TIRI

TIRI
14


__ADS_3

Saat aqeo dipanggil dia langsung menuju ruang kepala sekolah


Saat sampai diruang kepala sekolah aqeo langsung duduk.


"Aqeo kamu tau kenapa dipanggil kesini? " Tanya sang kepala sekolah


"Ck kenpa yah, apa jangan Jangan rencana gue bully miyra diketahui kepsek" Batin aqeo bertanya tanya


"Aqeo, kok melamun" Panggil sang kepsek dan berhasil melunturkan lamunan aqeo


"Maaf buk, saya g tau" Jawab aqeo


"Kamu dipanggil kesini karna kamu terpilih sebagai perwakilan sekolah untuk lomba basket, kamu kan ketua tim basket jadi kamu bisa kasih tau semua anggota mu kan"Ujar sang kepsek


" Oh itu buk, oke deh nanti saya kasih tau"ujar aqeo kembali tenang


"Untung aja masalah basket, gue pikir masalah apa tadi" Batin aqeo


Aqeo langsung keluar dari ruangan kepala sekolah.


Skipp


Sekarang bel pulang berbunyi, aqeo langsung pulang kerumah. Saat aqeo baru datang ia sudah melihat mobil sang papa


"Tumben papa dah pulang, biasanya selalu pulang malam" Batin aqeo dan langsung melangkahkan kaki ke dalam rumah


Saat masuk ke rumah aqeo langsung disugihi oleh pandangan yang tidak mengenakan, yaitu ia disambut dengan tatapan tajam sang papa, dan dibelakang papa ada tenia yang sedang bercucuran air mata


"Pa? Kenapa" Tanya aqeo yang bingung

__ADS_1


Tanpa disadari sang papa langsung menampar aqeo dan membuat aqeo jatuh ke lantai.


"Pa? Ada apa? " Tanya aqeo dan memegang pipinya yang terasa panas


"DASAR ANAK TAK TAHU DIRI" Bentak sang papa


Aqeo masih mencerna semua yang terjadi


"TERNYATA SELAMA INI KAMU DALANG DARI SETIAP MASALAH DIRUMAH " ujar sang papa berteriak ke aqeo


"KAMU YANG SUDAH MENJEBAK TENIA TENTANG PERSELINGKUHAN, DAN KAMU YANG SUDAH MEMBULLY MIYRA DI SEKOLAH, KAMU PIKIR SAYA TIDAK TAU, SAYA MECARI TAU SEMUANYA, DAN SAYA BENAR-BENAR TAK MENYANGKA KALAU KAMU TEGA BERBUAT SEPERTI ITU, KAMU TIDAK PANTAS DISEBUT SEBAGAI MANUSIA, MAMA KAMU PASTI KECEWA SAMA KAMU" bentak papa sambil menunjuk nunjuk wajah aqeo


Aqeo langsung berdiri dan menatap papanya nyalang


"Papa boleh marah, papa boleh bentak dan papa boleh nampar aku, tapi jangan sekali kali papa bawa bawa mama, dan bilang kalau mama membenci ku" Ujar aqeo menekan semua perkataannya


"ASAL PAPA TAU AKU SEPERTI INI GARA GARA PAPA, AKU BERSIFAT SEPERTI INI GARA GARA PAPA, DAN AKU MELAKUKAN INI GARA GARA PAPA" UJar aqeo dan menaikan nada suaranya


" Tentu aku berani, dan aku ingin papa tau apa yang selama ini aku rasakan"ujar aqeo dengan air mata yang sudah bergelinang


"Dari saat mama meninggal papa hanya sibuk kerja,hingga papa tidak pernah ada waktu untuk aku dan kak el, saat acara kesekolah papa tidak pernah hadir dan pada saat pengambilan rapor papa selalu menyuruh orang lain yang mengambilnya, padahal aku dan kak el selalu tampil pa di saat juara kami selalu juara, kami tidak malu maluin kok"ujar aqeo dalam


"Dan disaat hari pertemuan wali murid papa tidak pernah hadir, bahkan waktu itu hanya aku yang tidak didampingi, sedih pa rasanya, aku punya papa tapi serasa YATIM" ujar aqeo menekan kata yatim


