The World Of PSP/PSP In The World

The World Of PSP/PSP In The World
Chapter 02


__ADS_3

Genre: Game, School, Mistery, Fantasy, supernatural, Romance, Shounen


Chapter: 02 (Level 99?)


"Ayo kita lihat Taka." "Ok." Berlari menuju ke tempat keramaian orang yang sedang menyaksikan sesuatu "Hah.. hah.. Itu.. itu dia?! Sedang apa dia disana, apa jangan-jangan dia menantang Yusuke?!" Menunjuk Moriyama yang sedang dihapan Hambe sang monster iblis game "Yusuke? Siapa dia?" Menanya dan kebingungan "Apa?! Kau tidak tau siapa Yusuke?!" Kaget mendengar Heisuke tidak tau siapa Hambe yang dia lihat "Yusuke Hambe, dia adalah sang monster game yang belum pernah kalah sama sekali. Bisa di bilang dia berada di puncak di sekolah kita karena game, banyak orang memanggilnya dengan sebutan 'End The Game' karena setiap game yang dia mainkan selalu tuntas dengan cepat tanpa ada yang tersisa. Jadi kau jangan sampai membuat masalah dengannya, kalau tidak kau akan menyesal."


'Nama: Yusuke Hambe


Umur: 20 tahun


Tanggal/bulan/lahir: 1 Agustus 2003'


"Hoi bocah, kenapa kau menghalangin jalanku tadi? Kau pikir kau ini siapa hah?!" Membentaknya dengan keras "..... (fokus bermain game)" tidak menjawabnya "Cih, kau sombong sekali sebagai bocah. Hah.. kau sedang bermain game ya.. ayo kita bertaruh, bagaimana?" Mengacuhnya dan mengajaknya bertaruh bermain game "Boleh, apa taruhannya?" Menjawabnya dengan santai tanpa meliriknya/melihatnya "Taruhannya, yang kalah harus mengikuti perintah yang menang sampai lulus sekolah atau menjadi bawahannya, bagaimana? Apa kau setuju? Atau kau ta..." "Boleh juga, kalau begitu kita langsung bermainnya." Menjawabnya dengan cepat tanpa basa basi.

__ADS_1


"Baiklah, kita mainkan game 'The God of Fighter' itu adalah game kesukaanku. Punyaku sudah level 150, berapa levelmu?" "Punyaku level 99, dan juga aku sedang bermain sekarang." "Pfffftt hahahahahaha... kau baru level 99, kau pikir kau bisa mengalahkanku dengan level segitu?" Menertawakannya dengan membanggakan diri karena lebih unggul darinya "Lebih baik kita mulai saja pertarungannya, aku tidak mau menunggu lama-lama lagi." "Baiklah, kalau itu maumu." Mereka berdua bersiap-siap untuk bertarung


}Warrior{


//Apakah kamu siap?\


}Assassins{


'Menekan tombol ready'


"Hehehe.. kau pikir dengan pedang kecil itu bisa mengalahkanku yang levelnya lebih tinggi darimu hah?!." (Trang trang trang tring trang ting) "Hyaaaattt! (Jleebbb srat srat srat srat) Akhirnya, kena juga kau. Bersiaplah untuk mati dalam satu kali serangan!!."


//Skill aktif\ 'The Fire Phoenix' (jdeeerrrr)

__ADS_1


"Sekarang bagaimana, apa kau masih ingin bertaruh la..?! Apa yang..?!"


(Srattt) //Skill aktif\ ' Multiple slashes' (Srattt sraatt srattt sraattt sraat sraat)


"A-apa yang barusan? Padahal aku sudah mengenainya dengan skill The Fire Fhoenix, itu adalah skill andalanku. Kenapa dia tidak mati sama sekali?" Terkaget melihat miliknya yang begitu kuat tanpa dia sadari "Levelnya?! Apa-apaan dengan levelnya?! Apa kau bermain curang padaku hah?!! Kau pasti menggunakan trik licik sebelum kita bermain." Melihat levelnya yang begitu besar "Aku sama sekali tidak menggunakan apapun, hanyak saja levelku lebih tinggi darimu. Mungkin saja kau terlalu lemah untuk jadi lawanku, kalau begitu aku ambil semua level milikmu ya."


//Apakah kamu akan mengambil semua levelnya?\


'Sebaiknya aku sisakan levelnya.' Batin Moriyama karena kondisinya tidak terlalu menguntungkan baginya untuk mengambil semua level miliknya


//Kamu mengambil 100 level dari lawan\


"Apaaaa?!! Sisa levelku 50?! Apa kau sengaja menyisakan level begitu besar untukku, padahal kau bisa ambil semua levelku karena kau menang." Terkaget melihat bocah itu karena dia tidak tega melihat lawannya memiliki level yang rendah "Aku tidak suka mengambil semua level lawanku, 100 level saja itu sudah cukup bagiku. Kalau begitu aku pamit dulu, sebentar lagi waktunya pulang sekolah." Berkata dengan jujur karena kecurangan tidak menguntungkan bagi Ryuuki "Taka, menurutmu dia orangnya seperti apa?" Bertanya tanpa alasan "Sepertinya tidak di ragukan lagi."

__ADS_1


"Hei bocah." Memanggilnya "A-ada apa ya?" Terkaget "Siapa namamu?" "Nama? Ohh, namaku..."


Bersambung...


__ADS_2