
"Ya ya ya bye" Ucap Neela lalu meninggalkan Donna sendirian
"Pulang bawakan makanan ok?" Ucap Donna karena ia akan sendirian dan sebenarnya bisa saja memasak tapi ia tak mau
"Hei kamu udah tunggu lama" Ucap Neela saat ia masuk kedalam mobil dan melihat Elfata bersender di jok mobil
"Enggak kamu mau langsung atau mau makan dulu?" Ucap Elfata sambil menginjak pedal gas
"Hmm langsung aja tapi kalo kamu lapar ya makan dulu aja" Ucap Neela sambil bermain ponsel
Elfata diam saja tak menanggapi perkataan Neela karena ia sendiri sudah makan jadi lebih baik diam beberapa menit mereka terdiam tiba tiba saja Neela membuka percakapan
"Eh tadi El masa kan aku mau ke rumah sakit sama kamu terus Alessa mau kasih jawaban kan tapi karena aku males jelasin aku kasih aja rekaman ya biar kamu bisa denger" Ucap Neela menceritakan tentang perkataan Donna setelah mendapat anggukan dari Elfata Neela memulai memutarkan rekaman
Mereka berdua mendengarkan dengan seksama selesai mendengar mereka hanya tertawa kecil
"Kayaknya emang pengen banget kali ya dia" Ucap Elfata sambil tertawa kecil begitupun Neela
Sebelum mereka ke rumah sakit,mereka pergi dulu ke toko buah setelah ke toko buah barulah mereka pergi ke rumah sakit. sesampainya di rumah sakit mereka langsung menuju ruang VIP karena ayahnya dirawat di sana
"Hai Pa" Ucap Neela ketika ia masuk,ia melihat ayahnya yang sedang memegang tab miliknya
"Kesini sama siapa Neel?" Ucap Papa nya dan langsung menaruh tab nya diatas nakas
__ADS_1
"Itu aku kesini sama Elfata" Ucap Neela berkata jujur membuat Papa nya sedikit curiga
"Sejak kapan kalian dekat?" Ucap Ben dengan pandangan mengintimidasi
"Umm itu tapi Papa denger dulu dan jangan menyela" Ucap Neela mengingat ayahnya senang sekali menyela setiap ia bercerita
Ben hanya tertawa melihat tingkah Neela lalu mulai mendengarkan dengan serius ketika Neela menceritakan dari awal hingga akhirnya ia berpacaran dengan Elfata
"Hi berarti putri Papa satu satunya udah ada yang punya nih hmm" Ucap Ben menggoda Neela karena itu adalah kebiasaannya ketika mendengar semua cerita Neela. Ben meminta Neela untuk memanggil Elfata dan Neela mengangguk
"Neel keluarlah sebentar Papa ingin mengatakan sesuatu pada Elfata" Ucap Ben dengan nada seriusnya membuat Neela hanya mengangguk kepala patuh
Karena tau pasti Papa nya akan mengatakan sesuatu jadi ia lebih baik membaca novel,karena setiap ia menunggu pasti akan membaca novel. Lima menit sudah ia menunggu tapi tak kunjung keluar juga karena penasaran ia langsung masuk sambil membawa tas dan novelnya
"Eh enggak dong sini sini" Ucap Ben menunjuk sebuah kursi
"Duduk di sofa aja mau lanjut baca" Ucap Neela acuh sambil mendudukkan dirinya ke sofa dan melanjutkan novelnya yang sempat tertunda lalu tak lama dia melihatku kembali kedua lelaki itu
"Papa udah makan buahnya?" Ucap Neela acuh dan kembali membaca novel
"Belum"
"Neel aku ke kampus dulu ya ada meeting" Ucap Elfata lalu mengucapkan salam tapi ia menyampiri Neela yang sangat asik dengan novelnya lalu mencium puncuk kepalanya dan melenggang pergi
__ADS_1
"Sejak kapan kalian pacaran" Ucap Ben sangat penasaran
"Baru kemarin oh iya pa aku lupa belum beli makanan buat Donna" Ucap Neela lalu mengambil hpnya untuk memesankan makanan
"Kenapa gak diajak aja dia Neel" Ucap Ben penasaran kenapa Neela hanya sendiri biasanya dimana ada Neela disitu ada kedua sahabatnya
"Ah kalo Alessa kekampus ada urusan menjawab perasaan Alano kalo Donna dia sudah dipastikan main game di kamarnya sendiri" Ucap Neela menjelaskan semua orang yang meninggalkannya bersama Donna
"Terus jadinya kamu dianter sama Elfata gitu" Ucap Ben dan dibalas anggukan singkat karena sedang memfokuskan diri pada ponselnya
"Pa mending aku pesenin dia sushi atau apa?" Ucap Neela bingung
"Hmm mending kamu pesenin sushi paketan walau gak kenyang tapi ya bisa buat makan" Ucap Ben memberi saran
"Hahh kenapa dia gak beli sendiri aja sih" Ucap Neela sudah malas kalau disuruh membelikan makanan
Setelah memesankan makanan untuk Donna, Neela duduk di kursi samping tempat tidur Papa nya dia menanyakan Papa nya mau buah apa
"Mau buah apa?" Ucap Neela sambil melihat lihat buah apa saja yang ada
"Hmm ada apel? soalnya Papa pengen banget dari kapan itu makan apel" Ucap Ben lalu Neela mengangguk tanda bahwa buah yang diinginkan ada
Neela mengupas apel untuk Papa nya yang sedang memantau perkembangan perusahaan,tapi tak lama kemudian datang Elfata, Alano, Alessa, Nathan,dan Donna
__ADS_1
💮 bersambung