
Setelah mendapatkan informasi tentang lowongan sebagai cleaning service di perusahaan ACorp. Aku segera membujuk Silvi untuk melamar kedalam perusahaan Tersebut. Setelah beberapa hari pengumuman hasil penerimaan karyawan baru yang ditunggupun telah tiba.
Shasha : "Gimana hasilnya keterima kan?" (wajah penasaran dan penuh harap)
Silvi : " ah itu, iya aku keterima. tadi aku mendapatkan email dari perusahaan dan katanya aku diterima dan diperbolehkan bekerja mulai besok "
Shasha : " Yess "
Silvi : " ehh!!! kamu bilang Yess sha? kok kamu kelihatan bahagia sekali aku diterima bekerja? kalau aku bekerja nanti rumah tidak ada yg jaga dan nanti siapa yg akan membersihkan rumah? Bukannya kamu mengajak aku kesini ingin membuat aku menjadi pembantumu ya?"
Shasha : " hahh? tentu saja aku senang kamu bisa bekerja. memangnya kamu pikir aku mau membiayai dirimu secara cuma-cuma? lalu untuk urusan rumah tentu saja itu tetap menjadi urusanmu lah. sudahlah aku capek mau istirahat dulu".
fyuhh berhasil ngeles lagi. hemm aku rasa kemampuan aktingku ternyata sangat keren. sepertinya aku berhasil menemukan bakat terpendam yang aku miliki.hahahahaha
Silvi yang melihat Shasha senyum-senyum sendiri dari kejauhan merasa keheranan.
Silvi : " sebenarnya Shasha kenapa ya? kenapa aku melihatnya sekarang menjadi semakin menyeramkan ya? setelah menguras tenagaku dia tersenyum bahagia seperti itu. aku rasa Karin aku sempat salah sangka mengira Shasha telah berubah menjadi baik."
....
Silvi : " selamat pagi, saya cleaning service baru disini mohon bantuannya" (tampak elegan dan bersinar)
HRD dan para pegawai pria : " iya pasti akan kami bantu kok." dalam hati (cantiknya) terkesima
OG 1: " dasar perempuan penggoda. baru datang saja sudah buat onar"
OG 2 : " Benar, sebaiknya nanti kita kasih pelajaran dia"
....
Jam istirahat siang. Silvi pergi ke kantin perusahaan untuk makan siang. Setelah mengambil makanannya dia pergi kearah meja Shasha untuk makan bersama karena hanya Shasha yang dikenal baik oleh silvi dikantor itu. Ketika dalam perjalanan menuju shasha tiba-tiba...
prank-klontang-klontang....
suara nampan makan Silvi terjatuh bersamaan dengan silvi yang tersungkur dan penuh dengan nasi dan sayur
pegawai wanita 3 : " apa itu kasihan sekali ya. pasti dia malu sekali."
__ADS_1
pegawai pria 2 : " wah kasiannya sayang sekali wajah cantiknya ternodai"
pacar pegawai pria 2 : menatap seolah berbicara (kalau kamu berani kesana dan bantu dia, kita putus dan semua barang yang kuberikan kembalikan padaku)
pegawai pria 2 : menciut
tidak ada satupun orang yang berani mendekati Silvi. Shasha yang melihat hal itu berdiri dan ingin membantu Silvi namun dia duduk kembali setelah melihat Andrew datang dari belakang Silvi.
Shasha : " hah Andrew? " dalam hati (baguss kesempatan emas. maafkan aku Silvi sepertinya bukan aku yang akan menolongmu tapi pangeranmu yang akan datang membantumu) memasang muka bahagia
...
ditempat Silvi berada ia hanya menatap kesekeliling dan merasa malu. dia berharap Shasha saudaranya akan datang dan membantunya tapi yang dia lihat justru Shasha yang memasang muka bahagia. meskipun Silvi sudah biasa dijahati oleh shasha tapi belakangan Shasha tidak terlalu menindasnya jadi ia sedikit berharap kepada Shasha namun yang dia lihat saat ini justru membuat Silvi semakin bersedih.
Dari belakang Silvi terdengar suara.
