
sekolah si kembar
"mamah kamu sudah lama menunggu?"
tanya Jerry sambil berlari memeluk Ibunya itu
"jangan berlari nanti"
liza memeluk tiga anaknya itu ia juga menciumnya satu persatu
"ayo kita pulang "
"mama mamah kamu sudah berjanji untuk memberikan ku komputer baru
kapan kita pergi?"
"kukira dia sudah lupa" ucap liza dalam hati
"hahha...mamah lupa baiklah kita akan membelinya sekarang"
"semuanya naik ke mobil ibu akan membawa kalian berbelanja"
liza yang merasa tidak adil kalau hanya membelikan komputer untuk Jerry memutuskan untuk mengajak mereka berbelanja
"mah aku mau komputer itu keluar terbaru.
iya Jerry kami bebas memilih nya mamah akan membelinya untuk mu"
Jerry menari tangan mamahnya menuju toko penjualan komputer komputer keluaran terbaru itu.
"pak.. berapa harga komputer ini?" liza menanyakan harga komputer yang telah di pilih Jerry
"7.500.000 ini komputer keluar terbaru semua hanya ada 10 di negara naga dan ada banyak paket hadiah bonus bonus yang akan ibu dapat"
"Jerry kamu menguras tabung ibu cukup banyak!!'
karena tidak tega melihat putranya itu akhirnya ia membelinya
"baik Pak mikirin ke alamat ini"
liza memberikan alamat tempat tigal mereka dan membayar biaya komputer itu.
"ok sekarang kita belanja untuk Jeremi dan Jeni sekali kita belanja kebutuhan rumah.
ok,mahh..."
mereka bertiga menjawab serentak.
"mah aku mau eskrim itu
aku juga mah rasa coklat"
"baiklah baiklah tunggu disini mamah membelinya dulu"
"woahh...
itu anak siapa mereka bertiga kembar?
mereka sangat imut...
benar benar.....mereka sangat imut"
beberapa gadis cantik berteriak melihat
__ADS_1
keimutan Jeni,Jeremi,dan Jerry
"apa kaka boleh meminta poto bareng kalian bertiga?nanti kaka akan membelikan eskrim."
salah satu gadis yang sangat bersemangat melihat tiga anak imut itu
"tidak mau kaka ibu sudah membelikan aku eskrim
maaf kakak mamah sudah memanggil kami
dahh..."
Jeni yang menolak tawaran salah satu wanita cantik itu mengajak dia adiknya untuk menemui mamah mereka yang sedang memegang 4 eskrim "
liza yang memberikan eskrim kepada anak anaknya dan sekalian mengajak mereka pulang.
"sayang ayo kita pulang,mamah sudah selesai berbelanja.
om mah..."
Di kantor black blush group
"Tu..Tuan....tuan tuan dan nyonya besar sudah menunggu anda di rumah "
sen yang berlari terengah engah menemui Jordan yang sedang bekerja di kantor
"mengapa kau begitu kaget siapkan mobil sepuluh menit lagi kita berangkat.
baik tuan."
sen berlari menyiapkan mobil untuk tuanya itu
Jordan dan sen pun langsung tancap gas menuju ke Manshion milik jordan dengan diikuti iring iringan pengawalnya dibelakang mobil mereka.
rumah yang di Kelilingi banyak penjaga dan pelayan persis kerajaan modern
Sesampainya di Manshion, Jordan langsung disambut oleh para pelayannya yang cantik dan juga seksi. Dia terus berjalan menuju keruang makan dimana orangtuanya sedang menunggunya.
"selamat datang tuan .
selamat datang tuan.
selamat datang tuan.
selamat datang tuan."
pelayan wanita yang ada di depan pintu rumah mengucapkan salam secara serentak
kepada Jordan.
namu Jordan hanya diam dan dingin seperti biasa dengan tatapan dingin,aura membuat yang membuat para pelayan dan penjaga takut.
"tuan sangat tampan dan kaya tatapan dingin itu membuat ku taku!!!!"
bisik pelayan wanita yang baru saja di lewati Jordan
"sutt....kau jangan pernah ngomong seperti itu lagi dulu tiga pelayan di pecat tanpa gaji akibat membicarakan tuan, untung tuan tidak mendengar mu tadi kali tidak kau tidak akan bekerja lagi di sini"
setelah mendengar apa yang di ucapkan mesya kepala pelayan keluar besar Xavier
suasana kembali hening dan dingin.
