The World Of PSP/PSP In The World

The World Of PSP/PSP In The World
Chapter 17


__ADS_3

Genre: Game, School, Mistery, Fantasy, supernatural, Romance, Shounen


Chapter: 17 (Sebuah masalah rumit)

__ADS_1


"Baiklah semuanya, kita kedatangan murid baru disini." ...??!!! Semuanya langsung ribut ketika ada murid baru "Semuanya harap duduk dan tenang, silahkan masuk." Memanggilnya "Pe-permisi." Mayuri masuk ruangan kelas "Astaga cantik sekali dia." "Apa dia dari kota sini?" "Aku ingin sekali kenalan dengannya." "Nanti pulang sekolah aku akan mengajaknya karaoke bareng cewek lain." Komentar setiap murid yang ingin dekat dengannya "Sudah diam semuanya! (Marah) apa kalian tidak bisa sopan santun di depan guru kalian huh?! (Menenangkan diri) Ehemm... silahkan perkenalkan namamu di depan semua murid." "Ba-baik Sensei. Perkenalkan nama saya Mayuri Yuuna, saya disini sebagai murid baru. Salam kenal semuanya." Memperkenalkan dirinya membuat setiap hati laki-laki tersentuh karena suaranya yang imut "Kalau begitu, silahkan kamu duduk di kursi yang kamu mau." "Ba-baik Sensei." Mencari tempat duduk yang dekat dengan Ryuuki 'Ahh disana ada kursi kosong dekat Ryuuki San meskipun paling belakang, sebaiknya aku di sebelah Ryuuki San agar Ryuuki San tidak kesepian.' Batin Mayuri menghampiri tempat duduk yang bedekatan dengan Ryuuki San "Baiklah kita mulai pelajarannya." memulai pelajaran


Setelah selesai belajar dan waktu jam istirahat "Ryuuki San apa kamu membawa bekal makan tidak?" Bertanya "Ahh.. sepertinya tidak, soalnya aku sedang tidak lapar. Memangnya kenapa?" Sering melakukannya karena tidak mau kerepotan "Hfffftt (marah dengan wajah imut) Ryuuki San itu harus banyak makan agar tidak mudah sakit, apa Ryuuki San sering melakukannya?" "Yah bisa di bilang... aku tidak pernah bawa bekal makan ke sekolah, dulu sih pernah cuman ku kasih saja pada temanku yang tidak membawa bekal makan." "Untungnya saja aku membawa dua bekal makan, karena aku sudah tau dari Ibunda kalau Ryuuki San tidak terlalu suka makan saat jam waktu istirahat." "E-ehhh... aduhhh (pura-pura sakit perut) sepertinya aku sakit perut, sebaiknya aku ke toilet dulu sebentar. Kamu tunggu saja disini, aku akan kembali lagi kok." Berjalan perlahan agar tidak di curigai "Tunggu sebentar Ryuuki." Seeorang memanggilnya dari belakang '...??!! Perasaan ini.. Apa jangan-jangan?!! Firasatku benar, sepertinya aku tidak bisa lari darinya walaupun aku sudah kabur darinya dia akan tetap mengejarnya.' Batin Ryuuki karena ada seseorang yang mengetahui sifat kebiasaan Ryuuki ketika waktu jam istirahat "Apa kau ingin membohongi seseorang dengan pura-pura begitu? Aku sudah tau kalau kamu itu hanya berpura-pura agar tidak mau terlibat soal bekal makan, iya kan? Sebaiknya kamu minta maaf padanya karena sudah membohonginya." Mengetahui semuanya meskipun dia tidak di anggap teman oleh Ryuuki 'Firasatku benar!! Sebaiknya aku lari saja dari pada di habisinya. Tapi... (melihat kedepannya) di depan ada temannya yang menghalangi jalannya, sebaiknya aku pasrah saja disini.' Batin Ryuuki karena tidak mempunyai pilihan lain selain menyerah saja "Aku menunggu Ryuuki, kapan kau akan kesini dan meminta maaf kepadanya?" Menghampiri Ryuuki "I-iya (berbalik) seperti biasa kau memang pintar soal menebak, kau memang tidak pernah berubah dari dulu sampai sekarang ya Asaki."

__ADS_1


'Nama: Asaki Nase


Tanggal/bulan/lahir: 24 Oktober 2004'

__ADS_1


"(Mencubit telinganya) apa kau bilang barusan huh?! Kau pikir aku akan berubah begitu saja saat melihat sifatmu seperti itu, kemari dan minta maaf padanya." Membawanya kepada Mayuri "Adududuhh... kau hampir sama seperti kepiting saja, susah lepas kalau kena capit. Awww....!!" Telinganya di tarik dengan keras "Banyak bicara kamu, cepat minta maaf." "Ti-tidak apa-apa kok, aku tidak marah sama sekali kepada Ryuuki San." "Apa kau yakin?" "Iya." "Kau beruntung untuk kali ini, kalau kau sampai melakukannya aku akan...?! Kau mau kemana bodoh?!! 'Duakkk'." berlari dan menendangnya "Ahhkkk..." "Kau ini bikin aku kesal saja, kau ingin sekali mati ya." "Ma-maaf nona, sebenarnya Ryuuki San baru saja sembuh dari lukanya kemarin." "Ehh..? Kamu tidak bohong?" "I-iya Nona."


Bersambung...

__ADS_1


__ADS_2