
Yaudah, semoga rencana kita buat dia pergi dari hidup kita secepatnya berhasil" Ujar El
"Aaminn"
"Kau bilang apa? " Tanya el
"Amin"
"Kenpa bilang amin? "
"Kan kita mau buat rencana, yah harus atas izin allah dulu lah"
"Ini tuh rencana jahat, mana mau allah bantu"
"Yaudah deh biarin, allah tuh selalu membantu hambanya"
"Gak yang jahat juga dong"
"Udah dek kak, aku bosan denger kakak,, aku mau masuk dulu"
"Okyyy edio"
"Aqeo bodoh"
"Jhhhhhh"
Setalah aqeo masuk ke dalam sekolahnya, el pun melajukan mobilnya menuju kampus.
"Hmm bentar lagi lo bakal gue buat kesiksa miyra" Batin aqeo
"Ehh kenpa lo, kok melamun? " Tanya roya yang baru datang.
"Iyah, nanti kerusupan loh" Ujar zeyn
"Kesurupan bego"
"Yah itu maksudnya"
"Aqeo lo kenpa dari tadi melamun? " Tanya roya
"Saudara tiri gue mau sekolah disini, dan hari ini dia mau daftar di sini" Ujar aqeo
"Terus? " Tanya zeyn kebingungan
"Gue bakal buat dia menderita selama dia sekolah disini, dan gue bakal lakuin apapun caranya agar dia dipermalukan di sini" Ujar aqeo disertai smirk nya
"Jinjja, lo serius st lo bakal sekolah disini? " Kaget roya
"st? " Bingung zeyn
"Saudara tiri" Ujar roya
"Gue serius, dan hari ini dia mau daftar"
"Ouh bagus Nya kita kerjain sekarang gimana?" Saran zeyn
"Caranya"
"Untuk caranya serahin ke gue" Ujar roya sambil berbisik kepada aqeo dan zeyn
"Ok, ide bagus"
Saat mereka sedang di lorong dan tiba tiba mereka melihat miyra...
"Itu dia" Ujar aqeo menunjuk miyra
"Owh oke, rencana gue bakalan di laksanakan , dan lo aqeo diem disini biar gue ama zeyn yang urus " Ujar roya..
"Oke"
Zeyn dan roya menuju miyra yang sedang terlihat bingung..
"Kenpa, lo keliatan bingung " Ujar roya kepada miyra
"Eh Iyah, aku lagi nyari ruangan kepsek dimana yah" Miyra
"oh cariii ruangan kepsek yahh,, oke oke, jadi lo tinggal lurus aja dan ...."
Byurrr....
Roya mendorong miyra ke kolam renang sekolah.
__ADS_1
Semua siswa maupun siswi disana menertawakan miyra...
"Hhh orang kampungan kek lo,, ga usah sekolah disini ga pantes tau gak,, lo tau kan lo itu ga selevel ama kita, dan juga gue yakin lo disini pasti karna beasiswa or lo jual diri " Ujar roya menghina miyra
Miyra hnya menangis
"Kalian semua mau apa sekolah kita kedatangan siswi miskin kek dia,, jatuh dong nama sekolah kita,, bikin malu g sih" Ujar zeyn
"Gak mau ih"
"Ogah banget"
"Dasar kampungan"
"G usah sekolah disini"
Itulah kata kata yang dilontarkan oleh siswa siswi disana...
"Hahaha rasain lo" Ujar aqeo melihat kejadian itu dari jauh
Karna merasa dipermalukan miyra memilih pergi dan menuju ruang kepsek sendirian..
"good job, you're a cool and reliable friend" Puji aqeo
"Roya is like that, what can you do that can't be done by Roya" Ujar roya
"you are cool and sadistic" Puji zeyn
"Kayaknya dia bakal ngadu deh ama papa lo" Ujar roya kepada aqeo
"Bomat lah" Aqeo
Skipp
Sekrang aqeo dan el sudah berada dirumah.... Dan mereka disambut dengan tatapan menyeramkan dari sang papa...
El tentu bingung dengan papanya berbeda dengan aqeo yang tau semuanya... Namun aqeo bodoh amat dengan situasi.
"Duduk" Ujar sang papa terdengar menakutkan
Aqeo dan el memilih duduk karna kalau papanya sudah seperti itu berarti ada sesuatu yang penting..
