The Night

The Night
The night_01


__ADS_3

"Buk, ceyan dimana ". Pak Budi.


Pak Budi adalah kepala keluarga yang sangat bertanggung jawab, memiliki seorang istri bernama ibu Novi, mereka sudah menikah selama 14 tahun dan dikaruniai seorang anak yang sering bersyukur dan Rajin belajar dan sopan tentunya.


"ada pak Lagi tidur, biarin sih pak ini hari Minggu, kasian dia pak". buk Novi.


"Oh ya udh buk bapak nanya aja toh buk, bapak ke kebun belakang dulu ya buk", Pak Budi berkata sambil menghabiskan kopi nya setelah sarapan


"Iya pak, ada sayuran yang bisa dipanen gk pak, Tadi malam ceyan mau minta bikinin tumis sayur", buk Novi berkata sambil menyapu lantai.


"gampang buk."jawab pak Budi sambil pergi.


sedangkan ibu Novi hanya geleng geleng kepala.


Ceyan POV


TRIIINK....TRINKKKKK..TRINKKK.


"WOY ANJ BERISIK COKKKK", Siapa lagi kalau bukan ceyan, dia marah besar karena si alarm berteriak di telinga kanan nya.


"Jam berapa sih ah, masih pagi juga." Ceyan


"EH?!, JAM 8 ?!, ASTAGHFIRULLAH!!, SAYA KESIANGAN OYYY!", Teriak Ceyan sambil berlari ke dalam kamar mandi secara tergesa gesa.


skip*

__ADS_1


Ceyan telah selesai mandi dan keluar dari kamar nya menuju ruang Dapur dan terlihat ibu Novi Disana sedang mencuci piring kotor tadi malam.


"Dor!" ceyan.


"eh ayam!" Bu Nov


"heh Ceyan!, ibu kaget nak astaga".


"hehehehe maaf buk, buk ceyan kesiangan maaf ya buk, BPK mana buk?" ceyan.


"iya Gakpapa nak kan Minggu, bapak ada di kebun belakang".


tanpa banyak basa basi, Ceyan Pun pergi ke kebun belakang membawa sebuah pisau kecil berbentuk kodok kropi.


"BAPAAAAAAAKKKKKK CEYAN COMING". Ceyan


"Pak aku bantuin ya pak". ceyan ingin menolong Pak Budi menanam lobak baru di tanah kosong yang kemarin haid di panen dan di jual.


"Gaush nak, ceyan kesana aja tuh ambil kangkung buat ibu masak, kalau kamu mau sayuran lain boleh nak ambil yang lain tapi jangan labu ya, itu pesenan orang soalnya" kata pak Budi sambil fokus menanam lobak.


"siap komandan!"


Skip*


hari sangat terik, ditambah lagi cuaca panas, membuat semua orang enggan untuk keluar rumah, namun lain halnya dengan ceyan, dia malah Bermain diluar rumah dengan membawa sepeda nya itu. aneh sekali..

__ADS_1


Dia pergi ke taman kecil di desa nya untuk bermain bersama temannya yang bernama Radit dan Anna, dia adalah sahabat ceyan dari kelas 3 SD dan sampai ceyan kelas 2 SMP ini pun mereka masih main bersama.


"wehh, pulang yukk panas banget, aku gk kuat too", Radit berkata dengan mengipas Mukanya.


"iya nih pulang yukk, ibu ku juga pasti khawatir" jawab Anna sambil minum es tebu.


"Yaudh deh besok ketemuan di sekolah yaa, byee". ceyan.


"byee" jawab Radit dan Anna serempak.


Skip


ceyan telah sampai di rumah nya dan langsung masuk dan minum air es di dalam kulkas dengan sangat tergesa gesa.


"astaga ceyan pelan pelan heh", buk Novi


"abis nya haus tauk buk, ceyan lupa bawa uang jajan buk." ceyan berkata dengan terengah-engah dan berlari ke ruang tamu untuk menghirup kipas angin keramat nya.


"Saya takut ceyan pergi pakk" kata buk Novi berkata dengan suami nya.


"itu sudah pasti buk, dia bukan anak kita, kita hanya menjaga amanah buk, bagaimana pun kita harus mengembalikan dia walau bapak berharap mereka tidak akan mengambil ceyan, kita berdoa yang terbaik aja ya buk ". kata pak Budi dengan sedih dan dibalas anggukan oleh Bu Novi.


"BUKKK ADA TAMU ITU BUKKK!", ceyan.


"iya nak". buk Novi dan pak Budi pun menghampiri ceyan, pak Budi duduk dj ruang tamu sedangkan buk Novi membuka pintu.

__ADS_1


saat pak Budi dan ceyan asik bercanda tiba tiba buk Novi datang dengan raut wajah aneh "pakk, dia datang".


"selamat Siang".....


__ADS_2