Tiga Dosen Menyukai Kami Bertiga

Tiga Dosen Menyukai Kami Bertiga
Part 17


__ADS_3

" bagaimana apakah kau temukan jawaban dari hasil jawaban yang kau cari " jawab Kya sangat tidak sabar


" hey sabar lha jangan loncat loncat begitu nanti jatuh kau ini ucap cowok itu menahan Kya yang akan melompat di sofa


" hehe maaf jadi apa hasilnya Leon " Kya kembali bertanya kepada si cowok itu yang bernama Leon


" ya ternyata benar dugaan kamu Kya mereka bertiga itu hanya mengerjai kamu bukan tulus meminta maaf dan sepertinya mereka memang sengaja mengajak kau bermain disitu karena mereka tau kau fobia ketinggian" ucap Leon berfikir karena tadi mendengar percakapan Neela tentang Kya yang begitu tak tenang


" ohh jadi begitu ya lihat saja lusa aku akan menculik salah satu temannya dan kau harus membantuku ya Leon" ucap Kya yang serius lalu saat mengatakan yang selanjutnya memasang puppy eyes


" ya ampun lucu banget sih kamu ya udah nanti ku bantu tapi siapa yang akan kau culik karena tak mungkin kau menculik Neela dia terlalu kuat untukmu" ucap Leon memikirkan kalau Kya akan menculik salah satu temannya


" tentu saja yang lemah yaitu Donna walau Donna hebat beladiri tapi dia juga lemah berbeda dengan Neela dan Alessa Neela dia pintar setiap gerakan cepat dia pintar membidikkan panahan dan pistol lalu Alessa dia pintar dalam membaca gerakkan satu gerakkan bisa sakit badan sedangkan Donna dia pintar dalam menghindar dan beladiri tapi suka melesat saat diapa apakan ucap Kya


" melesat bagaimana? tanya Leon bingung

__ADS_1


"tentu saja dia sering melesat dalam bertindak cepat dan tidak pintar dalam memainkan pistol selalu tidak seperti dugaan" ucap Kya menyeringaikan senyum jahatnya


" ok sekarang kita lebih baik tidur dan merencanakan secara matang besok" ucap Leon mengajak Kya untuk tidur


Apartemen Neela dan Sahabatnya****


esok harinya Donna bangun lebih awal karena ia merasa semalam ada yang mengomonginya jadi pasti dia akan terbangun lebih cepat dari Neela


dia akhirnya beranjak dari tempat tidur dan mandi selesai .mandi dia mengeringkan rambut panjang miliknya itu lalu memakai lip balm kemudian dia berjalan menuju dapur untuk memasak lasagna saat sedang memasak tiba tiba saja Neela datang


" entahlah aku merasa ada yang mengomongiku kemaren " ucap Donna dengan jujur


Donna memang bisa merasakan kalau dia diomongi tetapi ini tidak seperti biasanya kalau biasanya dia tidak ada perasaan aneh sekarang ada yang menurut dia sangat janggal


" hmm aku juga tidak tau yasudah teruskan memasak aku ingin membangunkan Alessa dan mandi " jawab Neela sambil berjalan menuju pintu kamar Alessa

__ADS_1


setelah mereka berdua mandi , mereka memakan lasagna yang dibuat oleh Donna setelah makan Alessa mencuci piring sedangkan Donna pergi keluar untuk mencari udara akan tetapi hal itu dicegah Neela karena dia juga punya perasaan aneh begitupun dengan Alessa


" ya sudah kalau begitu perginya hanya sepuluh menit tidak lebih " ucap Neela


" siap ya udah aku pergi ya jangan khawatir ok bye "Donna melambaikan tangannya lalu berjalan keluar


saat sedang berjalan keluar ada sepasang mata yang melihat gerak gerik Donna dan mengikutinya dengan perlahan akan tetapi Donna merasa aneh saat berada diluar kemudian dia berlari memasuki apartemen lalu berjalan kembali kekamarnya Nathan melihat kearah Donna yang berjalan cepat dan dia merasa ada sesuatu yang tidak benar


" aku pulang " ucap Donna lirih


" kau kenapa kok pucat sekali hah" ucap Alessa dengan cepat dia merasa tadi saat berangkat Donna tidak apa apa sekarang sangat lesu


" tadi ada orang yang mengikutiku saat ingin keluar pergi ketaman jadi aku berlari masuk ke apartemen " ucap Donna menjelaskan bagaimana bisa ia sangat lesu


- bersambung

__ADS_1


__ADS_2