The Night

The Night
The night_11


__ADS_3

keesokan harinya*


Ceyan melakukan aktivitas barunya yaitu bangun dari subuh.


Dia sudah mengerjakan pekerjaan nya dengan menahan sakit di tubuh nya. rasanya ingin pingsan....


06.00


Kini sudah Jam 6 pagi, dan ceyan sudah mulai menaiki Sepeda kesayangan nya yang di beri Oleh Ibunya intan, oohhh dia lupa kemarin sore dia tidak Bekerja,, Dia harus minta maaf nantinya.


skip Sekolah*.


Dia sampai di sekolah pas Jam 7 pagi, Disana sudah ramai murid. ceyan akan mencari intan. tak butuh waktu lama ceyan sudah menemukan intan di dalam Kelas sambil bermain handphone nya.


"Haiii cantik, selamat pagii mau jadi pacar ku gk?" Tanya ceyan denhan kekehan.


"Kita sama sama cewek ya babi, gw masih normal!", ucap intan sewot.


"astaga bercandaa intaan". ucap ceyan sambil tertawa dan hanya dibalas jari tengah oleh intan.


"Emm kemarin saya gk datang ke toko ibumu karena saya ada sedikit masalah di rumah, maaf ya.", ucap ceyan


"oh emng gw peduli", ucap intan, astagaaa masih pagi ceyan harus menghadapi Si anak setan ini!!.


*plak "awww!!!", Intan terkejut, karena intan Memukul bahu ceyan tidak kuat, namun reaksi ceyan terlalu berlebih-lebihaan fikirnya?.


"apaan sih bangsat!, gw cuma nabok pelan babi!," ucap ceyan kesal sambil memukul kembali bahu ceyan


"AKH!", ceyan berusaha menahan sakit karena intan Memukul Bahunya yang memar akibat pukulan dari rookie semalam.


"tunggu?, Lo kenapa?", tanya Intan, lalu intan langsung membuka kancing baju ceyan satu persatu.


"HEH!, MAU NGAPAIN JANGAN TAN!" Ucap ceyan panik.


"Jangan kegeeran ya!, gw mau mastiin sesuatu!", ucap intan sinis sambil membuka lengan bahu baju ceyan. ceyan hanya diam melihatnya.


intan begitu terkejut melihat memar?, dan dia juga baru sadar ada beberapa memar di muka ceyan? dan di tubuhnya ada banyak luka juga?!.


"k-kok?...", ucap intan sambil menatap ceyan terkejut dan dibalas helaan nafas oleh Ceyan.


skip istirahat*.


"Gw mau penjelasan dari Lo ya!!", ucap intan, Ntah kenapa dia sangat tidak tega melihat tubuh ceyan yang di penuhi luka dan memar.


"iya! duduk di pohon situ aja!" ucap ceyan dan mereka duduk di bawah pohon taman belakang sekolah.


ceyan menceritakan semuanya dari awal dan menceritakan dimana dia memiliki sahabat yaitu Yeri namun malah pergi ke luar negeri, dimana dia memiliki orang tua angkat, dan masih banyak lagi yang membuat intan kaget.


"gw cukup terkejut dengar nya, gw tau ini berat. gw emang bukan ornah baik, tapi gw bisa jadi rumah kedua Lo,emak gw juga bisa jadi emak ketiga buat Lo!, jangan ngerasa sendiri!" ucap ceyan dan memeluk ceyan yang sudah menangis.


"makasih ya Tan, Sekarang sahabat saya ada 4,Radit,Anna,yeri,dan intan!" ucap ceyan.


intan tersenyum dan mengangguk.

__ADS_1


skip pulang*


kini Ceyann menuju Toko milik ibu intan dan mulai bekerja.


"Permisi?, selamat sore Tante, Tante maaf ya kemarin ceyan gk kerja karena ada kendala", ucap ceyan ketika melihat ibu intan sedang Merapikan bunga di depan toko.


"iya Gakpapa kok, kemarin juga kebetulan ayah nya Intan libur nak, jadi bisa Ngaterin pesanan", ucap Ibunya íntan tersenyum.


"Yaudh Tan, Ceyann ganti baju dulu ya, terus berangkat", ucap Ceyann tersenyum.


"iya nak, oh iya panggil aja saya Tante Rina aja ya" ucap Ibu Rina yang tak lain ibu intan.


"oke Tante Rina", ucap ceyan dan pergi ganti baju.


skip*


Kini ceyan sudah berangkat, dia menuju ke pelanggan pertamanya yang ada di sebuah komplek elite.


"rumah Putih Nomor 14, mana yaaa?", tanya ceyan sendiri.


"lah ini toh, di depan muka kok gk kelihatan ya?", tanya ceyan sendiri sambil cengar cengir.


tokk....tokkk*


"pesanan!!!* teriak ceyan dengan keras.


tak lama seorang wanita cantik membuka pintu Dan....


what the ****?!", ucap wanita itu yang tak lain ternyata Hana.


