
"Kok bisa bareng?" Ucap Neela mengintimidasi karena mereka datang secara bersamaan
"Hahaha kita jelasin nanti yang jelas ada dua pasangan baru nih" Ucap Elfata berdiri disebelah Neela
"Hmm biar ku tebak Alano dan Nathan" Ucap Neela tanpa sadar saat ia mengingat mengucapkan kata 'Nathan' ia langsung melebarkan matanya
"Wah bener bener ya tapi selamat buat kalian berempat tapi Alano, Nathan kalo kalian sakitin mereka berdua gak akan segan segan bawa mereka pergi jauh dari kehidupan kalian berdua itu perjanjian. Yang kedua pesen gue cuma satu jangan pernah sakitin hati mereka cukup tahun lalu aja mereka disakitin" Ucap Neela memberi selamat sekaligus mengancam
"Yaelah iya tapi jangan dong kalo bawa jauh jauh" Ucap Alano dan Nathan bersamaan membuat Neela tersenyum miring membuat mereka bergidik ngeri
Setelah itu Neela kembali duduk dan melanjutkan mengupas apel sedangkan mereka terkecuali Ben duduk di sofa sambil memakan makanan yang dipesan oleh Neela
"Kenapa bisa dibawa" Ucap Neela bertanya karena sedari tadi hanya melihati saja
"Itu waktu dateng makanannya Nathan dateng ya begitu" Ucap Donna mengatakan sambil mengambil satu potong pizza lagi
__ADS_1
Selesai memotong buah Elfata memberinya satu potong pizza karena tau pasti Neela sudah lapar. selesai makan Elfata menarik lengan Neela untuk ke taman belakang
"Ngapain kita disini?" Ucap Neela ketika mereka sampai di taman belakang. Namun setelah mengatakan itu ia merasa ada tangan yang memeluk nya dari belakang
"Udah gini dulu lagian disini sepi" Ucap Elfata yang merasa Neela tak nyaman
"Ya tapikan jangan disini juga lho" Ucap Neela malu tapi Elfata hanya diam dan tambah mengeratkan pelukannya lalu menenggelamkan kepalanya di leher Neela
"Hahahaha itu geli kau tau" Ucap Neela saat merasakan hidung mancung Elfata menggesekkan di lehernya
"Wangi mu enak kau pakai parfum" Ucap Elfata masih memeluk Neela
"Lalu kenapa kau wangi lavender dan aku menyukainya" Ucap Elfata mengatakan kenyataan bahwa Neela mempunyai aroma lavender
"Ohh itu aku kalau mandi selalu memakai sabun lavender itulah mengapa aku wangi lavender karena juga sedari kecil aku selalu dimandikan dengan sabun lavender jadi sampai sekarang masih memakai sabun yang sama" Ucap Neela menceritakan mengapa ia beraroma lavender
__ADS_1
"Jangan ganti sabun aku suka enak" Ucap Elfata sambil memejamkan matanya
"El jangan disini ya kita masuk kedalam biar kamu tidur kamu capek pasti" Ucap Neela sambil membalikkan badannya dan menatap wajah lelah Elfata
Akhirnya setelah mendapat anggukan dari Elfata ia langsung ke kamar rawat Papanya dan disana terlihat Alano, Nathan sedang tertidur pulas di sofa karena sofanya bisa dilebarkan untuk tidur
"Tidur bareng disana sama mereka" Ucap Neela sambil menunjuk Alano dan Nathan. Elfata hanya mengangguk lalu melepas jaketnya
"Dari mana?" Ucap Alessa melihat Elfata yang kelelahan
"Taman belakang,terus Papa udah makan?" Ucap Neela yang melihat Papa nya tertidur pulas
"Belum paling gak nanti" Ucap Alessa sambil duduk disebuah kursi di samping tempat tidur Papa Neela
"Ohh gitu terus Donna kemana" Setelah mengucapkan itu pintu terbuka dan menampilkan Donna yang membawa makanan
__ADS_1
"Nih buat Papa" Ucap Donna sambil memberikan bubur tersebut
🍀 bersambung