The Returning Sword Saint

The Returning Sword Saint
Bab 4 : Pemerasan


__ADS_3

Xiao Yun melihat kelima pria itu dan mengerutkan keningnya.


"Paman, apa yang anda lakukan disini?" Xiao Yun bertanya dengan mata menyipit.


Xiao Ming melihat Xiao Yun datang dan dia tidak panik sama sekali. Dia hanya terkekeh dan menilai Xiao Yun dari atas kebawah.


"Oh!? Ternyata keponakan ku sudah bangun. Bagus bagus, aku kira kamu akan koma terus selama waktu ini, hahaha! Haih ... Bagus karena kamu ada di sini, maka aku akan berterus terang. Aku mau ibumu memberikan Jamur Giok padaku." ucap Xiao Ming santai.


Xiao Yun mendengar itu sedikit terkejut, dia mengalihkan pandangannya pada kotak yang dipeluk ibunya dan sedikit kecerdasan melintas di pikirannya.


'Jadi ibu benar-benar mendapatkan Jamur Giok untukku ... Terima kasih ibu.'


Namun ekspresinya segera berubah setelah melihat Xiao Ming sekali lagi.


"Xiao Yun, dengan bakat kamu, kamu harus tahu bahwa Jamur Giok adalah barang yang terlalu berharga untukmu. Sungguh sia-sia menggunakan sumber daya ini untukmu. Lebih baik kamu menyerahkan padaku agar aku bisa memberikannya pada anakku untuk dilatih dan aku akan mengingat jasa kamu pada klan, hahaha." Xiao Ming menjelaskan sambil terbahak-bahak.


Xiao Yun mengepal erat dan hatinya diliputi rasa marah, namun dia berhasil meredakan emosinya dengan baik dan berbicara. "Paman, aku tahu bahwa Jamur Giok adalah tumbuhan roh yang berharga, tapi bukan berarti itu sulit didapat dengan kemampuan anda. Bukankah Aula Herbal pasti menyediakannya, dengan uang bulanan alokasi klan, bukankah paman bisa mendapatkannya dengan mudah?"


Xiao Ming mendengar ini dan dia hanya mengejek.


"Jika ini seminggu yang lalu, maka benar, klan masih memiliki banyak darinya. Tapi sekarang, hanya ada beberapa yang semuanya telah ditujukan pada orang-orang penting bagi klan."


Xiao Yun terkejut mendengar itu dan tiba-tiba dia memikirkan sesuatu tentang perang dagang Klan Xiao dengan klan lainnya di kota. Namun ini bukan urusan Xiao Yun dan dia segera berpikir cepat untuk menyelesaikan masalah dihadapannya.


'Aku mendengar kultivasi Xiao Ming berada di tahap Qi Foundation kelima, dan itu memiliki selisih sangat jauh dariku. Melawan secara frontal jelas akan menjadi kekalahan telak bagiku. Aku tidak tahu apa yang membuat Xiao Ming begitu berani menyinggung ibu saat ini, bagaimanapun, ibu masihlah istri kelima dari Patriark, meski ibu telah banyak kehilangan statusnya, tidak seseorang di klan yang berani bertindak secara terbuka ...'


Ayahnya, tidak, Patriark memiliki hubungan yang membingungkan dengannya, antara peduli atau tidak peduli. Jika Xiao Ming begitu berani bertindak melawan meski dia sudah tahu bahwa itu adalah istri kakaknya, maka entah itu Xiao Ming tahu bahwa Patriark tidak peduli, atau dia tidak peduli konsekuensi yang akan menimpanya.


Apapun alasannya, tampaknya Xiao Yun tetap akan kalah mempertahankan Jamur Giok untuk dirinya.


Xiao Yun kemudian mendekat ke arah ibunya dan berbicara, "Ibu, bisakah kamu berikan kotak itu padaku?"


Ruan Zi hanya mengangguk dan memberikan kotak kecil itu pada anaknya. Setelah menerimanya, Xiao Yun mengalihkan pandangannya pada Xiao Ming.


"Paman, aku tidak bisa memberikan Jamur Giok ini secara gratis padamu. Ibuku sudah bekerja keras untuk dengan susah payah mendapatkan tumbuhan roh ini. Namun, aku bersedia berdagang denganmu jika kamu mau membayar 100 koin emas." ucap Xiao Yun dengan tenang.


Xiao Ming mengerutkan keningnya, tapi saat dia hendak berbicara, Xiao Yun memotongnya.

__ADS_1


"Paman tahu bahwa aku masihlah keponakanmu, dan ibu adalah istri dari Patriark. Paman tidak akan begitu rendah diri untuk mengambil Jamur Giok ini pada junior lemah ini, kan? Setidaknya, aku harus menerima kompensasi agar usaha ibuku tidak sia-sia." jelas Xiao Yun.


Xiao Ming melihat Xiao Yun dalam-dalam dan dia berkata, "Lalu bagaimana jika aku menolak?"


Xiao Yun hanya tersenyum pasrah, "Maka aku tidak bisa berbuat apa-apa, dengan kekuatan paman, maka akan sangat mudah menginjak semut sepertiku."


Xiao Yun mengelus dagunya seolah berpikir, tiba-tiba dia tertawa.


"Hahaha, menarik, aku memuji keberanianmu. Baiklah, tapi aku hanya akan berdagang 50 koin emas untukmu." Xiao Ming memaksa.


