
"mah sebaiknya kita membeli kue untuk Jerry" ucap jeni yang memegang dan menarik tangan liza.
"yah Putri mamah kita akan memberikan Jerry kue keju" jeremi,jeni dan liza pergi membeli kue keju.
"mah...tokoh kue keju di sana kenapa mampir ke tokoh kue ini?" tanya jeremi ke pada liza
"mamah tau pasti kalian juga mau makan kue rasa durian" sambil tersenyum liza mengajak dua anaknya untuk membeli kue rasa durian yang paling di sukai oleh dua Bocah itu
"kalian tunggu di sini mamah membelikan nya untuk kalian" ucap liza yang yang meninggalkan jeni dan jeremi di meja samping jendela tokoh kue tersebut
"makasih mah kue nya sangat enak mamah tidak suka makan kue durian?" tanya jeni yang melihat mamah hanya melihat mereka memakan kue.
"bukannya mamah tidak suka tapi mamah lebih suka makan kue keju" jawab liza sembari tersenyum manis
"goo...kita beli kue untuk Jerry"
mereka pun pergi ke tokoh kue keju yang tidak jauh dari tokoh kue durian
di pertengahan jalan
"wahh....sepasang anak itu sangat mirip dengan CEO tampan perusahaan Black blush group" terik salah satu pejalan kaki berambut kuning yang ada di dekat lampu jalan "yah mungkin itu anaknya" kesempatan bagus kita dapat berfoto dengan anak CEO terkenal di dunia"tak mau kalah teman gadis berambut kuning tadi mereka berlari untuk menemui jeni dan jeremi.
"sayang apakah kakak boleh berfoto dengan mu?" tanya gadi berambut kuning tapi meskipun jeremi terlihat imut dan lucu ia sangat dingin dan arogan kepada orang yang ia tidak kenal persis seperti ayahnya Jordan cano Xavier "tidak.... aku tidak mau!! " ucap jeremi lalu meninggalkan dua wanita cantik itu untuk mengejar Ibu yang sedang berada di dalam tokoh kue.
"kaka boleh berfoto dengan ku tapi harus mentraktir ku makan eskrim bagai mana kaka setuju?" jeni yang memanfaatkan keadaan meminta imbalan untuk berfoto dengannya
~~
"em...kamu dapat eskrim dari mana perasaan ibu tidak memberikan uang tadi? "
liza yang nampak bingung melihat jenj memakan eskrim berukuran besar itu terlihat sangat mahal di penuhi warna-warna juga susu yang putih manis.
"tadi mah ada dua kaka cantik meminta berfoto dengan ku lalu aku meminta bayaran mentraktirku memakan eskrim" jeni menjelaskan apa yang tadi terjadi ia juga memberitahu tentang jeremi yang sombong menolak ajakan berfoto
__ADS_1
"dasar gadis licik bukan kah kau meminta imbalan untuk berfoto dengan mu" ucap liza pada jeni yang membuat jeremi tersenyum tipis
"sudahlah ayo kita pulang Jerry pasti sudah menunggu kita" jeni, jeremi dan liza pun kembali ke mobil tempat di mana Ibu tadi memarkirkan mobil mereka
di perjalanan pulang jeni duduk di kursi bagian depan bersama Ibunya yang sedang menyetir.
mobil eskrim jeni yang belum habi ia memberikan sedikit untuk jeremi yang terlihat ingin memakannya tape karen ego nya yang sangat mirip dengan ayahnya tidak mau meminta kepada kakaknya
"Benar-benar adi yang tidak bisa berbohong kalau kau mau minta saja" ucap jenj
liza tersenyum melihat dua anaknya berbagi makanan tapi ia juga bersedih ketika mengingat satu anaknya tinggal di rumah
"mamah apa kamu sedang mengingat Jerry?" tanya jeni yang melihat dan membaca pikiran ibunya" yah aku sedang memikirkan Jerry Jawa liza.
~~
~suasana diam dan tenang
"mah...berhenti......berhenti....berhenti" liza kaget dan langsung memberhentikan mobil dengan cepat
"kalau tida berhenti kita akan menabrak kucing hitam!!" jeni menjelaskan pada liza apa yang akan terjadi salah satu kekuatan jeni adalah bisa melihat 20 detik masa depan namun liza tidak percaya ia turun dan memastikan ada atau tidaknya kucing di depan mobilnya.
"Meong....meong....meong..." benar saja ada kucing hitam yang mau menyebrang jalan liza merasa bersalah pada putrinya karena tidak mempercayainya.
"mah...apa kita boleh memelihara kucing itu" tatapan mata jeni yang berharap ibunya akan memberikan ijin untuk memelihara kucing hitam itu.
karena liza merasa bersalah tidak percaya pada jeni akhirnya ia mengijinkan kuncinya utuk di bawa pulang
"ingat jeni kamu harus bertanggung jawab karena ingin merawat kucing ini jangan sampai membuat kucing itu susah dan kelaparan!!!" peringatan yang liza Ucapapkan agar jeni dapat bertanggung jawab
"ya mah" jeni langsung menjawab ucapan mamahnya dengan cepat.
"bagai mana kalau kamu yang memberikan kucing itu nama" liza menyarankan jeni untuk memberi nama kucing hitam itu nama
__ADS_1
"em....Mi...mil ..lo....hem namannya milo mah nama kucing ini Milo" jeni memberikan nama kucing itu Milo
"nama yang bagus ka Jerry pasti senang kalau dia tau kita membawa kucing" jeremi langsung membalas perkataan kakaknya dengan cepat
"nama yang bagus " asal kalian suka tidak apa-apa
~~
tiba di rumah
"Tok...tok...tok...Jerry.." liza me ngetok pintu rumah kemudian Jerry berlari membuka pintu
"mamah...kalian sudah pulang?" Jerry kemudian memeluk liza
"wow.... ada kucing apa mamah menjinakkan memelihara kucing?" tanya Jerry kemudian langsung meminta kucing itu dari jeni
"namanya Milo mamah mengijinkan utuk merawatnya" Jerry terlihat sangat senang data mendengar liza mengijinkan mereka untuk memelihara hewan.
~
next chapter's
hello kakak makasih sudah baca novel buatan
saya maaf juga masih ada tulisan yang masih
typo dan kata-kata yang kurang cocok
karena ini novel pertama saya.
kakak terus bantu dukung saya supaya semangat berkarya.
author akan berusaha up 3 ataupun 4 Bab perminggu
__ADS_1
thank you🙏