"Kau baru pulang, Nak?" tanya Julia Xavier yang merupakan ibu kandung Rayden atau lebih dikenal dengan Nyonya besar Xavier. Wajahnya sangat cantik dan bentuk tubuhnya seksi.
__ADS_1
"Kenapa kalian datang kesini?"
Bukannya menjawab perkataan Ibu nya, Jordan malah bertanya balik dengan menunjukan ekspresi dinginnya.
Bukannya menjawab, Jordan malah bertanya balik dengan menunjukan ekspresi dinginnya
.
"Duduklah! Kau belum makan malam bukan? Ayo, kita makan bersama."
Ujar Noland Xavier, ayah kandung Jordan dan juga pensiunan ketua mafia terkenal dalam sejarah Dunia mafia.
Tanpa berkata sepatah kata pun Jordan menuruti perkataan ayahnya, dia duduk disalah satu kursi yang jaraknya cukup jauh diantara orang tuanya.
Jordan bersikap acuh dan dingin kepada orang tuanya, bukan karena dia membencinya ataupun hubungan diantara mereka sangat buruk. Namun, itu karena memang sudah menjadi karakternya sejak kecil.
jordan sejak kecil sudah dilantih untuk menjadi seorang penguasa yang tidak kenal takut dan juga tidak terkalahkan umur 7 tahun ia sudah menguasai semua teknik bela diri kuno dengan ke jeniusanya yang bahkan master bela diri tidak bisa menguasainya , karena itulah sosok dingin yang arogan sangat mendominasi sifatnya.
"Papah dengar ada kerusuhan di daerah perbatasan karena ulah dari klan Tiga keluarga besar, apakah kau sudah berhasil mengurusnya?"
tanya Noland disela makan malam mereka.
"Katakan saja apa yang kalian inginkan sampai harus datang ketempatku ini?"
Jordan yang sangat tahu persis sifat orangtuanya, dia sudah tidak ingin berbasa-basi lagi.
Jordan tahu persis setiap orang tuanya datang berkunjung pasti hanya ada dua alasan.
Pertama, memaksanya untuk cepat menikah dan kedua, meminta untuk segera diberikan cucu.
"Aaah, ternyata keduanya!" Jordan terus saja menanggapi permintaan dari orangtuanya dengan santainya.
"Iya, Cano Dengan menikah kamu bisa melahirkan seorang pewaris untuk melanjutkan black blush Group dan juga klan Bloods." Ujar Julia yang terus saja mencari alasan agar putra satu-satunya itu bersedia menikah secepatnya.
"Tunggu dulu! Sebenarnya kalian ingin memiliki seorang cucu atau pewaris, 'Sih?" tanya Jordan yang menjadi bingung menafsirkan kata 'Cucu' dengan 'Pewaris' yang menurutnya berbeda arti.
"dua duanya,cano"seru julia dan Noland secara bersamaan.
"baiklah,aku akan menikah paling lama dua tahun lagi,kalau aku masih belum menikah setelah dua tahun aku akan menerima perjodohan dengan wanita yang ibu pilih."
agar kedua orang tuanya itu tidak membahas tentang pernikahan dan cucu
Jordan membuat kesepakatan yang membuat
kedua orang tuanya itu kaget mendengar nya,
soalnya kali ini pertama kali Jordan setuju untuk membahas dan sepakat untuk menikah
"janji?,aku tidak akan lupa tentang janji ini."
sen berlarian menuju meja makan yang membuat Noland dan julia terkejut.
"tuan ada yang sedang berusaha meretas Keamanan group black blush untuk mencuri berkas dokumen penting"
sen yang merasa tidak bersalah sudah membuat tua besarnya kaget
menjelaskan keadaan gawat yang sedang terjadi di kantor.
"ada komputer di ruang kerjaku semu terhubung ke kantor kau bisa menggunakannya"
sen yang di rekrut khusus oleh Jordan sebagai tangan kanannya karena keahlian meretas komputer sangat ahli dan hampir setara dengan Jordan meskipun ia tetap tidak bisa mengalahkan tuanya itu
"baik tuan "
__ADS_1
sen berlari menuju ruang kerja yang hanya bisa dimasuki oleh orang kepercayaan tuan nya itu.