TIBA-TIBA AKU JADI PEMERAN WANITA ANTAGONIS

TIBA-TIBA AKU JADI PEMERAN WANITA ANTAGONIS
Identitasku (2)


__ADS_3

Nyonya Arisen : " Apaaaa tidak mungkin Shasha bisa lupa ingatan. taataapii dia masih bisa disembuhkan kan dok?"


Dokter : " Tentu saja bisa tapi itu semua tergantung bagaimana nona Shasha berusaha mengingat kembali kenangannya dan bagaimana dukungan keluarga dalam membantunya mengingat kembali. kalau begitu saya pamit undur diri terlebih dahulu, permisi nyonya" (sambil menganggukkan kepalanya tanda penghormatan )


Nyonya Arisen tampak sangat terkejut dengan apa yang baru saja didengarnya, dia bahkan tidak begitu mempedulikan kepergian sang dokter. tiba-tiba dia menatap tajam kearah Silvi yang ada dipojokan ruangan ini. tampak sorot mata penuh api amarah memandang lurus kearah Silvi.***


Aku menyadari apa yang sedang terjadi antara nyonya Arisen dengan Silvi tetapi aku sendiri tidak tahu harus berbuat apa. Semua ini karena diriku masih dibingungkan dengan tempat dimana aku berada saat ini dan apakah benar aku telah masuk kedalam novel yang aku tulis. lalu apa langkah yang sebaiknya aku ambil karena aku tidak bisa bertindak sembarangan jika aku belum mengetahui betul apa yang sedang menimpaku saat ini. Saat aku sibuk berfikir ternyata nyonya Arisen sedang menghukum Silvi langsung di depan mataku.


Nyonya Arisen : " Dasar gadis ****** tidak tau diri, sudah bagus kamu di pungut dan dibesarkan dengan baik disini, Sekarang kamu justru mencelakai anak dari orang yang mengurusmu hah!!! sekarang rasakan pukulan ini, dan introspeksi diri kamu sendiri dengan baik".


awalnya aku tidak terfikirkan akan ikut campur dengan Apa yang terjadi disini tapi setelah melihat kekerasan yang terjadi tepat di depanku, tubuhku seolah merespon untuk menghalangi kekerasan itu.


Nyonya Arisen : " apa yang sedang kau lakukan Shasha? kenapa kau menghalangi mami memukul gadis tidak tau diri itu?"

__ADS_1


Naina : " aakuuu hanya mencoba untuk menghalangi untuk terjadinya tindak kekerasan di depanku"


Nyonya Arisen : " oh tidak, apa yang terjadi padamu nak? bukankah kau sangat membenci Silvi sialan itu? kenapa kau menjadi seperti ini "


Naina : " ahhh itu..."


Gawat aku tidak bisa bilang lagi kalau aku naina dan bukan shasha setelah apa yang terjadi kemarin. Tapi aku juga tidak bisa asal bicara, karena saat ini posisiku adalah sebagai shasha. kalau tebakanku benar, kalau aku adalah Shasha dari dalam novelku, itu artinya aku adalah tokoh antagonis wanita di didalam novel, dan tokohku sangat penting peranannya dalam menghancurkan kehidupan Silvi dan tokoh yang selalu menyiksa dirinya. Tapi kalau aku bersikap jahat sepertinya hati nuraniku tidak sanggup melakukannya secara langsung tidak seperti tulisan yang aku buat. tapi kalau aku melakukan kebaikan, aku takut hal ini akan mempengaruhi jalan cerita dan membuat aku menjadi lebih sulit untuk kembali keduniaku. apalagi aku belum tahu dampak yang akan aku terima nantinya, sebelum aku memastikan semuanya aku harus berhati-hati dengan semua langkah yang aku ambil.


Naina : " ahh mami aku Rasa dengan menghukumnya secara langsung seperti ini tidak akan memuaskan, apalagi kita juga belum memastikan kejadian sebenarnya agar bisa kita sesuaikan dengan tingkat hukuman yang patut kita terima, ahahahahaha" ( tertawa canggung)


Nyonya Arisen : " baiklah kalau begitu, sudah kuduga meskipun kau kehilangan ingatan tapi tubuhmu tetap mengingat semua tindakan yang selama ini kau lakukan ".


