TIGA ANAK GENIUS SANG CEO

TIGA ANAK GENIUS SANG CEO
Bab 11: aku tidak akan melepaskan mu 2


__ADS_3

setelah ditinggalkan sen suasana menjadi sunyi tidak ada suara.


"tuan kapan saya mulai bisa bekerja?"


untuk menghangatkan suasana liza membuka topik pembicaraan meskipun liza sebenarnya tidak mau berbicara dengan Jordan orang yang menghancurkan kehidupannya.


"mulai hari ini.kau bisa bekerja menjadi pelayan pribadi ku" Jordan yang percaya bahwa perempuan yang di depannya adalah perempuan yang tidur bersamanya tujuh tahun yang lalu,karena kejadian tujuh tahun lalu Jordan dengan keadaan mabuk ia lupa dan tidak mengingat jelas wajah perempuan itu,tapi Jordan percaya kalau liza adalah cewek yang tidur dengan nya di hotel.


"haaaa?...pelayan pribadi,kau sedang bercanda kan tuan!! " liza yang kaget berteriak dan menatap tajam Jordan.


"7.000.000 satu bulan!"dengan tatapan dingin Jordan menjawab liza dengan tiga kata.


"aku setuju bekerja di sini karena terpaksa,tapi kalau menjadi pelayan pribadi mu aku tidak akan pernah mau bekerja meskipun kau menggaji ku 10 juta!! "


tanpa basa-basi liza membantah Jordan,liza adalah orang pertama yang berani membantah perintah Jordan secara langsung.


bahkan setiap orang yang bekerja dengan tidak ada satu orang pun yang berani menolak perintahnya."kau adalah orang pertama yang berani berbicara seperti ini dengan ku!" ucap Jordan pada liza yang membuat suasana kembali hening.


~


"aku akan tetap bekerja di perusahaan mu tapi aku tidak akan pernah mau menjadi pelayan pribadi mu banyak wanita cantik di sini kepa kau tidak menyuruh mereka menjadi pelayan pribadi mu?" liza kembali membahas tentang pekerjaan bagaimana pun ia butuh uang untuk bertahan hidup,bukan hanya untuk dirinya sendiri tapi untuk tiga putranya meskipun ia tau siapa ayah kandung nya tapi liza tidak mau kehilangan anaknya.

__ADS_1


"bagaimanapun kau akan tetap menjadi pelayan pribadi ku tidak ada posisi yang cocok dengan mu di sini" Jordan tetap ingin liza menjadi pelayan pribadinya bagaimanapun kalau liza menjadi pelayan pribadi Jordan waktu yang dihabiskan dengannya lebih banyak dan lebih mudah ia untuk mencari tahun tentang liza.


"aku tidak akan memaksa mu untuk mempekerjakan ku kalau hanya untuk menjadi pelayan pribadi mu aku tidak akan mau......selamat tigal!" liza yang tidak tangan dan tidak mau menjadi pelayan pribadi Jordan pergi meninggalkan ruangan."pergi ke lantai tujuh aku sudah menyiapkan pekerjaan untukmu di sana tapi kau harus tetap menjadi pelayan pribadi ku kau tidak ada hak untuk menolak !!" ucap Jordan kepada liza yang yang sedang berjalan meninggal ruangannya.tanpa melihat Jordan liza pergi meninggalkan ruangan menuju lantai tujuh.


"cuih....dasar iblis pertama kau menghancurkan kehidupanku sekarang kau mempersulit kehidupanku sebenarnya apa mau mu dasar gunung es sialan."liza menggerutu tanpa henti yang dendam pada Jordan.


lantai tujuh~


" salam kenal saya liza pekerja baru yang akan bekerja di sini" ucap liza kepada pekerja yang ada di tempat itu.


"ohh..orang baru?..."


"ohh..orang baru?...."


"ohh..orang baru?..."


"namaku vero senior mu di sini " vero yang terlihat tidak suka dengan liza berusaha menekan nya.


