The Returning Sword Saint

The Returning Sword Saint
Bab 3 : Metode Pernapasan


__ADS_3

Setelah beberapa menit mereka bercakap-cakap. Ruan Zi merasa lega bahwa anaknya dalam kondisi normal setelah koma tiga hari.


"Maafkan ibu, Yun'er, ibu hanya bisa mendapatkan Rumput Roh Terbuang untukmu saat ini untuk membantumu dalam kultivasi. Namun kamu tidak perlu khawatir, ibu akan berusaha semaksimal mungkin untuk mendapatkan Jamur Giok dengan bekerja keras di klan."


Ruan Zi kemudian memberikan sebuah kotak kayu dan membukanya untuk diperlihatkan pada anaknya.


Xiao Yun tersendat tidak bisa berkata-kata dan melihat tumbuhan roh di dalam kotak. Dia menerima itu dan melihatnya lebih jelas.


Agar seorang kultivator dapat meningkatkan kultivasi-nya lebih lancar, seseorang memerlukan tumbuhan roh tertentu untuk membersihkan meridian mereka dari kotoran dalam tubuh.


Bagi tahapan awal kultivasi, ini adalah langkah wajib yang harus dilakukan karena seseorang perlu membuka meridian mereka agar dapat menyerap qi dalam tubuh.


Dalam tubuh manusia, ada titik akupuntur 12 Meridian Utama yang bisa dibuka. Mereka memerlukan energi murni dari tumbuhan roh agar dapat membukanya. Semakin banyak titik-titik terbuka, semakin mereka dapat menyerap qi alam dengan cepat.


Yang dia tahu, di Kerajaan Dongfang hanya memiliki beberapa orang yang mampu membuka 5 titik dari 12 Meridian Utama saja, tapi itu sudah menjadikan bakat yang sangat langka.


Mengetahui hal ini, Xiao Yun tidak bisa mendesah.


Jika orang-orang di Dunia Roh mendengar ini, mereka pasti akan mengolok-olok karena bagi mereka membuka 12 Meridian Utama adalah hal yang sepele. Dari sini dapat dilihat perbedaan jauh antara manusia di Dunia Fana dan Dunia Roh sangat berbeda jauh.


Xiao Yun melihat wajah ibu yang tersenyum dan tidak bisa tersentuh. Meski tampaknya Ruan Zi berpura-pura kuat dihadapannya, Xiao Yun bisa melihat kantung mata hitam yang jelas ibunya sangat kelelahan.


Saat melihat ini, Xiao Yun benar-benar terenyuh dan semakin membulatkan tekadnya untuk mencari keadilan untuk ibunya.


Xiao Yun tahu bahwa ibunya bekerja keras hanya demi dirinya. Ibunya bekerja tanpa kenal lelah hanya demi mendapatkan Rumput Roh Terbuang yang merupakan tumbuhan roh kelas rendah.


Xiao Yun merasa murka dan benci. Meski memang Rumput Roh Terbuang masihlah tumbuhan roh berharga, tapi mereka masih bisa didapatkan dengan mudah, bahkan pelayan kelas rendah akan memiliki dua atau tiga ikat dari mereka.


Tapi ibunya, bahkan sangat kesulitan hanya demi mendapatkan satu ikat saja. Ini benar-benar sudah melawati batas.


Namun Xiao Yun tahu bahwa dia tidak bisa bertindak tergesa-gesa sekarang, tujuan awalnya sekarang adalah mengumpulkan kekuatan secepat mungkin. Dengan itu, dia setidaknya bisa meminta keadilan untuk ibunya.

__ADS_1


Xiao Yun saat ini telah macet di ranah Qi Gathering tiga selama enam tahun. Selama waktu ini, meskipun dia tidak bisa berkultivasi secara normal dalam mengumpulkan qi, tapi fisik dan indera spiritual-nya telah jauh meningkatkan karena latihannya.


Dengan adanya Rumput Roh Terbuang ini, memang dia tidak akan memiliki peningkatan dalam kultivasi-nya, namun itu akan membantunya membuka satu atau dua titik meridian.


Setelah bercakap-cakap dengan ibunya, Xiao Yun meminta izin untuk berkultivasi sekali lagi. Ruan Zi tidak bisa menolak keinginan anaknya dan dia mulai menyiapkan ramuan dengan menggerus Rumput Roh Terbuang menjadi cairan.


"Ramuan ini akan membantumu dalam peluang kultivasi, meski hanya sedikit, tapi masih cukup bagus. Ini, minum pelan-pelan ..." Ruan Zi sambil memberikan mangkuk ramuan.


Xiao Yun menerimanya dan meminumnya secara perlahan.


Setelah melihat anaknya meminum semua ramuan, Ruan Zi pamit undur diri dari kamar dan meninggalkan Xiao Yun sendirian.


Xiao Yun melihat ibunya pergi dan bergumam.


"Ibu ... Bersabarlah ..."


