Tiga Dosen Menyukai Kami Bertiga

Tiga Dosen Menyukai Kami Bertiga
Part 69


__ADS_3

Setelah selesai menonton mereka langsung menuju kamar karena jam sudah menunjukkan pukul sepuluh malam membuat mereka mau tidak mau harus tidur apalagi mereka diberi tugas jadi besok harus mengumpulkannya


Besok harinya Neela terbangun karena suara ketokan pintu yang menyuruhnya untuk bangun,Neela melihat jam digitalnya ternyata ia baru tidur tiga jam ia langsung membukakan pintu ternyata itu Alessa bersama Donna


"Kenapa" Ucap Neela singkat tanda bahwa ia terganggu


"Em itu.." Ucap Donna terlihat gugup untuk mengomong kepada Neela


"Cepat kalo gak penting aku tutup" Ucap Neela lalu menutup pintu tapi pintunya dicegah


"Papa masuk rumah sakit" Ucap Alessa dengan cepat dan masih bisa didengar oleh kedua sahabatnya langsung saja Neela membulatkan matanya


"Kok bisa" Ucap Neela dengan nafas memburu

__ADS_1


"Kata Mama,Papa pingsan akhirnya dibawa kerumah sakit pas dirumah sakit discan dan ternyata Papa tumor" Ucap Alessa dengan nada pelan diakhir katanya


"Yaudah aku siap siap kalian turun aja kebawah dulu oke" Ucap Neela lalu masuk kedalam kamar lagi untuk mengganti piyaanya dengan kaos putih bergaris merah dan celana panjang jeans lalu memakai sepatu sandal dan sedikit berdandan walau hanya memakai cream dan lip gloss berwarna peach


Neela langsung turun kebawah karena mendengar suara mobil menandakan mobilnya sudah siap. Langsung saja Neela turun kebawah dengan cepat,saat sudah masuk kedalam mobil Alessa langsung nancap gas agar mereka sampai lebih cepat. Lima belas menit kemudian mereka sudah sampai di rumah sakit langsung mereka berlari menuju kamar rawat Papa Neela


Sesampainya di depan kamar rawat Papa Neela,Neela melihat Mama nya sedang duduk bersama Mama Donna dan Alessa,langsung saja Neela menyampiri Mama nya


"Mama" Ucap Neela lirih melihat Mama nya menangis dipelukan Mama Donna,membuat Nelvera mendongakkan kepalanya melihat Neela ada didepannya


"Jawab Ma!" Ucap Neela membentak Mama nya yang sudah menangis kembali,Neela melihat Mama nya dengan air mata sudak menumpuk di pelupuk matanya


"Tadi Papa lagi mau kekamar mandi tapi pas didepan kamar mandi Papa megangin perutnya keluar dari kamar mandi kita udah mau pulang tapi tiba tiba pas udah didepan Mama Papa jatuh pingsan" Ucap Mama Neela sambil kembali menangis sedangkan Neela hanya diam tak bergeming sampai tiba tiba dokter datang dari ruangan Papa Neela

__ADS_1


"Kenapa dok" Ucap Donna saat melihat dokter keluar dengan terburu buru


"Jadi begini pasien harus segera dioperasi karena sekarang kondisi pasien sedang kritis" Ucap Dokter sambil menyerahkan map yang berisikan persetujuan untuk mengoperasi dan langsung saja Neela mengambil dan tanda tangan agar cepat diselesaikan


"Lakukan yang terbaik dok untuk Papa saya kalau begitu saya permisi" Ucap Neela lalu pergi ketaman belakang untuk menenangkan diri


Sesampainya di taman rumah sakit Neela langsung duduk di kursi yang memang sudah disediakan di taman rumah sakit tersebut. Disana Neela menangis dalam diam karena tak menyangka Papa nya yang kelihatan sehat sehat saja ternyata mempunyai penyakit mematikan dan tak pernah mengatakan apapun kepada keluarganya,saat ditengah Neela menangis tiba tiba ada seseorang yang duduk di sebelahnya tanpa izin membuat Neela menengokkan kepalanya sampai akhirnya Neela membulatkan mata melihat Elfata yang duduk disebelahnya sambil menatap lekat lekat mata Neela yang memerah karena menangis


"Gue gak suka ngeliat cewek nangis" Kata Elfata sambil menghapus air mata Neela yang masih mengalir dan Neela hanya diam saja mendapat perlakuan seperti itu


"Ngapain" Ucap Neela tanpa sadar suaranya melembut bukan lagi kata kata yang dingin dan ketus melainkan suara lembut yang biasanya di dapat oleh keluarganya atau sahabatnya dan suara Neela membuat Elfata tertegun sejenak


"Gue disini karena ada urusan atau bisa dibilang bisnis" Kata Elfata menjawab pertanyaan Neela dan Neela hanya membulatkan mulutnya menandakan bahwa ia mengerti perkataan Elfata

__ADS_1


"Lo sendiri ngapain disini" Kata Elfata yang membuat Neela hanya diam tak bergeming dan kembali menundukkan kepala nya


🐚 bersambung


__ADS_2