The Night

The Night
The night_06


__ADS_3

4 hari kemudian*.


Sudah 4 hari ceyan di rumah sakit,, tak ada 1 keluarga nya pun yang Menjenguk nya, hanya Yeri dan sekawan nya.


Dia sangat Berharap mereka dtng namun dia salah.


sekarang ceyan sudah didepan mansion, Dia sudah diperbolehkan pulang, walau dalam keadaan kepala di perban.


"Hah,,, apakah mereka menanti Kedatangan ku?",monolog ceyan sendirian.


Dia melangkah Masuk perlahan, dan melihat keluarganya Yang sedang duduk di ruang tamu sambil bercerita ria, Dan saat Ceyan datang mereka Semua Seperti tak menganggap Ceyan ada, ceyan merasa sedih dan berlari ke kamar nya.


"Ayah ibu, ceyan bukan pembunuh, Ibu ayah katanya kalau ceyan kenapa Napa Ceyan boleh ke tempat ayah ibu kan?, tapi ceyan gk bisaa, ceyan harus buktiin kalau ceyan itu bukan pembunuh!", Ujar ceyan dengan senyuman berderai air mata.


dia tertidur...


18.25 Korea Selatan.


Awan Cerah berganti awan gelap, dan keluarga Jung siap untuk makan malam.


Ceyan turun, dan ingin Ikut makan namun...


"Apa yang kamu lakukan?!!", Bentak sang Eonnie Jennie dengan lantang melihat ceyan ingin duduk.


"aku ingin Makan malam Eonnie?", jawab ceyan dengan tanda tanya namun diiringi senyuman.


"Dasar pembunuh!!, Kami tidak mau makan dengan pembunuh Seperti Mu!",. Ujar lantang Sang Oppa nya yaitu Jaemin.


"Tapi Eonnie aku bukan pembunuh, aku ta-*PLAK", terdiam..., Ucapan nya terpotong dan mendapatkan sebuah tamparan Yang menyakitkan Dari sang eonnie Jisoo nya.


"Lebih baik kau diam, aku muak melihat Muka mu shibal!", Teriak Jisoo dengan nafas tersenggal.


"Eonnie,,,"Lirih ceyan.


Tiba tiba Sang Oppa berdiri dan.


*Plak


plak**


*BUGH


*BUGH***


Jaemin menampar, Dan memberikan Bogeman kuat di perut ceyan, hingga Dia terbatuk darah. Tak puas.


Jaemin mengambil Tongkat base ball dan memukul kan nya ke kepala ceyan, sakit... sangat sakit.


Kepala yang akan segera sembuh itu mengeluarkan darah,. Kepala berdenyut, dengan Kesakitan luar biasa.


namun Jaemin malah memukul punggung nya


"AKH, OPPA TOLONG HENTIKAN OPPA YA, HIKSS APPO....MIANHAEEE O-OPAA AKH", Ujar ceyan kesakitan.


yang lain hanya Melihat dengan tatapan kebencian namun juga ada sedikit tersirat kekhawatiran.


"appo....."Lirih ceyan Menangis.


Tiba tiba Sang Daddy menggeret Badan ceyan dan membawa nya ke gudang, melempar nya kesana tanpa belas kasihan.

__ADS_1


"Mulai saat ini Kamu tidur disini, dan jangan Pernah Makan bersama kami", ujar sang Daddy tenang dan pergi dari gudang.


"Ayahh ibuuu sakiit..", Lirih ceyan dan langsung pingsan.


keesokan Harinya*


Ceyan terbangun dari tidur bercampur pingsan nya, Dia menatap sekeliling dan dia berada di gudang, Hah.


Dia Fikir itu mimpi.


Dia langsung berlari ke kamarnya dan masuk ke kamar nya dan ke kamar mandi, dan mengganti pakaian nya dengan pakaian sekolah.


dia melihat keluarga nya Sedang makan bersama dengan Candaan.


Dia Pergi ke belakang, dan makan Seadanya, hanya nasi dan garam....


"Mommy daddy granpa kami berangkat eoh", monolog jisoo.


ceyan yanh mendengar itu langsung bergegas mengikuti Jisok dkk ke depan dan ingin ikut namun..


"Yak!, apa yang kamu lakukan!, kami tidak Sudi satu mobil dengan mu sialan!", Teriak Rosie dengan lantang.


dan mereka langsung melajukan mobil nya keluar perkarangan Mansion, sedangkan Daddy dan mommy nya Hanya diam tanpa perduli.


akhirnya ceyan berlari.