Andrew : " apa yang kau lakukan disini dengan wajah yang kotor seperti itu? ayo ikut aku bersihkan dirimu" (sambil meletakan jasnya dipundak Silvi)
Silvi : "!!!" menatap kearah Andrew dan menundukkan kepalanya sambil menangis
Andrew : " pak Jo minta orang bereskan ini semua dan segera siapkan pakaian ganti untuk nona Silvi "
....
disisi lain Shasha
shasha : " uwah, uwah, uwah, emmm aku benar-benar meleleh. bagaimana bisa aku melihat keromantisan yang haqiqi ini dilakukan oleh karakter yang aku buat didepan mataku sendiri, sungguh luar biasa" (tersenyum dengan penuh kebahagiaan dan penuh rasa bangga pada diri sendiri)
....
dilain sisi di ruangan direktur.
Andrew : " bagaimana keadaanmu? apakah kamu sudah tenang? "
Silvi : " ah terimakasih tuan telah membantu saya tapi saya sudah tidak apa-apa kok. saya pamit dulu "
Andrew : " tunggu, apakah kamu mau pergi dengan pakaian yang kotor setengah basah itu?"
__ADS_1
Silvi : " ah ini sudah saya bersihkan sekarang sudah lumayan bersih kok, tidak masalah bagi saya untuk terus mengenakannya"
Andrew : " lebih baik kamu berganti pakaian saja tadi aku sudah meminta asistenku untuk membawakan pakaian ganti untuk dirimu. ini pakailah"
Silvi : " ini ?? ini adalah pakaian bebas dan sepertinya terlalu mahal untuk diberikan kepada saya, lagipula sekarang masih jam kerja, saya tidak mungkin mengenakan pakaian selain seragam yang biasanya. lebih baik saya tetap memakai pakaian saya saja tuan. sekali lagi saya ucapkan terima kasih."
(sambil berjalan keluar)
Andrew : "tunggu" (sambil menarik tangan Silvi) "baiklah kalau kamu tidak mau memakai pakaian ini, tetapi kamu harus tetap ganti baju. untuk urusan seragam kamu tunggu sebentar saya akan meminta asistenku untuk mengambil seragam baru untukmu. aku tidak mau pegawaiku sampai sakit saat masih ada dilingkungan kantor apalagi kejadiannya ada didalam kantorku."
segera menelpon pak Jo
Andrew : " pak Jo tolong bawakan pakaian seragam OG baru ke ruanganku segera"
pak Jo : " baik tuan"
tak lama kemudian Silvi segera mengenakan pakaian ganti dan meninggalkan kantor direktur lalu segera kembali bekerja.
...
didalam toilet.
shasha : " aduhhh perutku sakit, sial karena terlalu asik dan bersemangat melihat adegan romantis aku sampai terlalu banyak memasukkan bubuk cabai kedalam makanan yang aku makan ".
diluar bilik toilet
OG 1 : " sial apa kau lihat bagaimana tatapan sok memelas si Silvi itu kepada CEO tampan kita?. sangat menjijikkan"
OG 3 : "benar, aku juga sampai muak dan mau muntah melihatnya"
OG 2 : brakkk memukul pinggiran wastafel lalu berkata "padahal aku sudah sengaja menjegal dirinya agar dia kehilangan muka diantara para pegawai lain tapi bukannya malu ia justru mendapatkan perhatian CEO kita. lihat saja nanti aku akan membuat perhitungan lagi kepada dia. ayoo pergi"
OG 1 dan OG 3 : " baik"
beberapa saat kemudian Shasha keluar dari bilik toilet.
shasha : " ternyata mereka yang mengerjai Silvi. tidak kusangka OG yang akan mengerjai Silvi adalah OG yang kemarin memberikan informasi lowongan kerja untuk Silvi" (sebenarnya tidak memberikan informasi tapi Shasha yang menguping omongan mereka)
__ADS_1
keluar dari toilet
Shasha : " meskipun aku tau jalan cerita yang membuat silvi akan terus-terusan kena celaka tapi aku tetap tidak tahu bagaimana rupa para tersangka itu tapi tidak kusangka aku selalu mendapatkan informasi yang penting di dalam toilet ini. ngomong-ngomong sepertinya aku harus membalas para wanita iri itu. sebaiknya aku berikan mereka pelajaran apa ya enaknya?? " (sambil tersenyum kejam selama perjalanan menuju keruangan ya)