Dengan itu, Xiao Yun memulai langkah awal kultivasi-nya sekali lagi. Setelah mengatur nafasnya, Xiao Yun tiba-tiba mengingat sebuah metode unik di kehidupan sebelumnya yang dia temukan di reruntuhan kuno di Tanah Kematian di Dunia Roh.


Metode ini hanyalah metode latihan dasar pernapasan yang menurut catatan digunakan orang-orang di Dunia Dewa untuk mengatur sirkulasi organ dalam tubuh. Ini tidak memiliki syarat apapun dan bisa digunakan siapa saja asal telah belajar dengan seksama.


Metode ini bernama 'God's Breathing Method'. Xiao Yun ingat kata-kata agung di lapisan akhir metode ini yang membuatnya terpukau.


{A/N: Metode Pernapasan Dewa}


'Bernapas untuk langit dan bumi, satu nafas menjadi raja, dan nafas akhir menjadi dewa, nafas tubuh untuk mewakili alam semesta, nafas alam untuk menghendaki dunia, semua mahluk itu bernafas, tanpa nafas kematian dalam sungai kuning, atau menjadi entitas tanpa batas!'


Jika Xiao Yun bisa mencapai ketinggian tertentu, maka tidak mungkin dunia bisa bertahan dengan hembusan nafasnya.


Ini adalah metode favorit milik Xiao Yun dan rahasia terbesar miliknya. Metode ini selain membantu dalam kultivasi, itu juga membantu dalam mengatur sirkulasi dalam tubuh, bisa juga untuk membantu membuka pintu 12 Meridian Utama, dan membuat seseorang memiliki stamina jauh lebih banyak, itu sangat berguna untuk pertempuran jangka panjang.


Xiao Yun diam dalam posisi lotus dan matanya terpejam. Butir-butir keringat menetes di pelipisnya dan sewaktu-waktu ekspresinya akan berubah-ubah.

__ADS_1


Waktu berlalu secara perlahan dan tanpa disangka, satu hari telah berlalu.


Xiao Yun akhirnya membuka mata dan menghela nafas, tapi ekspresinya mengerucut dan meremas dadanya yang berdenyut-denyut.


"Huh, bernafas sedetik dan menahannya selama satu jam, dan itu dilakukan secara berskala, dari waktu ke waktu, tampaknya ini masih menjadi beban bagiku karena tubuh ini belum terbiasa."


Namun ekspresinya jeleknya segera diganti dengan senyum cerah segera.


"Namun usahaku tidak sia-sia, aku telah berhasil membuka tiga titik meridian diluar ekspetasi ku, dengan satu yang sudah terbuka sebelumnya, maka aku memiliki empat titik meridian yang terbuka! Haha, mungkin jika Klan Xiao mendengar ini mereka akan terkejut karena bahkan paling banyak di antara mereka hanya bisa membuat dua titik saja. Bagus bagus ..."


Tiba-tiba Xiao Yun dengan indera spiritual-nya mendengar keributan di luar dan ekspresinya kaget. Dia segera beranjak dari ranjangnya dan pergi ke luar rumah.


Sementara itu, disisi lain, diluar rumah Xiao Yun, ada lima orang pria yang mengepung satu orang wanita.


Ada empat orang pria yang tampaknya hanya berusia di bawah 20-an, sedangkan satu orang pria tampak paruh baya sekitar pertengahan umur 30-an. Mereka mengenakan pakaian merah cukup identik khas dari Keluarga Xiao.


Adapun wanita itu yang tampak pucat yang menyandarkan tubuhnya pada dinding pagar, itu adalah Ruan Zi.


"Kakak ipar, tolong jangan buat sesuatu lebih rumit lagi. Anakku Wang'er juga membutuhkan Jamur Giok untuk kultivasi-nya, sedangkan anakmu Xiao Yun, dia hanya akan membuang-buang sumber daya berharga seperti itu."


Yang berbicara adalah yang paling tua dan tampak kultivasi-nya cukup tinggi.


"Xiao Ming, anakku Yun'er juga memerlukan Jamur Giok untuk dirinya sendiri, aku sudah bersusah payah berkontribusi pada klan untuk mendapatkan ini. Tolong jangan berbuat terlalu jauh!" Ruan Zi menggertakkan giginya melihat pria di depannya.


Xiao Ming hanya mendengus mendengar ini.


"Hmph! Aku bisa melepaskan Jamur Giok itu sekarang asalkan kamu mau melakukan sesuatu untukku ..." Saat itu mata Xiao Ming melihat paha putih Ruan Zi dari celah pakaiannya dan menjilat bibirnya.


Ruan Zi tidak tahu apa yang ingin di ajukan oleh Xiao Ming padanya, tapi dari cara mata jahatnya melihat dirinya, itu bukanlah sesuatu hal yang baik.


Tiba-tiba sebuah suara anak muda terdengar.

__ADS_1


"Ibu! Ada apa ini!"


Xiao Yun akhirnya datang.


__ADS_2