"ini pesanan nya, total nya jadi 25 ribu won ya", ucap ceyan mengabaikan Ucapan Hana.


"Heh!, gw lagi Ngomong sama Lo bangsat!", ucap Hana kesal.


"Tolong berikan uang yang saya minta, jika tidak saya akan membawa pesanan ini kembali ke toko terimakasih", ucap ceyan sambil memberikan pesanan Hana, dengan kesal Hana memberikan uang Kepada ceyan.


"nih 30 ribu won, 5 ribu won nya buat Lo jajan, kasiann. bye driver~euhhh", ucap Hana melempar uang nya dan masuk ke rumahnya. ceyan hanya diam dan memunguti uang itu dan pergi.


skip*.


Kini sudah pukul 07.16 malam, Dan ceyan sudah selesai mengantarkan semua pesanan, dan Sekarang dia menuju Ke sungai Han untung mengumpulkan Karang untuk sebuah hadiah para keluarga Jung.


"Karang nya di rumah udh semangkuk, kekkeke makin banyak Aja", ucap ceyan cekikikan.


"Nak?" ucap seorang wanita paruh baya. ceyan menoleh dan terkejut.


"eh?, Tante penjual bunga ya, hehehhe malam Tante" ucap Ceyann sambil memberhentikan kegiatan nya sebentar.


"kamu ngapain malam malam Ngubang gini?", tanya Perempuan yang tak lain penjual Bunga yang ceyan pesan beberapa hari lalu.


"heheh, nyari karang Tan, mau buat kalung atau gelang buat satu keluarga!" ucap intan sambil mengangkat tas nya yang sudah basah.


"kan dipinggir pantai banyak nak, dan lagi kamu bisa beli di pasar swalayan gelang kalung karang warna warni gini mah?", ucap Tante penjual bunga itu.

__ADS_1


"dipinggir pantai udh gk segar!, lagian juga saya sengaja gk mau beli biar kelihatan ini hasil perjuangan taukkk!!!!" ucap ceyan yang kembali mengambil karang.


"Yaudh jangan malam malam ya nanti sakit!" ucap Tante penjual bunga itu dan menuju motor nya.


"iya Tan, dadaa", ucap ceyan ketika Perempuan itu tancap gas dan pergi.


skip*


"Anjir Lo kenapa basah semua oy, abis ngapain Lo?!" ucap intan khawatir ceyan masuk angin.


"aku abis Nyari karang warna warni!, buat dibikin gelang atau kalung buat Keluarga ku, mungkin dengan cara ini mereka suka dan maafin aku kekekkeke", ucap ceyan cekikikan dan di tatap sinis oleh Intan.


"astaga nakk, Ceyan kok basah?!, sana ganti baju!" ucap Tante Rina yang khawatir akan keadaan ceyan. ceyan mengangguk dan Pergi sambil melayang kan kiss ke intan.


"HUEKK NAJIS BANGSAT!" ucap intan sedikit teriak, beruntung para pelanggan sudah tidak ada karena ini sudah pukul 09.45 malam.


"heh!, mulutnya sayang, kok ceyan basah?"tanya Tante Rina sambil memukul mulut Intan karena berkata kasar.


"hehehehe,dia nyari karang warna warni katanya buat bikin gelang!" ucap intan dan pergi masuk ke dalam toko.


ceyan sudah selesai mengganti bajunya dan Keluar dari kamar mandi menuju depan toko dan pulang.


"Tante saya pulang ya, intan nya mana?, bilangin pamit ya", ucap ceyan bersaliman.


"iya nak hati hati, intan lagi ngambil Tas nya soalnya kami udh mau pulang juga.", ucap ibu Rina membalas uluran tangan ceyan dan memberikan uang 10 ribu won sebagai gaji ceyan.


"Yaudh Tan, ceyan pulang ya!!!, bye~~~" ucap Ceyann di angguki Rina dan dia pun pulang.


Skip sampai rumah*


ceyan memarkirkan Sepedanya di samping Mansion dan masuk ke dalam rumah, pintu di bukakan oleh bodyguard yang menjaga pintu.


"Dari mana kamu?", Tanya seseorang yang tak lain adalah Granpa.


"Saya abis main ke tempat teman granpa", ucap Ceyann tersenyum karena bahagia di khawatir kan granpa ya.


"Menjijikkan!", ucap Granpa dan pergi ke kamarnya kembali.


ceyan terkejut dan terdiam, apa yang menjijikkan?... ceyan menghiraukan nya dan pergi menuju kamar.


sesampai nya dia di kamar, ceyan langsung rebahan dan membagi uang Hasil dia bekerja dan tidur.


_*_bersambung_*_


maaf jika tidak nyambung.


Don't read if you don't like it


sampai jumpa


typo bertebaran


__ADS_1


Granpa Jung king 👑


bye~~~~


__ADS_2