TIGA ANAK GENIUS SANG CEO

TIGA ANAK GENIUS SANG CEO
Bab 05: Sen vs jeremi


__ADS_3

Di meja makan


"Ibu bagaimana pekerjaan ibu hari ini"


jeremi yang melihat Ibunya tidak senang saat makan malam,biasanya liza sudah bertanya bagaimana hari hari anaknya itu di sekolah.


akhirnya jeremi yang merasa ada yang aneh melihat ibunya.


"tid..tidak,ibu tidak ada masalah cepat habiskan makanan kalian dan pergi tidur besok sekolah harus cepat tidur dan jangan lupa gosok gigi"


"baiklah bu makasih untuk makan malamnya"


tiga anak imut itu berjalan sejajar seperti tentara yang berjalan santai


"Jerry pinjamkan aku laptop mu sebentar"


ucap jeremi


"baiklah jangan salahkan aku kalau nanti ibu marah"


Jerry yang sudah tau apa yang akan kakaknya lakukan.


jeremi yang lumayan pintar meretas dalam meretas keamanan perusahaan ingin memberi sedikit pelajaran kepada perusahaan yang membuat Ibunya sedih.


meskipun jeremi tidak jenius Jerry dalam bidang IT,Jerry yang pernah meretas keamanan nasa tanpa meninggalkan jejak sedikit pun.


"tik..tik...tik..tik.."


jeni yang kagum melihat kecepatan tangan adik nya saat mengetik laptop


"jem apakah masih lama?.


haa... sudah hampir dapat informasi"


Jawab jeremi.


"ini kenapa?"


jeremi yang kaget tiba-tiba ada tanda merah Berbentuk tengkorak yang memenuhi layar laptop .


Namun, ternyata aksinya jeremi diketahui oleh sen tangan kanan pemimpin group black blush Group


"haha... apa kamu masih bisa melawan aku pengen melihat kemampuan mu"


sen langsung menyadari bahwa alamat surelnya tengah direntas oleh orang lain dengan cara memasukan beberapa virus sekaligus kedalam sistemnya.

__ADS_1


Dia pun langsung membalikkan keadaan dengan mengirim lebih banyak virus lagi pada alamat surel lawannya itu.


"Siapa bajingan kecil ini yang berani meretas keamanan system milik perumahan? Cukup hebat juga dia. Sekarang ayo kita lihat siapa yang paling hebat diantara kita disini."


Gumam sen yang tersenyum puas sementara jarinya dengan cepat mengetikan sesuatu pada papan keyboardnya.


di sisi lain jeremi yang tidak mau kalah mengirim virus lebih banyak jenis baru


tetapi tetap kalah.


di ruang kerja Jordan


sen dan jeremi yang sedang bertarung tidak ada yang mau mengalah satu sama lain saling mengirim virus


"aku akan mengakhiri pertarungan ini,


tak...tak..tak.."


sen akhirnya mengirim virus yang sangat berbahaya


"Jerry ini laptop mu kenapa?"


laptop Jerry yang mengeluarkan asap hitam nyang membuat ia takut


"itu pasti virus terbaru yang membuat laptop rusak dan mengeluarkan asap,sudahlah kaka kau tidak akan bisa mengalahkannya"


Jerry yang kesal melihat laptop kesayangannya rusak tapi ia tidak menyalahkan kakaknya melainkan orang yang berusaha melawan kakaknya itu.


"kaka minta maaf je sudah merusak laptop kesayangan mu "


Jerry yang pergi menyimpan laptop dengan senyuman tipis meninggalkan dua kakaknya


itu


"haha...tidak apa kak ini juga bukan salah kakak"


Jerry yang menangis di depan pintu kamar mandi sambil memeluk laptop ia menangis tanpa suara agar tidak membuat kakaknya berasa bersalah bagaimanapun laptop itu adalah hadiah ulang tahun yang telah di berikan ibu nya.


"kamu kenapa Je?kamu sedang sakit


sudah kali menang tidak mau gosok gigi tidak usah malam ini"


liza yang mendekati anaknya itu ia menanyakan apa masalah mengapa ia menangis


"hik..hik...hi...mah..laptop yang ku rusak padahal ini hadiah ulang tahun yang kau berikan "

__ADS_1


Jerry yang menangis di pelukan Ibu nya meminta maaf karena sudah merusak hadiah pemberiannya


liza berusaha menenangkan anaknya itu agar berhenti menangis


"ibu besok akan membelikan mu laptop baru bagaimana"


liza yang sudah kehabisan akal untuk menenangkan Jerry, namu Jerry menolak tawaran dari ibunya itu ia tau kemarin Ibunya baru saja membelikan komputer baru


"bagaimana kalau memperbaikinya itu tidak akan terlalu mahal jangan menangis lagi?


baik mah."


Jerry akhirnya setuju dan memeluk erat Ibunya,karena Jerry yang sudah terlalu lama menangis akibatnya mata Jerry bengkak.


dengan teknik penyembuhan liza yang ia pelajari sejak kecil,untuk mengurangi bengkak pada mata putranya itu.


tangan liza yang mengeluarkan cahaya hijau muda yang bersinar terang di sekitar wajah Jerry tak lama kemudian wajah bengkak jerry sembuh dengan cepat


"malam ini je kamu mau tidur dengan mamah?"


liza menggendong Jerry ia membawa putranya itu ke kamarnya.


Jerry dan liza yang sudah mengenakan baju tidur berbaring beristirahat selang beberapa waktu setelah liza membaca dongeng untuk Jerry ia juga kembali beristirahat.


di kediaman Jordan cano Xavier


"sen bagaimana kabar bajingan yang berusaha meretas system perusahaan black blush group?"


Jordan yang bekerja di ruangan di temani sen asisten pribadi sekaligus orang yang paling dipercayanya,menanyakan hasil kabar orang yang berusaha meretas system black blush group.


"sebelum aku melacak tempatnya bajingan itu sepertinya komputer nya telah rusak karena mengeluarkan banyak asap hitam,hanya bajingan kecil berani meretas system keamanan black blush group" ucap sen yang menjawab pertanyaan bosnya itu.


seperti biasa Jordan tidak terlalu memikirkan soal sepele seperti itu sudah banyak orang yang berusaha meretas system tidak ada yang berhasil hal ini yang membuat Jordan tidak tertarik dengan orang-orang lemah yang mengganggu waktunya,bagi Jordan waktu sangat berharga.


"bos sebaiknya cepat-cepat mencari istri apa bos tidak mau merasakan tidur dengan seorang wanita? selama aku bekerja dengan mu bos aku tidak pernah melihat mu dekat dengan seorang wanita" sen yang tidak ingat dengan liza berusaha menggoda bosnya itu.


"sen sebaiknya kau diam dan selesaikan tugas mu malam ini kau begadang untuk lembur"


dengan tatapan dingin Jordan memperingati sen untuk tidak membahas tentang itu aura pembunuh yang di keluarkan Jordan membuat sen terdiam.


halo...terimakasih sudah membaca novel karya saya.


terus dukung author supaya tidak bosan menulis sampai tamat makasih


jangan lupa like untuk membuat author semangat berkarya

__ADS_1


__ADS_2