Naina : " hahahhaha iya mami "

__ADS_1


...


Pelayan : " gawat, kalau sampai semua yang telah terjadi ketahuan oleh nyonya Arisen aku pasti akan dipecat, tidak pasti akan lebih buruk dari itu, apalagi nona sasha adalah anak kesayangan dari nyonya Arisen.


setelah merasakan kepanikan yang mendalam pelayan itu segera menyusun rencana agar segala kejadian buruk yang telah menimpa shasha tidak diketahui oleh dalangnya nyonya arisen. kalau nyonya arisen sampai mengetahui dalang kejadian itu adalah dia maka dia pasti akan disiksa oleh nyonya arisen, sebelum hal itu terjadi, pelayan tersebut menyusun siasat buruk agar tetap Silvi yang di curigai melakukan kejahatan.


...


Berdasarkan informasi nama-nama orang disini dan bagaimana mereka memanggil namaku disini dan bagaimana mereka menggambarkan karakter diriku yang disini, sekarang aku yakin dengan apa yang sudah terjadi kepadaku, aku BENAR-BENAR MASUK KE DALAM CERITA NOVEL YANG AKU BUAT DAN AKU ADALAH TOKOH ANTAGONIS TERSEBUT. sekarang tugasku adalah mengingat-ingat semua bagian cerita dalam novelku hemmm, kalau tebakanku benar sekarang aku sampai pada bagian tengah bab 1 novel "Silvi dan Tuan Kaya Raya". seharusnya kejadian saat ini sama dengan kejadian saat Silvi di fitnah dan membuat dia harus dikurung di rumah lama milik keluarga Arisen ditengah hutan selama beberapa hari dan akhirnya bertemu dengan pangerannya yaitu Tuan Kaya Raya yang nantinya akan jatuh cinta kepadanya. tapi kalau hal itu sampai terjadi artinya Silvi harus kelaparan selama 5 hari terlebih dahulu dan pelaku sebenarnya akan lepas dari hukuman yang seharusnya dia terima. kira-kira apa ya yang harus aku lakukan?"


Naina: "oke kali ini aku akan mengikuti alur cerita seperti yang aslinya agar dua MC di sini dapat bertemu dan jatuh cinta. setelah itu aku hanya harus memperlancar kisah cinta mereka dan membuat diriku bisa kembali ke tempatku. sepertinya membuat mereka hidup bahagia adalah tujuan kenapa aku bisa masuk kesini. ah iya benar semakin cepat mereka hidup bahagia maka secara cepat aku pulang. masih ada yang harus kulakukan didunia ku. seharusnya memang seperti itu."


hari itu Naina meyakinkan dirinya untuk membantu 2 karakter utama dari ceritanya bertemu dan bersatu. Naina tahu betul bagaimana jalan ceritanya akan berlangsung dan siapa saja karakter yang ada di cerita tersebut. Hanya saja Naina tahu bahwa bersatunya kedua karakter tersebut harus melalui banyak rintangan dan banyak orang yang akan menghalangi mereka bersatu. Namun Naina sendiri juga belum menyelesaikan cerita didalam novelnya. sejauh yang ia tau didalam novelnya yang sudah berhasil realese dia hanya memunculkan karakter-karakter yang akan menggangu jalannya percintaan para MC. Namun didalam buku itu hanya beberapa masalah yang berhasil terselesaikan namun para MC belum benar-benar bisa bersatu melainkan masih banyak masalah yang harus diselesaikan. Naina yakin bahwa alasan ia bisa masuk kedalam novelnya adalah untuk menyelesaikan cerita yang dia buat dan membuat para MC mendapatkan akhir yang Happy Ending. Setelah berfikir secara menyeluruh Naina memutuskan untuk menulis kembali cerita dalam novelnya yang masih dia ingat, agar dia bisa memulai rencananya mengakhiri novelnya dengan baik.

__ADS_1


Naina : " Aku rasa aku harus menulis semua cerita itu dan mulai mencari para karakter yang akan muncul dalam novel ini. kalau aku bisa segera menemukan mereka dan menyelesaikan setiap masalah yang akan terjadi, aku bisa segera kembali ke tempatku berasal dan aku bisa bertemu Dea yang merupakan sahabat dan orang yang telah dianggap sebagai saudara".


__ADS_2