya seseorang yang ternyata Jisoo.
"ah jisoo Eonnie, aku habis dari main" ujar ceyan tersenyum padahal dia berbohong.
sedangkan Jisoo hanya memandang nya Sinis.
"Lebih baik jangan pulang muak sekali aku melihat wajah mu, seperti ini saja setiap hari, pulang malam agar kami ada nafsu makan bagus.", ujar jisoo sambil berlalu pergi kekamar.
ceyan sebénarnya sangat lelah ingin tidur jadi dia hanya tersenyum dan Pergi kekamar nya untuk beristirahat.
Bersambung....
hati hati typooo bertebaran.
bahayaaa
sampai jumpa.
Don't read if you don't like it
__ADS_1