"Kenapa? " Tanya el bingung
"Aqeo papa ingin kamu jujur" Ujar sang papa menatap aqeo dengan tajam
"Jujur apa" Jawab aqeo berusaha tenang
"Kamu yang sudah membully miyra kan" Papa
"Ha? Are you serious? Papa nuduh aku, aku aja g tau di datang kesekolah kapan, aku juga g ketemu ama dia" Ujar aqeo dengan drama yang ia mulai
"Kamu jangan bohong, papa tau bagaimana sifat kamu" Ujar sang papa
"Sekrang aku mau tanya deh ama miyra.. Lo liat gue tadi? Lo dibully ama gue? Kita ketemu tadi? Jawab" Ujar aqeo menatap miyra
"G-gak kita g ketemu, dan bukan aqeo juga yang bully aku, tadi yang bully anak anak lain dan aku g liat aqeo disitu" Ujar miyra menjelaskan pada sang papa
"Mau kamu bilang tidak pun, papa yakin kalau aqeo terlibat disini, karna papa tau semua sifat kamu" Ujar papa menyudutkan aqeo
"Terus aja pa, terus bela dia.. Papa emang g sayang sama aku,, papa jahat " Ujar aqeo pura pura menangis dan meninggalkan mereka semua menuju kamar.
"Papa apa apaan sih,, aneh banget, papa lebih bela orang lain dari pada putri papa sendiri" Ujar el kecewa kepada papanya dan memilih menyusul aqeo
"Pa, ini bukan salah aqeo" Ujar miyra
"Iyah pa, kamu g boleh nuduh aqeo kayak gitu, kasihan dia" Tenia
Sedangkan sang papa hanya diam dan merasa bersalah pada sang putri karna sudah menuduh nya tanpa bukti...
Disisi lain ada el dan aqeo yang tengah berada dikamar aqeo..
"Qeo... Boleh kk masuk? " Tanya el sambil mengetik pintu
"Masuk aja " Jawab aqeo
"Jangan sedih yah" Ujar el mencoba menenangkan aqeo
"Siapa yang sedih? " Aqeo
"Kamu kan"
__ADS_1
"Yah g lah"jawab aqeo dengan santai
" Terus tadi"bingung el
"Hahaha itu tu, cuma akting " Kekeh aqeo
"Ha? Maksudnya"
"Aku g bener bener sedih,, dan juga yang dikatakan papa benar kalau aku terlibat dalam pembullyan miyra.. " Jawab aqeo terlalu santai
"Jadi kamu terlibat dalam pembullyan miyra"
"Ya iyalah, bukan terlibat lagi sih, emang aku dalangnya"
"Terus kenpa miyra malah bilang g liat kamu"bingung el
" Karna yang bully dia itu teman aku, bukan aku, aku cuma nyuruh aja,, makanya aku berani bohong sama papa, mau gimanapun papa cari bukti kalau aku yang bully miyra, gak akan pernah ketemu, karna aku udah rencanain dengan sangat baik"ujar aqeo berbangga diri
"Keren banget lo"
"Yaiyalah,,aqeo"
"Terus sekarang apa? "
"Untuk sekrang gue mau keliatan sedih dan marah sama papa, supaya dia merasa bersalah "
"Pinter juga yah,, dan gimna sekrang kita ngerjain tenia? "
"Kalau itu terserah lo aja kk, soalnya tenia urusan lo, bukan gue"
"Yaelah bantu napa" Ujar el
"Sendiri aja deh,, nanti kalau bisa aku bantu dikit dikit, lagian sekrang aku ngantuk mau tidur" Ujar aqeo
"Lah mau tidur? Emang g punya PR? " Tanya el
"Punya lah"
"Yah bikin PR dulu lah bodoh"
"Ngapain gue bikin PR" Ujar aqeo dan menimbulkan tanya bagi el
"Kalau lo g buat nanti lo dihukum, dan papa bisa marah"
"Maksud gue, kenpa harus gue yang buat sedangkan ada orang yang bisa gue suruh, benr kan,, " Ujar aqeo diiringi smriknya
"Siapa? "
"Lo tau sendiri lah"
"Ohh I know, okey kalau gitu gue bakalan mulai ngerjain tenia" Ujar el dan meninggalkan kamar aqeo
Sedangkan aqeo sekrang sudah berada dikamar miyra dan ia melihat miyra sedang menulis.. Dan langsung saja aqeo melempar buku itu ke miyra
"Ini apa? " Bingun miyra yang melihat buku itu
"Kerjain PR gue" Ujar aqeo sinis
"Ha, kenpa aku? "
"Yah harus lo lah,, itung itung sebagai permintaan maaf, karna gara gara lo, gue dimarahin papa" Aqeo
"Tapi,gue g ngerti "
"Mau lo ngerti atau g, gue g peduli, yang terpenting tugas gue selesai sampe besok dan gue dapet nilai tinggi, awas aja lo ampe g selesai besok, gue gantung lo di tiang bendera sekolah,, ngerti," Ujar aqeo menyeramkan
"Nge-ngerti "
Aqeo meninggalkan kamar miyra dan melihat el sedang melakukan sesuatu yang mencurigakan
"Ngapain? " Tanya aqeo menghampiri el
"Ini rencana buat tenia" Ujar el
"Apa rencananya? "
"Jadi gini..... " El memibisikan rencana kepada aqeo
"Owhh, bagus baguss"puji aqeo
Rencana apa yang el buat untuk tenia???
__ADS_1