TIRI

TIRI
19


__ADS_3

Terhitung sudah sekarang sudah hari ke 7 aqeo dirumah sakit, keluarga nya masih setia menemani dan papanya juga sudah tak sibuk lagi dengan pekerjaan, sedangkan teman aqeo yaitu zeyn dan roya ikut menjenguk ke rumah sakit, mereka menjerit ketika tau keadaan aqeo


"Aqeo temen gue yang paling gue sayang, gue tau lo gadis kuat, lo pasti bisa lawan semuanya so lo harus bangun dan gue janji gue akan bawain lo semua kue yang lo minta gue bikinin dulu, tapi lo harus bangun, asal lo tau ada banyak hal yang mau gue bagi ama lo, ayo bangun aqeo, masa lo tidur terus" Ujar roya


"Anothonite qeiqo akiazu, orang yang paling gue kagumi karna sifat nya yang sangat mengasikkan, orang yang kuat, lo inget gak pada SD dulu gue dibully, dan lo orang yang udah lawan pembully itu, lo nyelamatin gue , karna itu gue bener bener kagum ama lo, gue beruntung banget bisa jadi temen lo, lo kuat kan? Jadi lo pasti bangun kan, inget qeo, gue ama roya selalu nungguin lo"ujar zeyn


"Aqeo kami permisi dulu yah,kapan kapan lagi kami kesini, kamu butuh istirahat kan? Oh yah aqeo fans fans mu di sekolah pada nanyain kamu lo, mereka juga berharap kamu cepet pulih, itu dulu yah, kami permisi, bye aqeo"


Mereka ber2 meninggalkan rumah sakit dan menuju ke rumah mereka masing-masing, mereka jadi tak bersemangat karna keadaan sang sahabat.


Sekarang aqeo sedang dijaga oleh tenia, karna aditya sedang pergi mengambil baju dan segala keperluan dirumah, miyra sedang sekolah dan el juga sedang kuliah, meski mereka berat hati meninggalkan aqeo namun karna paksaan dari tenia dan aditya mereka jadi mau ke sekolah


Saat tenia sedang duduk menjaga aqeo tak lama pintu ruangannya terbuka dan menampilkan sosok el yang tengah kacau, sepertinya ia selesai menangis.


Setelah masuk ke ruangan el langsung mendekat ke aqeo dan memegang tangan aqeo,sedangkan tenia hanya diam melihat semua itu.


"Aqeo kapan sadar? Nyenyak banget yah tidurnya? Mimpi indah yah? Kalau udah bosen tidur kamu bangun yah, kakak hancur tanpa kamu, kakak serasa kehilangan semangat kakak" Ujar el dengan mata yang mulai berkaca.


El langsung menatap tenia dan tenia pun hanya diam, tanpa di sadari El langsung bersujud di kaki tenia, tenia terkejut akan hal itu

__ADS_1


El meraung di bawah kaki tenia


"Maafin saya, saya tau saya salah, saya sudah banyak salah sama anda dan miyra saya jahat, saya sadar saya salah, tolong maafkan saya" Ujar El yang menangis dan masih bersujud di kaki tenia


Tenia memegang kedua bahu El dan membawa El berdiri, setelah El berdiri ia langsung memeluk El


"Kamu g salah, mama paham dengan sikap dan tingkah laku kamu, jangan nangis lagi aqeo sedih saat liat kamu nangis, kami g mau kan dia sedih" Ujar tenia


"T-terimaksih, apa boleh saya panggil anda mama? " Ujar nya ragu


"Tentu, mama sangat senang" Ujar tenia


El langsung memeluk tenia


Saat sedang berpelukan pintu tebuka dan terlihatlah miyra yang baru pulang sekolah, miyra sangat kaget akan pandangan itu, seorang El yang sangat membenci dia dan mamanya memeluk sang mama, sungguh banyak pertanyaan di pundaknya sekrang.


Miyra menuju El dan tenia, dan el langsung memeluk miyra


"Maaf, aku banyak salah, aku g becus jadi kakak, akun jahat, aku egois" Ujar El

__ADS_1


"I-ini beneran? Kamu anggap aku adek? " Bingung miyra


"Iyah, kamu mau kan aku anggap adek? " Tanya el menatap miyra


"Mau banget kak, aku senang banget " Ujar nya semangat


"Aku minta maaf sama kalian sekali lagi, aku bener bener banyak salah sama kalian, dan aku tahu aqeo jadi seperti ini gara gara keegoisan saya, saya... " Ujar nya tak mampu melanjutkan kata kata


"Sudah El, kamu jangan sedih lagi, ayo sama sama kita doakan aqeo, percaya pada aqeo, dia pasti akan bangun" Ujar tenia


"Iyah kak El, aku yakin aqeo bentar lagi bangun karna ia kan gadis yang kuat dan hebat, jadi g mungkin dia nyerah" Ujar miyra


"Aku harap juga gitu, semoga aqeo bis cepet pulih, dan bisa kumpul sama kita" Ujar El


"Aqeo bangun nak, kakak mu El sudah menerima mama dan miyra, kalau kamu bangun kebahagiaan mama pasti akan lebih lengkap lagi" Batin tenia


"Aqeo keluarga kita sudah mau sempurna, tinggal kamu aja. Kalau kamu sadar pasti keluarga kita akan menjadi keluarga yang sangat di idamkan, semua menunggu kamu bangun" Batin miyra


"Aqeo, kakak sudah menerima mama dan miyra, kakak sudah melaksanakan permintaan kamu dek, kapan kamu sadar, kakak sadar kalau mereka orang baik, maaf kalau kakak sadar nya sekarang, kakak terlambat, tapi kakak mohon bangun aqeo, meski keluarga kita sudah lengkap kembali tapi kalau tidak ada kamu, percuma saja rasanya" Batin El

__ADS_1


Saat sedang asik dengan pikiran sendiri, tiba tiba suara monitor aqeo menjadi nyaring bak suara speaker rusak


Yang berada diruangan itu seketika kaget dan panik, mereka segera memanggil dokter


__ADS_2