Xiao Yun menggertakkan giginya dan marah karena penawaran yang diberikan terlalu ekstrim.


'Harga normal Jamur Giok adalah 100 koin emas, tapi dia menawar menjadi setengahnya! Ini benar-benar perampokan! Tapi aku tidak bisa berbuat apa-apa saat ini. Jika aku menolak, aku tidak akan mendapatkan kompensasi apapun, Xiao Ming bahkan bisa merebut Jamur Giok tanpa kehilangan uang. Huh, tanpa dukungan, aku benar-benar kalah kali ini.'


Xiao Yun memikirkan segala resiko tentang tindakan selanjutnya, dan dia hanya bisa mendesah karena harus menerima perlakuan ini.


"Baiklah, aku menerimanya."


"Xiao Yun tapi itu..." Ruan Zi hendak berbicara tapi dipotong oleh Xiao Yun.


Xiao Ming senang akan hal ini, dia kemudian berbicara. "Hahaha, bagus bagus, tampaknya kamu mengambil keputusan yang benar, tapi aku masih memiliki satu syarat."


"Ini sangat sederhana, selama kamu bisa menerima satu pukulan dariku dan masih kuat berdiri, maka aku akan menepati janji."


Ruan Zi yang mendengar itu tidak bisa khawatir, "Yun'er, ini ..."


Namun Xiao Yun mengangkat tangannya untuk memotong dan hanya mengangguk menerima syarat Xiao Ming.


"Baik aku menerimanya."


Xiao Ming tertawa melihat ini, "Kamu benar-benar sesuatu, baiklah, mulai perdagangan."


Kemudian Xiao Yun memberikan kotak berisi Jamur Giok untuk diperiksa. Xiao Ming mengangguk dan memang itu adalah Jamur Giok.


"Baik paman, mana uang anda?" tanya Xiao Yun dengan mata menyipit.


Xiao Ming terkekeh dan berkata, "Uang? Haha, ini uangmu! Ambillah!"

__ADS_1


Xiao Ming mengambil kantong uang di sakunya dan memberikan pada Xiao Yun, namun cara dia memberikan kantong uang seolah-olah seseorang tengah memukul.


Dengan jarak satu meter, tentu saja Xiao Yun tidak bisa menghindari serangan tersebut. Dia memiliki ekspresi serius dan hanya bisa menahan serangan yang datang.


Pukulan seorang kultivator Qi Foundation tidaklah ringan, apalagi Xiao Yun hanya seorang di ranah Qi Gathering tiga. Namun menghadapi serangan ini, Xiao Yun sudah mengantisipasi dari awal dan dia mencoba menahan.


Tangan kanan Xiao Ming melaju dengan momentum kuat yang itu diarahkan pada perut Xiao Yun. Xiao Yun dengan pengalaman tempurnya di kehidupan sebelumnya bisa melihat arah serangan, dia dengan tangannya menahan pukulan Xiao Ming, namun karena celah perbedaan kekuatan, tangan Xiao Yun tidak bisa menahan dan terus melaju ke perutnya.


Bang!


Xiao Yun mundur lima belas langkah kebelakang. Dia bisa merasakan bahwa perutnya seolah-olah meledak, dan rasa campur aduk yang amat menyakitkan.


Dia memegang perutnya dengan tangannya untuk menahan rasa sakit, sedangkan tangan kirinya memegang kantong uang.


Jelas rasa sakit yang diterima Xiao Yun sangat nyata, ekspresinya tidak bisa berbohong. Akan tetapi, Xiao Yun tetap teguh tidak membiarkan tubuhnya berlutut.


Xiao Ming yang melihat pukulannya tidak bisa menjatuhkan Xiao Yun memiliki ekspresi jelek. Dia sama sekali tidak menduga bahwa seorang anak yang hanya berada di ranah Qi Gathering tiga bisa menahan pukulannya.


Meskipun dia hanya mengerahkan 30% dari kekuatannya, namun itu seharusnya sudah cukup untuk membuat anak lain jatuh pingsan.


Meski dia tidak mau menerimanya, namun dia harus memenuhi janjinya sebelumya. Dia hanya mendengus sambil kemudian berbalik untuk pergi. Namun sebelum itu, dia berbicara.


"Kamu beruntung sekarang Xiao Yun, tapi untuk lain kali, hehehe ..."


Dengan itu, Xiao Ming pergi dengan rombongannya.


Melihat Xiao Ming sudah pergi, Xiao Yun menghela nafas lega.


Namun segera ekspresi sakitnya tumbuh tajam dan dia memuntahkan seteguk darah dan jatuh berlutut. Ruan Zi yang panik segera menghampiri.


"Yun'er! Kamu terluka! Ayo kembali ke rumah, ibu akan mengobatimu." Ruan Zi sangat khawatir.


Xiao Yun mengusap mulutnya dan dia berkata.


"Apakah selama 6 tahun ini kamu selalu menghadapi ini seorang diri, bu?" tanya Xiao Yun.


"Aku ..."

__ADS_1


Xiao Yun menggelengkan kepalanya, "Bu, kamu sudah menjagaku dengan baik selama ini. Selanjutnya, aku akan menggantikannya untukmu. Aku akan membalas setiap perbuatan mereka sepuluh kali lipat! Tunggu saja waktu bermain, aku akan membuat mereka yang berani mencacimu akan mendapatkan balasan yang lebih buruk dari kematian!"


__ADS_2