TIGA ANAK GENIUS SANG CEO

TIGA ANAK GENIUS SANG CEO
Bab 02: Jeni,Jeremi,dan Jerry


__ADS_3

Jordan pun melupakan kejadian itu dan juga liza dengan mudahnya, dia Kembali dunianya yang sibuk dipenuhi dengan jadwal bisnis dan juga dunia mafianya.


meskipun ia sempat ingin terus mencari perempuan itu tapi Jordan tetap haru melakukan tugasnya


Sikap dingin, arogan dan juga kekejamannya masih sama seperti biasa.










Sementara liza memulai kehidupan barunya ditempat yang baru juga. Kini liza sudah tidak sendirian lagi, karena dia kini mempunyai sepasang malaikat kecil yang selalu mengisi hari-harinya.


Jeni,Jeremi,& Jerry


7 TAHUN KEMUDIAN, International Airport negara wakada. Di terminal kedatangan terlihat seorang wanita cantik dan juga seksi sedang menarik kopernya yang besar.


Tak jauh dari wanita itu, ada tiga anak kembar yang sangat cantik dan tampan yang baru berusia sekitar 6 Tahunan.


Yah, wanita itu adalah Liza lazker dan juga anak kembarnya yang bernama Jeni,Jeremi,dan jerey


Ternyata insiden malam itu membuat liza hamil tiga anak kembar yang memiliki IQ yang sangat tinggi.


liza Kembali ke negara wakada sebagai perwakilan dari Orlen Group untuk memenangkan proyek terbesar IT didunia yang di adakan oleh Black blush Group.


Posisi yang liza dapatkan sampai saat ini, tak lain merupakan kerja keras dari putranya jerry yang menguasai dunia IT dan hacker melebihi kecerdasan di atas rata-rata yang dimiliki orang dewasa pada umumnya.


"Mah, apakah kita akan tinggal lama disini?" tanya jeni pada mamahnya.


"Kenapa? Apa kau sudah merindukan rumah sekarang?" tanya liza pada Putrinya itu.


"Tidak, sepertinya aku akan betah tinggal disini!" ujar jeni dengan senyum manisnya.


"Aku juga, mah!" sahut jeremi dengan cepat.


tidak seperti jeni dan jeremi Jerry hanya melihat sekitar dan melihat Ibunya dengan tatapan polosnya.


"Syukurlah, kalau kalian bisa betah disini. Mamah janji akan segera menyelesaikan pekerjaan yang disini agar kita bisa lebih cepat pulang ke rumah." Janji Liza yang ternyata tidak dipedulikan oleh anak kembarnya itu selain Jerry

__ADS_1


"Santai saja, mah Kami lebih suka disini 'kok!" ujar Jeni yang melihat ke sekelilingnya dengan penuh antusias.


"kamu kenapa keliatan tidak terlalu senang Jerry?Apa kamu tidak suka tinggal di sini?"


tanya Liza ke Jerry yang terlihat murung


"bukan begitu mah aku di sini tidak punya komputer pasti sangat membosankan apakah mamah akan membelikan komputer untuk ku


" tatapan polos menatap Liza yang membuat ia tidak bisa menolak permintaan putranya itu


"baik lah besok mamah akan membelikan mu komputer jangan sedih lagi"


"baik mah makasih" Jerry kembali ceria dan berlari menemu 2 kakaknya


"Baiklah, besok mamah akan mendaftarkan kalian berdua ke sekolah yang baru. Jadi ingat, jangan buat masalah di sekolahkan. Kalian berdua mengerti terutama Jeni?" ujar liza dengan penuh penegasan dan penekanan.


"Iya, Mah! Jeni mengerti!" sahut Jeni dengan malas.


"Akan akan Jeremi usahakan, Mah!" sahut Jeremi dengan wajah cemberutnya yang terlihat sangat menggemaskan.


berbeda dengan Jerry yang tersenyum manis melihat kakak kakaknya


"kamu juga tidak boleh membuat masalah mengerti Jerry" liza menegur Jerry yang tersenyum


"baik mah apa aku pernah membuat mamah khawatir?" dengan polosnya Jerry menggoda dua kakaknya


"dasar anak ini dia sudah lupa tadi murung karena tidak memiliki komputer" ucap Liza dalam hati yang membuat mukanya memerah


"Ayo, masuk mobil. Kita harus memeriksa rumah baru sekarang." Ujar Zhia yang memang sudah meminta sebuah mobil dan juga rumah sebelum menyetujui tugas ini.