"tugas pertama mu belikan kami minuman" ucap vero pada liza. "kawan-kawan hari ini hari pertama liza bekerja liza bermaksud mentraktir kita silakan pesan apa yang kalian mau. benar bukan liza?" liza yang tidak tau apa kesalahannya atau memang itu aturan anggota baru di kantor Black blush ia hanya menurut dan patuh perintah seniornya itu.


"baik saya akan mentraktir untuk hari ini"

__ADS_1


ucap liza yang bejalan meninggal ruangan untuk membeli pesanan rekan kerja barunya itu,tank berselang lama liza kembali membawa begitu banyak makanan dan minuman.


"aku memintamu membeli kopi biasa bukan kopi susu apa kau tuli atau pikun cepat belikan yang baru "ucap vero,liza yang menyertakan gigi nya emosi melihat vero namun ia tidak bisa berbuat apa-apa


" iyah,senior saya akan membelikan kopi biasa untuk anda apa ada pesanan lain yang anda inginkan?" tanpa basa-basi lagi liza meninggalkan kembali ruangan dan pergi untuk membeli kopi biasa khusus untuk senior yang selalu menemukan nya.


setelah permasalahan kopi selesai liza masih saja tidak terbebas dari tekanan pekerja yang ada di lantai tujuh."liza poto kopi semua berkas yang ada di meja 3" liza terus mengerjakan suruhan di perlakuan seperti khusus asisten pembantu lantai tujuh. "liza kirim semu bekas ini kerua-.......liza belikan lagi aku kopi....liza kerjakan dokumen di meja 1" satu suruhan belum selesai di ucapan sudah ada suruhan lain namun liza tak putus semangat ia merasa lebih baik bekerja menjadi seperti pelayan dari pada menjadi asisten pribadi Jordan cano Xavier liza terus mengerjakan tugas yang disuruh,meskipun liza di suruhan ke sana kesini namun 50% kaya yang mengerjakan dokumen di lantai tujuh di hari pertama. liza yang masih sibuk mengerjakan dokumen-dokumen yang harus di selesaikan hari ini bukanya membantu vero dan teman-temannya malah bersantai dan bersenang membiarkan liza mengerjakan tugas yang menumpuk yang harus di selesaikan.


tidak terasa sudah jam tiga sudah lewat satu jam waktu untuk menjemput tiga anaknya


"ahh...tidak terasa sudah jam tiga aku akan mengirim pesan pada jeni!" setelah mengirim pesan Jordan datang ke lantai tujuh,namun liza tidak menyadarinya kehadiran Jordan fokus mengetik komputer di depan nya.


"selamat datang tuan" semuanya yang bekerja di lantai tujuh berdiri secara serentak dan mengucapkan salam kecuali liza.


"apa yang sedang kau lakukan liza cepat berdiri dan meminta maaf kepada bos kau tidak memberikan hormat!!" ucap perempuan berambut hitam yang di samping nya di lantai tujuh ini Rin satu-satunya orang yang memperlakukan liza sebagai teman kerja,


liza langsung berdiri dan memberikan salam pada Jordan.


"orang baru sudah membuat masalah lagi!,liat tuan Jordan mendekatinya pasti untuk memecatnya salah dia tidak sopan,tapi ini pertama kalinya tuan Jordan langsung turun tangan mengurus lantai tujuh apa sedang ada masalah?".bisik vero kepada temannya yang nampak bahagia memikirkan liza di pecat.


"nona liza malam ini aku ada pesta perusahaan kau menemani ku ke pesta,kau tidak ada hak untuk menolak.jam 06.30 aku akan menjemput mu kirim alamat rumah kepada sen!" masih dengan tatapan dingin Jordan menatap liza "oh iya kau boleh pulang sesukamu aku tidak akan mengurangi gaji mu" jorda berbalik dan meninggal ruangan tanpa basa basi atau sepatah kata pun liza juga meninggalkan tempat kerjanya.

__ADS_1


makasih udah baca!!


__ADS_2