Tiga Dosen Menyukai Kami Bertiga

Tiga Dosen Menyukai Kami Bertiga
Part 41


__ADS_3

" ohh kalo gitu aku bakal bilang sama Papa kalo kita gak ada kelas besok soalnya besok katanya mau ke eropa " ucap Neela lalu mengambil hpnya dan menelfon sang papa


" Neela ada apa ada masalah?"


" gak kok Pa cuma mau bilang besok aku libur katanya sih libur tiga hari jadi aku bisa ngurus"


" ya udah nanti Papa bilang sama Vika kalo kamu sama Donna dan Alessa bakalan urus masalah masing masing "


" ok deh thanks Papa "


Neela mematikan telfonnya lalu berkata kepada Donna dan Alessa bahwa untuk mengkonfirmasi kepada orang tua masing masing


" kira kira kita mau ngapain ya" ucap Donna bingung mau melakukan kegiatan apa


" hmm kita ajarin si twinkle dulu dia kan masih belum bisa beberapa yang kita ajarin jadi ya kita ajarin aja dulu di taman belakang" ucap Neela memberi saran lalu mereka bertiga pergi ke taman belakang dengan anjing kecil itu yang baru berumur tiga bulan


mereka mengajari twinkle dengan baik sehingga mudah dimengerti oleh twinkle tiba tiba Neela merasa perutnya sakit karena terlalu banyak beraktivitas Neela duduk di kursi taman belakangnya itu


" jadi kapan mau mulai latihan Donna " ucap Neela yang mengingat Donna harus latihan agar tak terlalu mudah di dapatkan


" hmm besok aja deh latihan nya soalnya kamu nya juga lagi sakit paling gak besok latihan sepuluh menit aja buat latihan dasar " ucap Donna yang merasa kasihan melihat Neela yang menolongnya itu harus masuk rumah sakit demi dia


" yaudah aku ke kamar ya bye" ucap Neela lalu berjalan masuk


" seperti nya lebih baik aku belajar dengan baik kan Al " ucap Donna yang melihat kepergian Neela


" mungkin harus kerja keras supaya dapet gelar kek kalian itu menurutku susah jadi besok kamu aja Al yang ajarin aku gak tega aku liat Neela begitu" ucap Donna bersedih


" hey itu bukan salahmu juga aku juga salah harusnya aku minta bantuan dari bodyguard eh aku malah gak telfon sama sekali" ucap Alessa menyalahkan dirinya juga


saat sedang sibuk menyalahkan diri sendiri Neela melihat mereka lalu memberhentikan pertengkaran itu dan mengatakan bahwa semua itu bukanlah salah mereka


" ayo kalian gak mau makan siang ya kalo gak mau aku tinggalin aja kalian " ucap Neela lalu berlalu pergi meninggalkan mereka berdua

__ADS_1


" enak aja ya kali gak makan gak mau!! ehh tungguin napa?!!" ucap mereka berdua bersamaan


" Hahahahha ayo sini jangan disitu aja kan dikira gak mau jadi ya udah lah ya" ucap Neela cekikikan


" ish Neel ngeselin banget sih jadi orang " ucap Donna menghentakkan kaki nya kesal dengan Neela


" awas ya lain kali gak aku tolongin lagi aja kesel " ucap Donna lagi lalu dengan segera Neela berbalik dan mengatakan


" jangan gitulah jahat kali iya deh janji gak begitu tapi jangan marah ya" ucap Neela memohon karena setiap ada masalah Neela lebih nyaman meminta Donna dibandingkan dengan Alessa karena Donna itu yang paling muda dan juga yang paling disayang jadi lebih mudah meminta bantuannya sedangkan Alessa terkadang suka membuat masalah terlebih dahulu baru dia memohon


akhirnya mereka bertiga makan siang dengan pasta carbonara dan panna cotta sebagai penutup mereka berbincang bincang bahkan terkadang tertawa setelah selesai makan Neela pergi ke atas untuk bermain game


Neela duduk dikursi yang dimana didepannya ada sebuah komputer dia hanya mendengarkan lagu untungnya ruangan tidurnya adalah ruang kedap suara jadi tidak akan ada orang yang tau kalau dia menyetel kan lagu yang cukup keras untuk membantu menghilangkan pikirannya


Neela kemudian mengambil telfon rumah yang berada di kamarnya dekat dengan kasur dia menekan tombol nomor 1 yang berarti nomor telfon di dapur setiap saluran telfon ada nomornya tersendiri untuk no telfon dapur adalah no satu no telfon kamar Donna no tiga dan kamar Alessa no dua


