
Sekarang tenia sudah berada disekolah dan guru pun sudah menjelaskan semuanya,, tentu itu membuat tenia kecewa, namun ia masih tak percaya jika sang anak mencuri karna ia memberikan uang kepada miyra dengan nominal yang lumayan jadi tidak mungkin ia mencuri.
Sekrang mereka dijalan pulang dan miyra hanya diberikan surat peringatan, dan tenia juga sudah memberitahu aditya tentang ini, reaksi Adit tentu sangat kecewa bercampur marah namun ia tak bisa mmenampakanya kepada miyra dan tenia ntah apa sebabnya aditya tidak bisa memarahi miyra.
"Maafin miyra ma, miyra berani sumpah itu bukan miyra, tadi miyra sedang berada dikantin " Jelas miyra
"Mmm, mama percaya sama kamu" Jawab mama sambal memeluk sang putri
Sedangkan aqeo dan el sedang memikirkan rencana untuk tenia
"Kamu yakin aqeo rencana kamu g terlalu berbahaya? " Ragu el
"Gak kok"
"Mmm oke deh, kapan kita mulai? " Tanya el
"Sekarang, kaka tunggu dulu aku bakalan telfon seseorang" Ujarnya mengeluarkan HP
"Siapa? "
Aqeo menghiraukan el dan menelfon orang itu
"Hallo, saya ingin kamu melakukan tugas yang saya suruh"
..........
"Tentu saja bayaranya sanggar tinggi"
............
"Oke, saya mau hari ini kamu kerjakan, dan jangan sampai ketahuan"
.............
"Kalau kammu berhasil saya akan kasih kamu bonus "
................
"Hahhha oke, dan yah senang bekerja dengan anda"
.................
Telfon end
"Siapa sih? " Ujar el
".............. " aqeo menceritakan semuanya
"Wow you're relly cool"puji el
" Of course "
"Sekrang kita tinggal menunggu kabar aja"
"Bener"
Kembali lagi ke miyra dan tenia, saat mereka menuju rumah tiba tiba hari hujan dan tiba tiba ada orang yang memayungi tenia
Teni bingung dan langsung ngeblank
"Ehh anda siapa? " Ujar tenia dan langsung menjauh
__ADS_1
"Oh maaf, saya salah orang" Orang tersebut pergi
Saat dia pergi tenia dan miyra menatap pria itu bingung
"Aneh banget ma" Ujar miyra
"Iyah"
Karna menunggu hujan reda, tenia dan miyra harus pulang telat dan saat pulang ternyata mereka sudah disambut dengan tatapan kejam aditya, sedangkan aqeo dan el berada di sofa ruang tamu
"Eh pa, baru pul.. " Tak sampai melanjutkan kata katanya, tenia dihadiahi sebuah tamparan oleh sang suami.
Kepala tenia langsung menoleh ke samping dan terasa pipi nya memanas akibat tamparan itu, ia bingung apa yang terjadi
"Ken-kenapa? " Ujar tenia yang masih setia memegang pipinya
"KAMU TIDAK USAH PURA PURA LAGI" bentak aditya
"Tapi, aku benar bener g tau" Ujar tenia
Sedangkan miyra sudha menjauh dari sana, miyra melihat semuanya dan dia menangis, ia tidak bisa membantu sang mama, sedangakan aqeo dan el hanya menatap tanpa ekspresi
"DASAR PELAC*R" ujar aditya
"A-apa maksud mu mengatakan itu? " Ujar tenia yang tak bisa menahan air mata nya
"INI KAMU KAN" ujar aditya dan memperlihatkan foto di hpnya kepada tenia
Tenia bingung, itu memang dia tapi kapan hal itu terjadi

"Ta-tapi" Ucapnya terbata
"Bukan, ini bukan seperti yang kamu liat, izinkan aku menjelaskan nya" Ujar tenia menangis
"Tidak ada yang perlu dijelaskan " Ujar aditya
Aditya berjalan menuju kamar dan saat berjalan ia terhenti dan melihat ke Belakang
"Aku kecewa " Ujar nya dan langsung pergi
Aditya sudah pergi dan tersisa tenia di ruang itu...
Aqeo dan el sudah pergi ke kamar
Miyra hanya menangis, dia tau kalau sang ibu membutuhkan waktu sendiri
"Maaf mah, aku gak bisa nolong apa apa" Batin miyra
Sedangkan dikamar aqeo
"Aku pikir papa langsung menceraikan tenia" Ujar aqeo
"Aku pikir juga gitu" Balas el
"Ga papa, yang penting semua nya berhasil" Ujar aqeo
"Benar, rencana kita emang bagus" Timbal el
"Aku mau nelfon orang itu dulu"
__ADS_1
Pov telfon
"Rencana kamu berjalan lancar dan berujung berhasil, jadi saya akan memberikan bonus ke kamu" Ujar aqeoo
"Terimakasih" Balas orang itu
Telfon berakhir
Orang yang tadi berada di foto bersama tenia adalah orang suruha aqeo.
Skipp
Pagi datang..
Tidak ada sarapan bareng, aditya memilih berangkat ke kantor
El menuju kampus bersama aqeo yang menuju sekolahnya
Dan miyra menuju sekolah
Disini hanya ada tenia yang sedang menatap foto pernikahan nya bersama aditya
"Ya Tuhan aku mohon, tolong aku untuk mengungkapkan semua nya dan untuk membuktikan bahwa itu tidak benar" Doa tenia disertai air mata yang masih mengalir
Sedangkan disekolahan miyra di ejek dan di remehkan oleh siswa siswi disekolah karna kejadian kemaren. Miyra hanya berjalan menuju kelas berusaha mengabaikan semuanya
"Dasar pencuri"
"Masih berani masuk sekolah"
"Gak tau diri"
"Gak tau malu"
"Iuuu ilfil deh ama pencuri"
"Hati hati guys , nanti barang kita hilang"
Hina murid murid disana
Tak lama setelah miyra melewati kerumunan, terlihat aqeo yang baru datang, perlakuan yang siswa siswi berikan kepada miyra dan aqeo sangat berbeda 180°
Saat miyra di remehkan namun aqeo malah di puji, karna tak dapat dipungkiri aqeo adalah siswi popular dan sangat banyak pengemar, selain pintar di bidang akademik maupun non akademik aqeo juga memiliki wajah yang cantik, jadi tak hayal bahwa banyak yang mengidolakan nya, meski sifatnya sangat buruk
"Wah aqeo beneran cantik"
"Kak aqeo manis banget"
"Udah lama g ketemu kak aqeo"
"Aqeo masuk sekolah lagi, otw semangat ke sekolah"
"Selain pintar dia juga cantik yah"
"The real perempuan sempurna"
"Aku fans kak aqeo"
Itulah sebagian pujian yang diberikan orang kepada aqeo, aqeo hanya berjalan melewati mereka dengan cool dan cuek..
Sampai aqeo di kelasss
__ADS_1
Brakkk