
Genre: Game, School, Mistery, Fantasy, supernatural, Romance, Shounen
Chapter: 11 (Masa lalu)
Masa lalu Ryuuki yang kelam "Kak.. Kakak.. dimana Kakak? Hahhh, apa aku di rumah lagi sendirian? Sepertinya semua sedang tidak ada di rumah, sebaiknya aku main sendirian di luar rumah." Pergi keluar untuk bermain "Tuan Muda anda ingin kemana?" Seorang pelayan bertanya "Aku hanya ingin bermain di luar saja, apa tidak boleh?" "Tidak boleh, karena hari ini akan hujan deras. Sebaiknya Tuan Muda duduk saja di rumah, karena kami tidak mau Tuan Muda sakit karena kehujanan." "Bisa tidak jangan memanggilku 'Tuan Muda' karena aku masih anak-anak, sebaiknya panggil aku Ryuuki." "Tidak bisa, karena itu adalah perintah ayah Tuan Muda. Sebaiknya saya antarkan anda untuk masuk ke kamar Tuan Muda." "Iya iya, menyebalkan sekali. Padahal aku ingin bermain sebentar saja di luar, kenapa tidak boleh." Kesal karena di larang bermain di luar rumah
__ADS_1
"Bosannn... aku main game saja kayaknya, tapi main apa yaaa.... hmm..." Berpikir ingin memainkan game apa "Gimana kalau kita mainkan game 'The World of PSP' saja?" Seseorang tiba-tiba saja datang tanpa di ketahui orang "Oh Kakak ya, kupikir Kakak tidak ada di rumah. Boleh juga, tapi itu game apa Kak?" Bertanya tentang game yang Kakaknya sebutkan tadi "Itu adalah game MMORPG sebuah game petulangan yang bisa membuat bosan kita hilang dan juga disana kita bisa mencari teman untuk membuat party/guild untuk bekerja sama. Selain itu, setelah kau mengumpulkan banyak uang di game itu kau bisa menukarkannya menjadi uang asli." Menjelaskannya secara detail agar mudah di pahami Ryuuki "Ohh.. jadi begitu ya, tapi Kak bukannya itu terlihat mudah memainkannya? Soalnya mendengarkannya saja sudah terlihat mudah." "Kau belum tau seperti apa rasanya memainkan game MMORPG itu, sini Kakak kirimkan gamenya." Mengirimkan gamenya "Ok, jadi kita harus melakukan apa di game ini?" Bertanya soal misi dari game ini "Misinya, kita harus menyelesaikan quest yang kita terima." "Ohh begitu, baiklah mari kita mulai Kak gamenya." "Ok, ayo kita mulai."
Seseorang sedang memanggilnya " (suaranya pelan) Ryuuki San.. Ryuuki San... Ryuuki San.. (Terus berteriak) Ryuuki San!" Memanggilnya tetapi dia masih belum sadarkan diri "Ka.. Kak..?" Dengan suara pelan dia kepusingan karena kehabisan darah yang begitu banyak "Ayo cepat bawa dia ke kamarnya, sebelum lukanya bertambah parah."semua pembantu rumah itu membawa Ryuuki untuk di rawat sementara di kamarnya "Apa yang sebenarnya terjadi Ibunda?" Kakaknya bertanya kepada ibunda "Ibu juga tidak tau, dia tiba-tiba terpingsan dari kursi dan terjatuh. Darahnya begitu banyak, sepertinya sejak awal duduk dia sudah seperti itu. Aku tidak menyadarinya kalau lukanya itu belum sembuh. Yuuta sebaiknya kamu bantu adikmu dan pembantu lainnya." Memanggil orang yang bernama Yuu anak pertama dari keluarga itu "Baik Ibunda."
'Nama: Yuuta Ryuuki
__ADS_1
Tanggal/bulan/lahir: 1 Januari 1999'
Semuanya sedang membersihkan tubuhnya Ryuuki yang di lumuri banyak darah "I-ibunda kenapa tubuhnya Ryuuki San tiba-tiba terluka begitu saja?" Mayuri bertanya kepada Ibunda "Ibu juga tidak tau apa yang terjadi, tapi sepertinya dia memiliki masalah pribadinya sendiri." "Masalah pribadi? Apa itu Ibunda?" Bertanya kembali "Ibu juga tidak tau, sebaiknya kamu tunggu saja disini Mayuri. Ibu tidak mau kamu melihat dia seperti itu, apalagi sekarang tubuhnya memiliki banyak luka yang tidak biasa." Melarang Mayuri agar tidak ikut campur urusan pelayannya yang sedang mengurus Ryuuki "Tapi Ibunda?" "Sudah Ibu bilang kamu duduk saja disini dan tunggu hasilnya nanti dari Yuu."
1 jam kemudian "Sepertinya Tuan Ryuuki baik-baik saja, hanya saja ada yang tidak beres dari lukanya." Pembantu memberi tau ibunda Ryuuki "Apa maksudnya?" "Tubuhnya sama sekali tidak bertambah lagi luka, hanya sedikit luka yang ada di tubuhnya. Dan juga darah itu bukan darah dari Tuan Ryuuki." Memberi taunya secara detail "Bukan darahnya, terus itu darah siapa?" "Saya juga tidak tau itu darah milik siapa, tapi yang pasti itu darah dari dunia lain."
__ADS_1
Bersambung...