Jeni lazker


anak: pertama


yang mempunyai kemampuan memimpin kelompok, otak sangat jenius, lincah & dapat dengan mengatur strategi untuk melakukan apapun.wajahnya sama persis dengan Jeremi dan Jerry meskipun begitu dia gadis kecil yang cantik dan manis layaknya Jordan versi perempuan.


Jeni memiliki sikap dingin, perhatian & sedikit licik di usia 5 tahun


Jeremi lazker, adik kembar dari Jeni Mereka hanya beda 5 menit saja saat dilahirkan, wajahnya sama persis dengan Jeni


Jeremi sudah menguasai berbagai jenis seni bela diri semenjak usianya baru menginjak 3 tahun.


Jeremi bahkan mampu menghabisi tujuh orang perampok sekaligus seorang diri tanpa bantuan siapapun, ketika sedang menginap di rumah temannya.


mengelola keuangan , otak jenius, mampu memanipulasi pikiran & bela diri yang cukup hebat sifat yang dingin kejam, karismatik persis mewarisi sifat ayahnya yang seorang ketu Mafia.


Jerry Lazker anak ketiga dari tiga anak kembar yang dilahirkan liza


berbeda dengan dua kakaknya Jerry memiliki sikap enerjik dan polos berbanding terbalik dengan ayahnya Jordan lebih banyak mewarisi kemapuan ibunya

__ADS_1


Jerry yang memiliki


kemampuan meretas sistem, hacker handal,otak jenius yang diwarisi dari gen ayahnya


selain itu Jerry adalah koki yang sangat hebat, daya tahan tubuh yang kuat &memiliki kemampuan pengobatan persis seperti ibunya liza lazker


sedikit lamban, polos, lucu, baik & penurut


yang membuat Jeni dan Jeremi sangat menyayangi nya.


sesampainya di rumah liza sangat senang karena rumah yang disediakan kantor sanah besar tidak seperti rumah orang tua angkatnya yang seperti neraka


meskipun liza tidak ingin kembali ke negara wakada karena tidak ingin bertemu keluarga angkatnya itu tapi karena tugas kantor yang mewajibkan untuk pergi.


"anak anak cepat masuk pilihan kamar yang kalian suka disini ada empat kamar tidak ada yang boleh berebut ok"


liza berjalan membawa dua koper besar di tangannya.


"baik mah!"


"setelah selesai merapihkan kamar langsung ke meja makan mamah akan menyimpan makan malam"ucap liza kepada anak anak nya


"iya mahh...!"


Jeni dan Jeremi berlari ke kamar masing- masing selain Jerry.


Jerry pergi bejalan menemui mamahnya untuk membantu menyiapkan makan malam, jerry tau Ibu juga sanah lelah di perjalanan membawa tiga anak.


"mah...aku akan membantumu menyiapkan makan malam"


makasih sayang kamu memang yang terbaik "


"mah aku sudah mandi"teriak jeni berjalan menemui mamahnya


"aku juga mah" ikut terik jeremi yang berlari menyusul kakaknya


"jangan berlari nanti jatuh"


sambil mencuci piring yang kotor saat memasak


"baiklah Jerry giliran mu mandi jangan lupa gosok gigi kamu selalu malas menggosok gigi mu"


"baik mah" Jerry yang murung saat mendengar mamah mengejek nya karena malas gosok gigi


setelah Liza dan Jerry selesai mandi mereka berkumpul di meja makan


"habiskan makanan kalian besok aku akan mendaftarkan kali ke Sekolah baru ingat jangan membuat masalah baiklah cepat habis kan makanan kalian" Liza terus menasehati tiga anka kembar nya itu


"jangan lupa gosok gigi sebelum tidur dan mematikan lampu" tiga anak itu pergi men gosok gigi selain Jerry

__ADS_1


"ahh.... dasar anak itu" liza memaklumi putranya itu entah kenapa semenjak kecil dia selalu malas men gosok gigi


liza lanjut mencuci piring dan merapihkan meja makan ia sudah memaklumi putranya itu.


__ADS_2