" Bi Anna tolong buatin cemilan sama minuman terus bawa ke kamar ya Bi Anna " ucap Neela ketika sambungan telfonnya sudah terhubung


Neela terdiam saat ia mendengarkan lagu yang menyedihkan menurutnya tanpa sadar ia menitikkan ait matanya mengenang masa lalu yang pahit untuknya yang membuat dia berubah total dari periang dan suka tertawa menjadi pendiam,cuek,dan dingin


" nona ini cemilannya " kata bi Anna yang berada di depan pintu


ia langsung mengambilnya dan tidak lupa mengucapkan terimakasih lalu menutup pintu ia berjalan ke arah meja komputer nya yang cukup panjang lalu memasang sebuah film kartun untuk menghilangkan rasa perih yang menyeruak di dadanya mengingat bayangan Elfata yang entah kenapa tersenyum kepadanya sewaktu dulu dia merasa sakit saat melihat Elfata bersama Cheri atau membela Cheri walau kelihatannya dia membenci Elfata


sore harinya Neela sudah selesai mengemil dan juga sudah havis ia pergi ke kamar mandi setelah selesai mandi dia langsung ke meja rias untuk melakukan ritual seperti biasa yaitu memakai cream dan lip balm dia sering melakukan itu setiap hari kecuali malam kalau malam dia memakai masker wajah untuk melembabkan kulitnya dan dan cairan esent untuk menyegarkan wajahnya


" Neel ke taman belakang yuk sambil main sama twinkle " ucap Donna saat Neela sudah dibawah dengan membawa nampan berisi piring dan gelas yang kotor


" boleh deh duluan aja dulu nanti nyusul eh tapi Alessa mana kok gak keliatan" tanya Neela yang baru menyadari bahwa Alessa tidak ada


" barusan naik ke atas mau mandi dari tadi dia belum mandi soalnya tadi dia di ruang privat habis nonton film yang gak tau namanya " ucap Donna menjelaskan dan menjawab pertanyaan Neela dengan cepat


" ok lah kalo gitu tunggu aja disana mau cuci ini dulu nanti baru kesana " ucap Neela sambil berjalan ke arah tempat mencuci piring

__ADS_1


" eh Neel Donna mana?" ucap Alessa celingak celinguk mencari Donna yang tidak ada


" di taman ke sana gih temenin dia aku keringin ini dulu " ucap Neela membalas perkataan Alessa


Donna Pov


" twinkle tangkap" ucap Donna yang sedang bermain bersama twinkle di taman belakang


" kok Neela lama ya udah selesai cuci piring belum ya?" ucap Donna dalam hati karena merasa Neela lama sekali


" heh kenapa ngelamun kasian tuh twinkle udah bawa mainannya diacuhin kan kasian twinkle nya" ucap Alessa membuat suara imut saat dua kata terakhir


" ye btw si Neela mana kok gak keliatan mana kamu cuma sendiri kesini" ucap Donna kembali sadar


" tuh masih ngeringin piring biasa lah anak rajin ya begitu " ucap Alessa yang masih bermain bersama twinkle


" ye emang kamu gak pernah cuci piring mending Neela dari pada kamu huh" ucap Donna lalu kembali bermain lempar tangkap dengan twinkle


akhirnya Neela datang dan bergabung mereka berbincang bincang bahkan terkadang tertawa mereka membahas yang dulu dulu hal yang lucu


" hmmm kira kira nanti pas upacara perpisahan pake baju apa kita " ucap Donna bingung


" hmm couple aja kita pakai dress turtle neck warna abu abu gimana" ucap Alessa memberi saran


" boleh cuman warnanya dibedain aja nanti Alessa abu abu, Aku warna ungu pastel dan Donna warna apa?" ucap Neela menanyakan Donna memakai baju apa


" hmm aku warna hijau muda aja " ucap Donna yang berfikir warna apa yang dia punya


" Ok kita semua kan punya banyak warna jadi yaudah mau warna apa aja yang penting bisa dipakai " ucap Neela memberi saran


" ohh oke " ucap mereka berdua bersamaan


akhirnya mereka bertiga pergi ke ruang privat untuk menghabiskan waktu bersama mereka menonton wonder woman dengan membawa cemilan yaitu panna cotta

__ADS_1


~ bersambung


Maaf ya kemarin aku gk up kemaren soalnya cari inspirasi hehe


__ADS_2