
Naina : " Tunggu sebentar sepertinya aku hanya bermimpi saja, oke aku harus tenang dulu. tarik nafas, buang, tarik nafas, buang. aku coba cubit kakiku saja yang kencang kalau sakit pasti aku bakalan cepet bangun ".
Naina berteriak dengan kencang karena merasakan sakit ketika mencubit kakinya. tidak lama kemudian pelayan yang tadi menghampiri dirinya bersama dengan wanita paruh baya dengan pakaian yang elegan, dan dan raut wajah yang khawatir .
Naina : " AAkhhhhh ".
pelayan : " Nona, nona tidak apa-apakan? saya mendengar teriakkan yang keras apakah sesuatu terjadi kepada nona shasha? "
Nyonya Arisen : " Kenapa Shasha kesayanganku? kenapa kamu berteriak apakah ada yang sakit?". (sambil memeriksa seluruh tubuh naina)
Naina : " ah, tidak, tidak, tidak, aku hanya....... sedikit terpeleset saja karena masih sedikit pusing ".
Nyonya Arisen : " makanya putriku kamu jangan bangun dulu, kamu kan masih sakit, sebenarnya apa yang terjadi? kenapa bisa kamu jatuh kedalam kolam dan sampai tidak sadarkan diri dalam waktu yang cukup lama?"
Apa?? aku terjatuh di kolam? tidak sadarkan diri lama? bukankah aku tidak sadarkan diri karena kecelakaan di taksi ya bahkan aku ingat sampai terakhir kali sebelum kehilangan kesadaran, aku mengalami luka yang cukup parah di sekujur tubuhku?? bagaimana mungkin aku bisa berakhir dengan terjatuh dikolam?? lalu siapa mereka?? dan dimana sebenarnya aku sekarang?? kenapa ibu-ibu ini memanggil diriku dengan nama Shasha putri kesayangannya?? sebenernya ada apa ini??
Nyonya Arisen : " kenapa Shasha kok kamu diam saja? saat ini mami sedang bertanya dengan dirimu".
Naina : " maaf sebelumnya, tapi kalian ini siapa ya? namaku itu bukan Shasha melainkan Naina. " (berbicara dengan nada kikuk)
Nyonya Arisen : " astaga Shasha apa katamu? kenapa kamu jadi begini. kamu itu Shasha chechilia Arisen putri dari Delliss Arisen dan Melissa Francis Arisen. "
Naina : " Tetapi saya memang tidak tahu siapa itu Delliss Arisen dan Melissa Francis Arisen. apalagi Shasha chechilia Arisen."
Nyonya Arisen : " tidak mungkin, putri kesayanganku apa yang sudah terjadi padamu?. kamu tunggu disini ya ibu akan memanggil dokter terbaik untuk menyembuhkan kamu sayang".
Nyonya Arisen dan pelayan itu pergi meninggalkan Naina di dalam kamar sendirian dengan wajah yang muram dan bingung.
__ADS_1
Nyonya Arisen : " sebenarnya apa yang terjadi dengan putri kesayangan ku Shasha? Bagaimana mungkin dia bisa melupakan diriku yang ibunya ini? " (sambil mengepalkan tangan)
pelayan : " anu nyonya, sebenarnya kemarin sebelum nona Shasha terjatuh kekolam dan hampir tenggelam saya melihat nona sedang bertengkar dengan nona Silvi disekitar kolam tetapi saya tidak tahu mereka bertengkar mengenai apa."
Nyonya Arisen : " Apaaaa...., anak sialan itu lagi?? aku pasti akan buat pelajaran dengan dia karena telah melukai putri kesayanganku shasha l " (mengepalkan tangan geram)
pelayan : (hahaha ****** kamu Silvi sialan siapa suruh kamu membuat nona Shasha marah kepadaku kemarin karena pernyataanmu. sekarang kamu akan menerima akibatnya apalagi nona Shasha juga sepertinya mengalami kehilangan ingatan kalau aku mencuri beberapa perhiasannya. lagipula meskipun nona Shasha ingat semua kejadiannya dia tetap akan menghukum dirimu Silvi karena baik nona Shasha dan nyonya Arisen sama-sama sangat membenci dirimu).
...