"Aku dan kak el selalu mencoba menarik perhatian papa, aku dan kak el selalu berusaha membuat papa bangga bahkan sampai sekarang, tapi apa lah daya,yang papa tau hanya lah kenakalan kami, papa tidak tau prestasi kami, meski kami nakal tapi kami juga murid yang berprestasi pa, kami sangat ingin papa apresiasi"ucap aqeo dengan air mata yang sudah tak sanggup ia bendung


"Papa pikir dengan materi papa sudah menjadi orang tua yang baik? Papa pikir dengan harta kami sudah bahagia? Papa pikir dengan fasilitas kami sudah merasa cukup? " Ujar aqeo menatap mata sang papa


"Kami butuh papa, disaat kami tumbuh disaat kami mulai dewasa, kami tidak pernah merasa didampingi sosok papa, kami ingin papa ajari cara membaca dan menulis,, tapi apa lah daya semuanya sudah lewat, aku sudah bisa membaca aku sudah bisa menulis, dan waktu tidak bisa papa ulang lagi, dan asal papa tau, kami tau kalau kami bersikap buruk dan kami memiliki sifat jahat tapi itu semua karna papa yang tak pernah memberi kami pelajaran dan pengajaran "ucap aqeo dan membuat sang papa langsung berkaca kaca

__ADS_1


" Disaat kami salah papa tidak pernah peduli, disaat kami berbuat jahat papa tak pernah menghukum hingga sampai kami bersikap egois karna kami merasa bahwa tidak ada yang akan memarahi kami, karna papa orang tua kami sendiri saja tan peduli apalagi orang lain"sambung aqeo


"Aku selalu berharap kasih sayang papa, dan jujur aku memang egois , aku hanya ingin kasih sayang papa hanya untuk ku" Ujar aqeo


"Dan tanpa diketahui papa ingin menikah dengan wanita itu" Ujar aqeo menunjuk tenia


"Papa ingin menikahi nya, dan dia memiliki seorang anak yang menurut ku adalah anak idaman papa, karna miyra adalah orang yang baik dan sopan seperti yang papa harapkan, itu membuat ku membenci mereka, mereka sudah merebut papa dari ku, papa lebih peduli mereka daripada aku, disaat kemaren aku lumpuh papa bahkan tidak terlalu menghawatirkan aku"ujar aqeo dengan air mata yang sudah membasahi pipi


"Papa adalah orang yang sangat aku sayangi tapi papa tidak pernah menganggap aku sebagai anak, benar begitu kan? " Tanya aqeo diiringi dengan tawa yang hambar


"Aqeo apa maksud kamu? Papa menyanyangi kalian" Ujar sang papa


"Ha? Sayang? Papa tidak menyayangi ku, anak papa itu miyra bukan aku" Ujar aqeo


"Kamu anak papa aqeo"ujar sang papa


"Terserah saja, dan asal papa tau, mulai hari ini aku menyerah, aku menyerah mencari perhatian papa yang tidak akan pernah aku rasakan, anggap saja kalau aku sudah tiada dan jangan pernah berbicara dengan diriku lagi,kita memang serumah tapi aku tidak akan pernah menganggap papa ada" Ujar aqeo


Perkataan aqeo benar-benar membuat sang papa merasa sakit. Perkataan anak yang bisa mematahkan hati orang tuanya


"Aku masih tinggal disini karna ini adalah rumah mama ku, jadi itulah alasan ku untuk tinggal disini" Ujar aqeo dan langsung pergi


"Aqeo, aqeo" Panggil papa namun dihiraukan


Aditya sangat frustasi dengan kejadian ini, ia bahkan mengeluarkan air matanya, ia sangat sedih saat mengetahui apa yang selama ini dirasakan oleh sang putri


"Maafkan papa aqeo, papa egois, papa salah nak, maafkan papa" Ujar sang papa


"Aqeo kamu benar-benar wanita kuat, kamu memendam semua ini sendiri, kamu itu gadis hebat, keadaan yang membuat kamu bersikap seperti itu, kamu bukan gadis jahat kamu adalah gadis baik, semua ini bukan salah kamu nak" Batin tenia

__ADS_1


"Mama janji akan memberikan kasih sayang yang selama ini kamu dambakan, mama akan berusaha membuat kamu merasa bahwa kamu itu berharga nak, mama akan menjagamu seperti anak mama sendiri, itu janji mama" Batin tenia


__ADS_2