Tiga Dosen Menyukai Kami Bertiga

Tiga Dosen Menyukai Kami Bertiga
Part 20


__ADS_3

Dorr...


" wah hebat sekali ya datang dengan sangat tepat waktu sebelum aku menarik pelatuknya. hahahha " Kya tertawa jahat


" kau berani menembaknya tak segan aku menembak orang yang sudah kau anggap sebagai adik bagaimana hah" ucap Neela lalu dia menggerakkan tangan menyuruh Alano untuk segera menarik pelatuknya sedikit demi sedikit


Kya tertegun dia menelan salivanya begitu melihat Leon berlutut dengan tangan terikat pasalnya Leon lebih seperti ayah nya kakak dan juga adik karena Kya sidah tak punya orang tua jadi hanya mempunyai Leon seorang bodyguard baik hati


" baik aku lepaskan Donna tapi lepaskan Leon terlebih dahulu" ucap Kya yang tak mau berpisah dengan Leon


" ok aku se...


" tapi yang ku lepas adalah nyawanya" ucap Kya cepat


" No.. teriak Alessa dan Alano


Neela dengan cepat mengambil pistolnya memutar pistolnya dan menarik pelatuknya sehingga mengenai kaki Kya

__ADS_1


" akhhh... teriak Kya kesakitan karena terbesat peluru yang Neela tarik


Nathan langsung masuk dan melepas ikatan di tangan Donna dan mengendongnya ala bridal style karena Donna pingsan akibat terkira dia terbunuh


mereka akhirnya membawa Donna ke dalam mobil yang dibawa oleh Elfata mereka pergi ke apartemen karena tak mau membuat Papa Donna cemas , Neela memberi minyak di hidung dan di tangan Donna agar hangat sedangkan Alessa memandangi wajah Nathan yang terlihat sangat amat khawatir


" Nathan lo emm .. Alessa ragu ingin mengatakannya


" kenapa Alessa " Nathan menengok saat Alessa memanggil namanya pasalnya ini pertama kalinya Alessa memanggil


" hmmm... lo suka sama Donna ya kok keliatannya khawatir melebihi Neela sama gue jadidari tadi gue pandangin wajah lo yang ketakutan " ucap Alessa tanpa ekspresi


" lo bisa bohongin Alessa tapi gue enggak gue tau ciri ciri orang yang suka sama orang lain yang pertama ngeliatin dia terus, kedua khawatir saat dia kayak terjatuh dll, dan terakhir saat orang yang lo suka jatuh di depan umum dan di ketawain terus lo bantu dan bilang lo gak papa dengan raut wajah yang amat khawatir " ucap Neela menjelaskan


" haha mana mungkin udahlah ngapain dibahas coba mending kita cepetan ke apartemen sakit paha gue " ucap Nathan mengalihkan pembicaraan


akhirnya suasana mobil sangat hening hanya bunyi deru mobil lalu Donna terbangun dan mengerutkan alisnya

__ADS_1


" akh... dimana ini " ucap Donna memegang kepalanya


" tunggu sebentar lagi nanti sampai ke apartemen jadi lo tunggu aja " ucap Nathan cepat melebihi Neela yang sudah ingin berbicara


Neela hanya tersenyum tipis melihat Nathan dan Donna yang begitu mesra Donna hanya menganggukkan kepala saat Nathan ngatakan kepadanya kalau sudah mau sampai, Elfata meneguk salivanya saat melihat Neela tersenyum tipis dia sangat terpukau dengan tampilan Neela yang tersenyum membuat dirinya sangatlah cantik


sesampainya di apartemen mereka membawa Donna masuk ke kamar lalu menidurkannya karena sudah sore Neela meminta untuk ketiga cowok itu tetap disitu sambil menonton tv Neela dan Alessa setelah mandi mereka membuatkan makanan untuk makan malam lalu pintu kamar Donna terbuka dia memakai tank top dan hotpants yang membuat kaki jenjangnya terlihat


mereka akhirnya makan beramai ramai setelah makan ketiga cowok itu pergi ke kamar apartemen mereka yang hanya melewati satu kamar saja


" jadi gimana nasib si Kya itu " ucap Donna sambil menaruh minumnya diatas meja


" dia masuk penjara saja bersama anak buahnya dan orang yang di anggap adik itu juga masuk penjara" ucap Alessa menjelaskan


" oh berarti bagus dong kalau begitu " ucap Donna


" kau lebih baik istirahat jangan banyak aktivitas ok" ucap Neela memberitahu bahwa Donna tidak boleh banyak kegiatan

__ADS_1


- bersambung


__ADS_2