Naina : " Hah apa yang sebenarnya terjadi disini? kenapa mereka memanggil namaku dengan sebutan Shasha chechilia Arisen. Tunggu sebentar sepertinya aku pernah mendengar nama itu dimana ya?" ( berjalan mondar-mandir )
tiba-tiba gambaran saat aku menulis cerita "Silvi dan Tuan Kaya Raya" hingga saat aku berhasil memperoleh peringkat pertama dan meluncurkan bukuku sendiri terlintas dikepalaku dengan sangat cepat.
Naina : " ahhh iya Shasha chechilia Arisen,
Naina : " tidak mungkin, masa aku masuk kedalam cerita yang aku tulis sendiri ".
Naina : " hahahhaha aku pasti sudah gila tidak mungkin lah itu terjadi di dunia ini. tapiiiiii kenyataannya mereka memanggil namaku dengan sebutan Shasha. tidak-tidak aku harus pastikan dulu apakan semua nama yang ada disini itu sama dengan cerita yang aku tulis, aku tidak boleh asal menyimpulkan. iya iya iya ayo naina kamu itu cerdas kamu pasti bisa membedakan mana yang fiksi dan mana yang asli. " (mengepalkan tangannya dan terlihat bertekad)
pertama aku harus menganalisis siapa saja yang ada disekitarku dan apa yang sudah terjadi, kalau memang benar ini didalam ceritaku, aku harus tau aku sudah sampai di bagian mananya agar aku bisa menentukan langkah selanjutnya yang harus aku ambil disaat ini.
...
Duakk
Silvi : " ada apa Nyonya? kenapa nyonya tiba-tiba datang dan menggebrak pintu kamarku?"
__ADS_1
Nyonya Arisen : " ada apa katamu?? kamu tidak tahu apa salahmu hahh? gara-gara kamu putri kesayanganku saat ini tidak bisa mengenali diriku dan keluarganya.... , Dasar anak pungut sialan sejak ada dirimu keluargaku menjadi terus menerus tertimpa kesialan tauuu" (sambil menjambak dan menyeret Silvi serta melemparkannya ke pojokan ruangan).
Silvi : " ampun nyonya ampun aku sama sekali tidak tahu apa yang nyonya katakan."
Nyonya Arisen : " Masih bisa menyangkal ya kamu, sepertinya aku kurang mendisiplinkan dirimu ya? sudah jelas-jelas ada saksi mata yang melihatmu berdebat dengan Putriku Shasha sebelum dia jatuh ke kolam"
Silvi : " tidak nyonya, saya memang sempat berdebat dengan nona Shasha sebelum kecelakaan itu tetapi setelah itu kami berpisah dan saya bahkan tidak tahu kalau Shasha akan jatuh kekolam nyonya."
Nyonya Arisen : " pandai kamu bersilat lidah ya, dasar anak kurang ajar sebentar lagi dokter akan datang memeriksa Shasha kalau sampai dia kenapa-kenapa aku akan pastikan dirimu mendapatkan balasan yang setimpal tahu. sekarang kamu ikut aku"
Nyonya Arisen membawa Silvi menuju kamar naina dengan menyeretnya dengan kasar. Tidak lama kemudian dokter datang dengan diantar oleh pelayan keluarga Arisen menuju ke kamar dimana naina berada.
...
Nyonya Arisen : " masuk kamu , sekarang kamu jongkok disana ".
Silvi menangis tersedu-sedu dan menundukkan kepalanya serta menuruti perkataan Nyonya Arisen. Naina yang melihat hal itu merasa kebingungan dan berusaha untuk membantu Silvi karena tidak mengetahui apa yang terjadi.
Naina : " ada apa ini? siapa dia? kenapa dia menangis dan jongkok disana? "
Nyonya Arisen : " Dia itu Silvi sayang, anak sialan yang sudah bikin kamu menjadi seperti saat ini setelah dokter datang dan mendiagnosa kamu mami akan segera menghukum dia sesuai dengan yang dia lakukan kepadamu sayang."
pelayan : " Nyonya dokternya sudah datang, silahkan tuan dokter."
Dokter : " biar aku periksa dulu ya!"
Dokter itu mulai memeriksa diriku secara menyeluruh dan mengungkay hasil diagnosanya kepada Semua orang yang ada di ruangan itu.
__ADS_1
Dokter : " sepertinya nona shasha mengalami shock berat hingga membuat dia kehilangan ingatannya, untuk saat ini saya masih belum bisa menyimpulkan seberapa banyak ingatan dirinya yang telah hilang."