Berlari menuju sekolah, karena bus pasti sudah berangkat.


Dia berlari sampai 35 menit dan sampai di sekolah untung belum telat.


dia ngos-ngosan dan langsung berlari kembali ke kelas.


Disana sudah ada Yeri dkk.


"Tadi aku kesiangan", Jawab nya dan mendudukkan diri.


Yeri yang melihat itu pun berbisik "apa yang terjadi?", tanya Yeri.


Ceyan menceritakan, namun dia tidak memberitahu bahwa dia sempat dipukuli. Yeri sudah sangat membantu nya, dia tak ingin Yeri terlibat dalam masalah ini.


Disisi lain*.


"Jennie, Lisa, Rosie,jisoo Gw turut duka cita ya atas kematian Granma kalian.", ujar Irene dengan senyuman


yang lain nya juga ikut mengangguk.


"Iya, thanks guys", Jawab Lalisa tersenyum.


"Kok Granma Lo bisa ninggal sih, kan dia sehat sehat aja anjeng", Tanya seulgi.


"Dia dibunuh sama Ceyan",jawab Jennie.


Irene Dan yang lain hampir Tersedak mendengar nya.


"hah?, Lo yang bener aja he!, mana mungkin Gw kgk percaya!," jawab Wendy dengan Kekehan.


"gw gk lagi bercanda.!(menceritakan dari awal), Dia bukan adik gw lagi, dia pembunuh!",ujar Jisoo dingin.


"Lo pada udh tanya apa sebab nya?" mereka menggeleng

__ADS_1


"Kalian tahu, Meninggal itu takdir Jis, Jen,Ros,Li, gk ada yang bisa nyangkal, kalian harus terima, kita juga harus bisa Tahu apa yang terjadi sebenarnya, Ceyan itu adik kalian,adik yang kalian cari bertahun tahun, dan saat ketemu kalian siksa dia, Gw aja kaget dengar nya, dia tuh Masih umur 14 tahun Jen., penyesalan selalu di akhir", jelas Irene dengan Kesal.


"Lo gk tahunapa apa!, Jelas jelas dia yang nusuk Granma!!!, Lo gk lihat ren!"Marah Jennie tak terima.


"Serah Lo deh, Jangan sampai Lo nyesel", Ujar Irene.


namun mereka menghiraukan nya.


disisi lain*


"Ceyan Kantin gk?", Tanya Ahyeon.


"enggak dehh Kalian aja", Jawab ceyan dengan senyuman.


Yeri yang Tau sesuatu pun Langsung pergi.


beberapa saat kemudian


"nih makan, Gw traktir", Ujar Yeri yang tiba tiba muncul dan memberikan susu dan cemilan cemilan kecil.


"Lo gk jajan kan?," tanya Yeri dan dibalas anggukan.


Saat mereka ngobrol mereka melihat Rookie dan Jaemin Yang masuk Ke dalam kelas dengan berbagai makanan.


Yeri geram dan menghampiri Mereka


"HEH, ADEK KALIAN TUH GK JAJAN TAU GK!,KOK KALIAN ENAK BGT, BAGI KEK MINIMAL TUH ANJ!" marah Yeri dengan lantang.


"Apa urusan nya dengan mu?!, Biarin suka suka hati kami!!!" jawab rookie kesal.


"Woy guys, lihat nih seorang keluarga Jung yaitu rookie dan Jaemin, adek nya gk jajan bukannya di traktir, malah BODOAMAT?!!!! Keluarga macam apa lo.berdua?!", Ujar Yeri Yang membuat Teman sekelas menyoraki Rookie dann Jaemin, ceyan hanya diam ketakutan atas tatapan satu Jaemin


Jaemin dan rookie keluar sambil menatap ceyan tajam dan berlalu Pergi.


"Yeri kamu kenapa lakuin itu yer....", lirih ceyan.


"Biar mereka sadar diri lah anj!", Jawab Yeri ngegas.


"Lain kali jangan gitu ya.."Ujar ceyan tersenyum.


"Lo aneh sih, gw belain Lo anj, Biar Lo di adilin!" Jawb Yeri kesal namun sambil makan.


ceyan hanya tersenyum


karena dia takut.


takut akan Pukulan.........


bersambung...


saya tahu ini tidak nyambung.


namun selagi saya senang mengapa tidak.


sekedar info ceyan dan Yeri dkk Naik kelas 9 bareng bareng ya.


sampai jumpa.


jangan lupa dukung saya.

__ADS_1


Jika tak suka Jangan dibaca.


sampai jumpa.


__ADS_2